• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 10 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kit Deteksi Dini DBD Karya BRIN, Hasil Keluar 3 Menit

Editor
Minggu, 24 Mei 2026 - 07:28
Kit deteksi dini DBD karya BRIN.(Image: Humas BRIN)

Kit deteksi dini DBD karya BRIN.(Image: Humas BRIN)

SATUJABAR, TANGERANG SELATAN – Kit deteksi dini DBD atau Demam Berdarah Dengue karya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mampu mengeluarkan hasil tes dalam 3 menit.

Seperti diketahui DBD masih menjadi ancaman serius di Indonesia yang masuk klaster daerah tropis. Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus ini kerap tidak terdeteksi sejak dini sehingga penderita datang dalam kondisi trombosit sudah turun drastis. Gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, dan nyeri sendi sering dianggap sepele, padahal jika terlambat ditangani bisa berujung pada kematian. Untuk mengatasi masalah ini, para peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus berinovasi menemukan solusi yang cepat, tepat, dan mudah digunakan oleh masyarakat.

RelatedPosts

Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia 2026

Yuk Ke Bandung! Belajar Bikin Sabun Natural di Coral’s Soapery

Menteri Ekraf Apresiasi Film Foufo yang Angkat Kearifan Lokal

Peneliti Ahli Madya dari Pusat Riset Kimia Molekuler BRIN, Agustina Sus Andreani, mengembangkan kit pendeteksi DBD menggunakan nanopartikel emas. Dalam paparannya yang disampaikan dalam Webinar Jejak Kimia Molekuler #8, Jumat (22/5), ia mengatakan, metode ini diklaim jauh lebih praktis dibandingkan pemeriksaan konvensional seperti RT-PCR yang memerlukan alat rumit dan mahal serta tenaga ahli kompeten.

“Kami mengusulkan metode rapid test dengan nanopartikel emas sebagai biosensor karena sifatnya mudah disintesis, memiliki sifat optik unik, inert, dan biokompatibel,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa nanopartikel emas memiliki gelombang khas pada rentang 500–550 nanometer yang bisa berubah warna saat berinteraksi dengan virus,” Agustina seperti dikabarkan Humas BRIN.

BACA JUGA: Pak Firdaus Jemaah Haji yang Sempat Hilang Ditemukan Wafat

BACA JUGA: Dieng Caldera Race 2026 : Cara Mudah Dapatkan Slot Lewat bank bjb

Ia melanjutkan, yang membuat metode ini unggul adalah target deteksinya, yakni protein NS1 yang muncul sejak hari pertama hingga hari ketiga setelah seseorang terinfeksi virus dengue. NS1 ini cocok sekali untuk rapid test karena bisa mendeteksi sejak awal terkena virus, berbeda dengan metode IGm dan IgG yang baru bisa dilakukan 3-5 hari setelah infeksi.

Dengan deteksi dini, pasien bisa segera mendapatkan penanganan medis sehingga risiko kematian akibat DBD dapat ditekan secara signifikan. Peneliti BRIN pun membuat kit sensor dalam berbagai bentuk, mulai dari kit gel, kit kertas, kit film, hingga kit kain agar mudah digunakan di mana saja.

“Dari beberapa kit yang dikembangkan, sensor gel mencatatkan kinerja terbaik, bahkan lebih baik daripada sensor kertas. Sementara itu, sensor cair menjadi yang tercepat dalam hal waktu deteksi. Sensor gel itu saya buat seperti mencetak agar-agar menggunakan agarose, di mana nanopartikelnya berperan sebagai pelarut yang sudah dimodifikasi,” Agustina mengungkapkan.

Perubahan warna yang terjadi kemudian ditangkap menggunakan kamera smartphone dan diolah untuk mengetahui konsentrasi virus. Semakin tinggi konsentrasi NS1, berarti virus baru masuk ke tubuh, sebaliknya jika rendah artinya tubuh sudah mulai membentuk antibodi.

“Keunggulan lain dari kit ini adalah sifatnya yang point of care alias bisa dibawa ke mana-mana dan digunakan tanpa perlu tenaga ahli. Masyarakat cukup mengambil sampel darah, meneteskan ke kit, lalu mencocokkan perubahan warna dengan panduan yang ada di kemasan. Jika terjadi perubahan warna dari merah tua menjadi pink pudar, itu artinya positif DBD,” ujarnya.

Hasilnya kemudian dikonfirmasi melalui aplikasi di smartphone untuk mengetahui konsentrasinya secara pasti. Dengan cara ini, pasien yang hasilnya positif dapat segera datang ke dokter untuk cek darah lengkap dan mendapatkan pengobatan dini.

Agustina mengatakan, DBD masih kerap menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di berbagai wilayah Indonesia. Dengan adanya kit ini, pasien yang mengalami gejala seperti demam dan pegal-pegal, dapat melakukan rapid test sendiri di rumah. Jika hasilnya positif, ia dapat segera menghubungi dokter sehingga angka kematian maupun keparahan gejala akut akibat DBD di tahap kedua bisa ditekan. Inovasi dari BRIN ini bermanfaat agar masyarakat Indonesia lebih waspada dan cepat bertindak dalam menghadapi ancaman demam berdarah.

Tags: Kit deteksi dini DBD

Related Posts

Kementerian Kebudayaan menggelar Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia 2026.(Foto: Humas Kemenbud)

Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia 2026

Editor
10 Juli 2026

Sayembara produksi film narasi kepahlawanan Indonesia mendorong hadirnya karya-karya sinema yang berkualitas dan mengusung nilai-nilai perjuangan, persatuan, kemanusiaan, dan kebangsaan....

Coral’s Soapery.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Yuk Ke Bandung! Belajar Bikin Sabun Natural di Coral’s Soapery

Editor
5 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Menghabiskan masa akhir pekan kini tak hanya soal kuliner atau jalan-jalan. Masyarakat kini bisa mencoba pengalaman baru...

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Keratif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Menteri Ekraf Apresiasi Film Foufo yang Angkat Kearifan Lokal

Editor
4 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi film Foufo garapan SKAK Studios dan...

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama para mitra Co-Branding Wonderful Indonesia menghadirkan pengalaman liburan sekolah yang seru, edukatif, dan bermakna melalui program aktivasi daring dan luring bertajuk "Liburan ke Kampung Main".

Kemenpar Gelar Kampung Main di Libur Sekolah 2026

Editor
4 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA -Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama para mitra Co-Branding Wonderful Indonesia menghadirkan pengalaman liburan sekolah yang seru, edukatif, dan bermakna...

(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta X Beauty 2026 Bidik 120 Ribu Pengunjung

Editor
3 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Jakarta X Beauty 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, dibuka Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi...

Event yoga di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung kolaborasi dengan zOyoga Singapore dan Serenities Space Bandung.(Foto: Istimewa)

Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan International Yoga Retreat: Singapore x Bandung

Editor
30 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Memperingati International Wellness Day, Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung berkolaborasi dengan zOyoga Singapore dan Serenities Space Bandung menghadirkan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat