• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 14 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Keripik Tempe Sukabumi Diekspor ke Arab Saudi, Kemenperin Apresiasi

Editor
Selasa, 11 Februari 2025 - 06:06
Ekspor keripik tempe Sukabumi

Ekspor keripik tempe Sukabumi.(Foto: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Keripik tempe Sukabumi diekspor ke Arab Saudi dilakukan IKM asal Sukabumi Jawa Barat menjadi bukti keandalan kinerja IKM Indonesia di dunia global, ungkap Kementerian Perindustrian.

Kemenperin mendukung ekspor CV. Kahla Global Persada yang mengekspor keripik tempa ke Arab Saudi.

RelatedPosts

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Tangerang 10K Diikuti Ribuan Peserta, The Ultimate10K Series Berlanjut ke Semarang

Serie A 2026-2027: Milan Imbangi Lazio

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) aktif mendorong pelaku industri dalam negeri, khususnya industri kecil dan menengah (IKM), untuk memperluas pasar melalui ekspor. Dalam upaya tersebut, Kemenperin menyediakan berbagai program strategis, seperti pendampingan, sertifikasi, hingga pembukaan akses promosi ke pasar internasional.

Salah satu contoh sukses dari program ini adalah CV. Kahla Global Persada, IKM pangan asal Sukabumi, yang berhasil menembus pasar ekspor dengan produk keripik tempe ke Arab Saudi.

“Kami memberikan apresiasi kepada CV. Kahla Global Persada yang telah memberikan contoh tentang kegigihan dan kisah sukses pelaku IKM yang mampu terus berkembang, hingga berhasil menembus pasar internasional. Semoga capaian ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, dalam keterangan resminya di Jakarta pada Senin (10/2).

Reni Yanita menambahkan bahwa IKM pangan memainkan peran penting dalam pemberdayaan masyarakat Indonesia. Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, produk IKM pangan juga memiliki potensi besar untuk menembus pasar ekspor.

“Untuk meningkatkan daya saing global, pelaku IKM perlu terus meningkatkan kualitas produk, membangun branding, berinovasi, serta mengikuti perkembangan tren pasar baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya adaptasi teknologi untuk memenuhi standar internasional, dan pemerintah akan terus menjadikan IKM sebagai sektor prioritas dalam memajukan ekonomi nasional.

Kemenperin melalui Ditjen IKMA, menurut Reni, terus melakukan pembinaan terhadap IKM pangan dengan berbagai insentif dan program yang strategis untuk mendorong pelaku IKM Indonesia agar semakin unggul dalam menghadapi persaingan global.

“Kami juga mendukung IKM pangan untuk memenuhi kriteria ekspor yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan standar kualitas yang diinginkan oleh buyer internasional,” lanjut Reni.

Di sisi lain, Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan, Bayu Fajar Nugroho, mengungkapkan bahwa kinerja ekspor tempe Indonesia pada 2023 mencapai 720,68 ton dengan nilai USD 2,43 juta, meningkat 35,47 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ia juga mencatat bahwa meskipun tempe keripik belum memiliki kode HS khusus, ekspor produk tersebut masih memberikan kontribusi yang signifikan.

“Sebagai gambaran, ekspor keripik tempe sebesar 20 feet mencapai nilai USD 16.525,52 atau setara dengan Rp269,5 juta,” jelas Bayu.

Kahla Global Persada, yang merupakan salah satu IKM olahan tempe binaan Ditjen IKMA, telah mendapatkan berbagai fasilitasi dari Kemenperin, termasuk pendampingan dan sertifikasi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) pada 2021, serta fasilitasi restrukturisasi mesin pada 2020 dengan bantuan potongan harga sebesar Rp11.475.000.

Fasilitasi pengembangan produk seperti ini bertujuan untuk memperkuat daya saing produk IKM Indonesia, terutama di sektor makanan yang memiliki jaminan keamanan dan mutu pangan yang tinggi. Dengan produk dan SDM berkualitas, pelaku IKM akan lebih siap memenuhi kriteria pasar ekspor.

Saat ini, CV. Kahla Global Persada telah memiliki 15 karyawan dengan kapasitas produksi 31.000 pcs per bulan, dan produk keripik tempe mereka telah memiliki potensi pasar ekspor ke negara-negara seperti Kanada, Norwegia, Malaysia, Australia, Belanda, Filipina, Vietnam, Hongkong, Singapura, Jepang, Swiss, Korea Selatan, serta Arab Saudi.

“Keterbukaan ekonomi dan berbagai kesepakatan perdagangan bebas memberikan akses pasar yang lebih besar bagi produk IKM Indonesia. Kegiatan pelepasan ekspor keripik tempe ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi IKM lainnya untuk melakukan penetrasi pasar domestik maupun ekspor,” tutur Bayu.

Dengan berbagai pembinaan yang telah diterima, diharapkan semakin banyak IKM yang dapat menembus pasar global dan berperan aktif dalam memajukan ekspor Indonesia.

Tags: IKMkemenperinkeripik tempe

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu industri sepatu lokal, Fortuna Shoes, di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 14 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Editor
14 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penguatan sektor manufaktur dan industri kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus...

Sebanyak kurang lebih 3.000 pelari ambil bagian dalam Tangerang 10K yang berlangsung di Kota Tangerang, Minggu (13/9/2026).(Foto: Website bank bjb)

Tangerang 10K Diikuti Ribuan Peserta, The Ultimate10K Series Berlanjut ke Semarang

Editor
14 September 2026

TANGERANG – Sebanyak kurang lebih 3.000 pelari ambil bagian dalam Tangerang 10K yang berlangsung di Kota Tangerang, Minggu (13/9/2026). Memasuki...

Serie A,liga italia

Serie A 2026-2027: Milan Imbangi Lazio

Editor
13 September 2026

BANDUNG – Serie A 2026-2027 memasuki pekan ke-empat. Pada laga Sabtu 12 September 2026, tuan rumah Lazio ditahan imbang AC...

Premier League, Liga Inggris Juara, leicester city,manchester city,brentford,arsenal,brighton,west ham,chelsea,newcastle united,tottenham hotspur,bournetmouth,chelsea,Chelsea vs Bournemouth,ipswich,arsenal,tottenham hotspur,wolves,tottenham,bournemouth,wolves,liga primer inggris 2025/2026

Premier League 2026-2027: Arsenal Tekuk Sunderland 2-0

Editor
13 September 2026

BANDUNG – Premier League 2026-2027 memasuki pekan ke-empat. Pada pertandingan Sabtu 12 September 2026, Arsenal tandang ke Stadium of Light,...

Jurnalis Bandung Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang di Selat Sunda

Jurnalis Bandung Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang di Selat Sunda

Editor
12 September 2026

BANDUNG - Puluhan jurnalis di Kota Bandung menggelar aksi solidaritas dan doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang kontak di...

Infografis penyelamatan satwa selama karhutla di Kalimantan.(Image: Kemenhut)

Karhutla Kalimantan, BKSDA Selamatkan 24 Satwa

Editor
11 September 2026

PONTIANAK - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Balai KSDA Kalimantan Barat menyelamatkan 24 satwa liar terdampak Karhutla selama periode 1 Agustus...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.