• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tahukah Kamu Kalau Kopi Ditemukan Oleh Gembala Kambing?

Editor
Jumat, 17 November 2023 - 07:02
Kemenperin kopi

Biji kopi (pixabay)

Kopi adalah satu satu komoditas paling terkenal di dunia.

Sejarah kopi dimulai di wilayah Ethiopia, Afrika Timur.

RelatedPosts

Menelisik Gracie Mansion, Kediaman Resmi Wali Kota New York

Batik Sumedang, Bupati: Kuatkan Identitas Daerah

Menbud Fadli Zon Ziarah ke Makam Raden Wijaya Disela-sela Peletakan Batu Pertama Museum Majapahit

Ada beberapa versi legenda yang menceritakan tentang penemuan kopi, tetapi salah satu versi yang paling terkenal adalah kisah Kaldi, seorang penggembala.

Menurut legenda, pada abad ke-9, Kaldi memperhatikan bahwa kambing-kambingnya menjadi sangat aktif setelah memakan buah-buahan dari suatu tanaman tertentu.

Kaldi, yang penasaran dengan efek tersebut, mencoba buah tersebut sendiri dan merasakan dorongan energi yang kuat. Kaldi kemudian memberi tahu seorang biksu tentang temuannya, dan biksu tersebut menciptakan minuman dari biji tanaman tersebut untuk membantu kelenturan dan kewaspadaan selama beribadah.

Dari Ethiopia, pengetahuan tentang kopi menyebar ke wilayah-wilayah sekitarnya, termasuk Semenanjung Arab. Pada abad ke-15, kopi mulai ditanam di Yaman, di Semenanjung Arab.

Dari sana, perdagangan kopi berkembang dan menyebar ke Mesir, Suriah, Turki, dan wilayah lainnya di Timur Tengah.

Kopi menjadi minuman yang sangat penting dalam budaya Arab. Rumah kopi, yang dikenal sebagai “qahveh khaneh,” menjadi tempat berkumpul untuk diskusi, berita, dan hiburan.

MENYEBAR KE EROPA

Pengetahuan tentang kopi kemudian mencapai Eropa melalui perdagangan, dan minuman ini diterima dengan antusiasme di sana.

Pada abad ke-17, Belanda membawa bibit kopi dari Arab ke Jawa, Indonesia, dan menanam kopi di sana. Ini menjadi awal dari perluasan budidaya kopi ke berbagai wilayah di dunia.

Pada abad ke-18, penanaman kopi berkembang di Amerika Selatan, termasuk di negara seperti Brasil dan Kolombia.

Perdagangan kopi internasional terus berkembang sepanjang abad ke-19 dan ke-20, membentuk industri kopi global yang kita kenal saat ini.

Hari ini, kopi adalah salah satu komoditas pangan paling penting dan diminati di seluruh dunia, dengan berbagai jenis, metode pemrosesan, dan cita rasa yang memuaskan selera konsumen di berbagai budaya.

Tags: kopi

Related Posts

Gracie Mansion, kediaman Wali Kota New York.(Foto: Wikipedia)

Menelisik Gracie Mansion, Kediaman Resmi Wali Kota New York

Editor
22 September 2026

Di tengah jajaran pencakar langit Manhattan yang megah dan modern, berdiri sebuah struktur kayu bergaya Federal yang tenang di tepi...

BATIK SUMEDANG: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di sela penutupan rangkaian kegiatan Sumedang Membatik Tahun 2026 di Pendopo Kecamatan Sumedang Utara, Sabtu (20/9/2026) seperti dikabarkan Humas Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Batik Sumedang, Bupati: Kuatkan Identitas Daerah

Editor
20 September 2026

SUMEDANG - Batik Kasumedang didorong tidak sekadar menjadi warisan budaya yang dilestarikan, tetapi berkembang menjadi identitas daerah yang memiliki karakter...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan ziarah dan peninjauan ke Petilasan Raden Wijaya di Kawasan Siti Inggil, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (Foto: Dok. Humas Kemenbud)

Menbud Fadli Zon Ziarah ke Makam Raden Wijaya Disela-sela Peletakan Batu Pertama Museum Majapahit

Editor
15 September 2026

MOJOKERTO - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan ziarah dan peninjauan ke Petilasan Raden Wijaya di Kawasan Siti Inggil, Desa...

Helaran Karnaval Budaya Hari Jadi ke-528 Kuningan bertajuk “Tumapak ka Jaman Baheula: Napak Tilas Kuningan” berhasil menyedot antusiasme luar biasa dari ribuan warga yang tumpah ruah ke jalanan, Minggu (13/9/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Helaran Karnaval Budaya Titik Klimaks Hari Jadi Kuningan ke-528

Editor
14 September 2026

KUNINGAN – Helaran Karnaval Budaya Hari Jadi ke-528 Kuningan  bertajuk “Tumapak ka Jaman Baheula: Napak Tilas Kuningan” berhasil menyedot antusiasme...

Salah satu area di kampung buhun, Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Bangbayang, Desa di Pinggir Hutan Lindung

Editor
13 September 2026

Jumlah rumah di kampung buhun, Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja tak pernah bertambah. Jumlahnya selalu 70 rumah, tak kurang dan...

– Gelaran budaya dan olahraga tahunan Desa Suganangan, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan kembali bergulir. Mengusung tajuk “Nyimas Lenggangherang Jilid 5: Sport n’ Ethno Carnaval”, kegiatan ini resmi dibuka pada Kamis (10/9/2026), bertempat di Stadion Rana Diraksa.(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Gelar Budaya dan Olahraga Desa Suganangan Membangun Kolaborasi

Editor
11 September 2026

KUNINGAN – Gelaran budaya dan olahraga tahunan Desa Suganangan, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan kembali bergulir. Mengusung tajuk “Nyimas Lenggangherang Jilid...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.