• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Komdigi: Sistem Layanan Publik Didominasi Pendekatan Silo

Editor
Minggu, 10 Agustus 2025 - 06:30
Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Mira Tayyiba.(Foto: Humas Komdigi)

Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Mira Tayyiba.(Foto: Humas Komdigi)

JAKARTA – Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Mira Tayyiba, menegaskan bahwa era digitalisasi layanan publik harus bertransformasi dari pendekatan government-centric menjadi citizen-centric, dengan menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai pusat dari setiap kebijakan dan inovasi layanan.

Pernyataan tersebut disampaikan Mira saat menyampaikan pidato kunci dalam Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (6/8/2025). Acara ini mengangkat tema “Tackling Issues in Modernizing Digital Government: Addressing Gaps in Infrastructure, Security and Skills.”

RelatedPosts

Direktur FBI Temui Presiden Prabowo, Bahas Penyelundupan Artefak

BRT Segera Beroperasi, Jadi Andalan Warga Kota Bandung

Pajak Bumi dan Bangunan Lagi Diskon Besar!

“Sekarang paradigma kita ubah menjadi citizen-centric, yaitu berfokus pada masyarakat sebagai pengguna. Masyarakat hanya perlu satu kali menyampaikan data, dan instansi pemerintah harus saling terhubung untuk memanfaatkannya,” ujar Mira melalui keterangan resmi.

Dari Silo ke Kolaborasi Digital

Mira mengungkapkan bahwa pendekatan silo yang sebelumnya mendominasi sistem pelayanan publik kini harus ditinggalkan. Pemerintah dituntut menyediakan layanan digital yang terintegrasi, aman, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, melalui kolaborasi antarinstansi dan berbasis data.

Transformasi digital pemerintah telah diuraikan secara lebih rinci dalam RPJMN 2025–2029, menandai pergeseran strategi dari sekadar pembangunan infrastruktur digital ke upaya modernisasi sistem pemerintahan yang utuh.

“Transformasi digital tidak hanya soal infrastruktur atau ekonomi digital, tapi bagaimana pemerintah itu sendiri didigitalkan dan mampu memberikan layanan publik yang seamless, aman, dan relevan dengan kebutuhan pengguna,” jelasnya.

Penguatan Infrastruktur Data Lewat Ekosistem PDN

Salah satu pilar penting dalam transformasi ini adalah penguatan infrastruktur data, khususnya melalui Pusat Data Nasional (PDN). Sesuai dengan Perpres 95 Tahun 2018, seluruh data instansi pusat dan daerah wajib disimpan dalam fasilitas PDN yang dikelola pemerintah.

Namun kini, pendekatannya dikembangkan menjadi ekosistem PDN yang inklusif, dengan melibatkan penyedia cloud pihak ketiga selama memenuhi persyaratan keamanan dan kedaulatan data, sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Kominfo Nomor 519 Tahun 2024.

“Kita sekarang bergeser ke penyelenggaraan PDN berbasis ekosistem. Bukan hanya PDN milik pemerintah, tapi juga bisa melibatkan cloud provider yang telah memenuhi standar tertentu,” kata Mira.

Pemerintah Ajak Industri Berkolaborasi

Dalam semangat kolaborasi, pemerintah secara terbuka mengajak pihak swasta, terutama pelaku industri pusat data dan cloud computing, untuk turut serta membangun infrastruktur digital nasional.

“Kami sangat berharap para pelaku industri melihat ini sebagai sinyal positif. Pemerintah membuka diri untuk berkolaborasi membangun layanan publik digital yang modern dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tutup Mira.

Transformasi digital yang inklusif, berbasis masyarakat, dan kolaboratif ini diharapkan mampu mewujudkan ekosistem layanan publik yang tidak hanya efisien dan efektif, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pemerintahan digital Indonesia.

Tags: komdigilayanan publik

Related Posts

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, di Kertanegara, Jakarta, pada Rabu (22/07/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya dalam upaya pengembalian artefak budaya Indonesia yang diselundupkan secara ilegal ke luar negeri.(Foto: Setneg)

Direktur FBI Temui Presiden Prabowo, Bahas Penyelundupan Artefak

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, di...

Pejabat berfoto bersama di sela Groundbreaking Indonesia Mass Transit Project (Mastran).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BRT Segera Beroperasi, Jadi Andalan Warga Kota Bandung

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – BRT atau Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya resmi memasuki tahap awal dengan dilaksanakannya Groundbreaking Indonesia Mass...

PBB Kota Bandung.(Image: Humas Pemkot Bandung)

Pajak Bumi dan Bangunan Lagi Diskon Besar!

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pajak Bumi dan Bangunan sedang didiskon dan sedang masa bebas denda, ungkap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Menurut...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 23/7/2026 Antam Rp 2.640.000 Per Gram

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 23/7/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.640.000 per gram...

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%.(Dok. Bank Indonesia)

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku...

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Dedi Supriyadi.(Foto:Istimewa).

Kapolrestabes Bandung: Zona Rawan Begal Kota Bandung di Media Sosial Hoaks, Masyarakat Jangan Resah!

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus begal di Kota Bandung, Jawa Barat, yang menjadi perhatian serius aparat kepolisian, memunculkan informasi titik-titik zona rawan kejahatan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat