• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Krisna dan Sheilla Terpilih Jadi Mojang Jajaka Pinilih Sumedang 2025

Editor
Senin, 29 September 2025 - 05:38
(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SATUJABAR, SUMEDANG – Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Sumedang 2025 berlangsung meriah di Lapangan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Sabtu (27/9/2025) malam. Mengusung tema “Sauyunan Mapag Gapura Kawaluyaan” atau bersama-sama menyambut gerbang kebahagiaan, ajang ini menampilkan 23 finalis terbaik dari berbagai kecamatan.

Para finalis tidak hanya memperlihatkan penampilan memukau, tetapi juga mempromosikan potensi unggulan daerah asal masing-masing. Mereka diuji pula melalui sesi tanya jawab seputar budaya, pariwisata, dan pembangunan Kabupaten Sumedang.

RelatedPosts

Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 Diapresiasi

Apresiasi Menteri Ekraf pada Pameran Poster Global di Universitas Paramadina

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

Setelah melewati rangkaian seleksi ketat, terpilih Mojang Jajaka Pinilih 2025 yaitu Krisna (J02) dari Kecamatan Jatinunggal dan Sheilla (M19) dari Kecamatan Paseh. Keduanya berhasil memikat dewan juri lewat pengetahuan, kepribadian, serta penguasaan budaya Sunda yang kuat.

Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, yang hadir langsung dalam acara ini menegaskan bahwa Moka bukan sekadar ajang mencari sosok berpenampilan menarik. Lebih dari itu, Moka adalah gerakan kultural strategis untuk memperkuat jati diri generasi muda melalui akar budaya Sunda.

“Kehadiran Mojang Jajaka bukan hanya tentang estetika fisik, tetapi lebih penting lagi tentang estetika karakter dan moral. Inilah pondasi membangun generasi emas Sumedang,” ujar Fajar dikutip laman Pemkab Sumedang.

Ia menambahkan, Moka selaras dengan filosofi Gapura Panca Waluya yang diusung Pemprov Jawa Barat—cageur, bageur, bener, pinter, jeung singer—serta sejalan dengan nilai masagi, karakter ideal masyarakat Sunda. Nilai tersebut menjadi roh dalam proses seleksi dan pembinaan Mojang Jajaka.

Fajar berpesan agar mahkota yang diperebutkan tidak dipandang sekadar simbol kemenangan, melainkan amanah besar sebagai wajah generasi muda Sumedang.

“Bagi yang tidak terpilih, jangan anggap ini kekalahan. Kalian bukan tidak terpilih, tetapi belum terpilih. Semua finalis adalah putra-putri terbaik Sumedang. Tetaplah berkontribusi, menjadi pemuda kreatif, inovatif, dan beradab,” tegasnya.

Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, sponsor, hingga orang tua finalis yang telah mendukung penuh perjalanan para peserta. Ia berharap Moka dapat menjadi wadah untuk membangun masa depan Sumedang yang lebih maju, khususnya di bidang budaya dan pariwisata.

“Melalui Pasanggiri Mojang Jajaka, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga membangun masa depan cerah. Jadilah sinar paling terang di antara bintang-bintang lain tanpa harus meredupkan cahaya orang lain,” pungkasnya.

Tags: moka sumedangwabup sumedang

Related Posts

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mencoba salah satu produk sepatu di Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok M Festival 2026, Jakarta, Jumat (31/07/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 Diapresiasi

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026 di Universitas Paramadina, Jakarta. (Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Apresiasi Menteri Ekraf pada Pameran Poster Global di Universitas Paramadina

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026...

Festival Literasi Pages and Plates 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Big Bad Wolf Books Indonesia dengan menghadirkan Festival Literasi Pages and...

Gerbang Desa Hantu.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Desa Hantu Cicadas Kota Bandung: Warga Kreatif, Dongkrak UMKM

Editor
1 Agustus 2026

Suasana berbeda tampak di RT 05 RW 06, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul. Kawasan permukiman tersebut disulap menjadi Desa Hantu,...

Mall shopping

Indonesia Shopping Festival 2026 Digelar 7–23 Agustus 2026

Editor
31 Juli 2026

Indonesia Shopping Festival 2026 berlangsung pada 7–23 Agustus 2026 sekaligus merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI. ISF 2026....

GIIAS 2026

GIIAS 2026: Dibuka 30 Juli, Tiket Rp 50.000 – Rp 100.000

Editor
30 Juli 2026

SATUJABAR, TANGERAN - GIIAS 2026 secara resmi dibuka untuk seluruh masyarakat umum. Selama 11 hari penyelenggaraan hingga 9 Agustus 2026,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat