• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tahukah Kamu Kalau Kopi Ditemukan Oleh Gembala Kambing?

Editor
Jumat, 17 November 2023 - 07:02
Kemenperin kopi

Biji kopi (pixabay)

Kopi adalah satu satu komoditas paling terkenal di dunia.

Sejarah kopi dimulai di wilayah Ethiopia, Afrika Timur.

RelatedPosts

Bupati Kuningan Guyub Warga di Acara Marak Ikan

Ngobeng Ikan di Bawah Jembatan Baru Dibangun

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Ada beberapa versi legenda yang menceritakan tentang penemuan kopi, tetapi salah satu versi yang paling terkenal adalah kisah Kaldi, seorang penggembala.

Menurut legenda, pada abad ke-9, Kaldi memperhatikan bahwa kambing-kambingnya menjadi sangat aktif setelah memakan buah-buahan dari suatu tanaman tertentu.

Kaldi, yang penasaran dengan efek tersebut, mencoba buah tersebut sendiri dan merasakan dorongan energi yang kuat. Kaldi kemudian memberi tahu seorang biksu tentang temuannya, dan biksu tersebut menciptakan minuman dari biji tanaman tersebut untuk membantu kelenturan dan kewaspadaan selama beribadah.

Dari Ethiopia, pengetahuan tentang kopi menyebar ke wilayah-wilayah sekitarnya, termasuk Semenanjung Arab. Pada abad ke-15, kopi mulai ditanam di Yaman, di Semenanjung Arab.

Dari sana, perdagangan kopi berkembang dan menyebar ke Mesir, Suriah, Turki, dan wilayah lainnya di Timur Tengah.

Kopi menjadi minuman yang sangat penting dalam budaya Arab. Rumah kopi, yang dikenal sebagai “qahveh khaneh,” menjadi tempat berkumpul untuk diskusi, berita, dan hiburan.

MENYEBAR KE EROPA

Pengetahuan tentang kopi kemudian mencapai Eropa melalui perdagangan, dan minuman ini diterima dengan antusiasme di sana.

Pada abad ke-17, Belanda membawa bibit kopi dari Arab ke Jawa, Indonesia, dan menanam kopi di sana. Ini menjadi awal dari perluasan budidaya kopi ke berbagai wilayah di dunia.

Pada abad ke-18, penanaman kopi berkembang di Amerika Selatan, termasuk di negara seperti Brasil dan Kolombia.

Perdagangan kopi internasional terus berkembang sepanjang abad ke-19 dan ke-20, membentuk industri kopi global yang kita kenal saat ini.

Hari ini, kopi adalah salah satu komoditas pangan paling penting dan diminati di seluruh dunia, dengan berbagai jenis, metode pemrosesan, dan cita rasa yang memuaskan selera konsumen di berbagai budaya.

Tags: kopi

Related Posts

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menabur ikan ke sungai untuk diburu warga.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Bupati Kuningan Guyub Warga di Acara Marak Ikan

Editor
21 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN - Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menghadiri kegiatan Marak Ikan Bersama Bupati yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan...

Ngobeng ikan di Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan0

Ngobeng Ikan di Bawah Jembatan Baru Dibangun

Editor
18 Juni 2026

Suasana berbeda terlihat di bawah Jembatan Tentara Pelajar Batalyon 400 Brigade XVII, Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Rabu (17/6/2026)....

Bupati Sukabumi Asep Japar menyerahkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab Sukabumi)

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Editor
16 Juni 2026

Syukuran Nelayan Ujunggenteng memasuki usia ke-60 membawa kesan mendalam bagi Bupati Sukabumi Asep Japar. Baginya, menghadiri puncak peringatan itu tak...

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya Aceh yang hilang diterjang banjir pada akhir November 2025.(Foto: Dok. Humas Kemenag)

Kisah Madrasah yang Hilang Di Terjang Banjir Aceh

Editor
14 Juni 2026

Bencana yang terjadi pada November 2025 itu sungguh memilukan melanda Kawasan Sumatra di bagian utara antara lain Aceh, Sumatra Utara,...

Suasana pagelaran wayang golek di Jasingan Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Pagelaran Wayang 4 Dalang di Jasinga Bogor

Editor
12 Juni 2026

Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang yang menampilkan para seniman pewayangan ternama, yakni Dadan Sunandar Sunarya, Arie Sunarya, Khanha Ade Kosasih...

Peringatan tsunami

Tsunami Besar di Selatan Jawa 400 Tahun Lalu, Begini Faktanya

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penelitian paleotsunami yang dilakukan di sepanjang pesisir selatan Jawa hingga Bali mengungkap indikasi kuat bahwa tsunami besar...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.