• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 12 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Keren! Industri Alat Olahraga Indonesia Kian Kompetitif di Pasar Global

Editor
Senin, 22 September 2025 - 07:57
(Foto: Humas Kemenperin)

(Foto: Humas Kemenperin)

SATUJABAR, JAKARTA – Industri alat olahraga nasional terus menunjukkan performa positif di pasar global. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, Indonesia saat ini berada di peringkat ke-24 dunia dalam kontribusi ekspor alat olahraga, dengan tren pertumbuhan yang konsisten dalam lima tahun terakhir.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, pada tahun 2024 nilai ekspor alat olahraga Indonesia meningkat 4,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Beberapa negara tujuan utama ekspor meliputi Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, dan Belanda.

RelatedPosts

Villa Dijadikan ‘Markas’ Pengoplosan Elpiji di Bogor Digerebek Polisi

Polisi Buru Sopir Mobil Kecelakaan Maut Di Bogor, 2 Orang Tewas

Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Diterjang Puting Beliung di Bandung

“Ini menandakan bahwa industri alat olahraga memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan daya saing yang kuat di kancah global,” ujar Agus di Jakarta, Sabtu (20/9).

Produk ekspor unggulan Indonesia antara lain sarung tangan olahraga, bola golf, joran pancing, bola tiup, serta peralatan senam dan atletik. Di sisi lain, pasar domestik juga menjanjikan. Berdasarkan data Euromonitor dan Ken Research, estimasi nilai pasar alat olahraga dalam negeri mencapai Rp2,3 triliun, dengan penjualan tertinggi pada perlengkapan sepak bola.

 

128 Industri, 15.000 Lebih Tenaga Kerja

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita mengungkapkan, berdasarkan data SIINas 2025 dan BPS 2024, terdapat 128 unit usaha industri alat olahraga di Indonesia yang mempekerjakan sedikitnya 15.663 orang. Sentra produksi tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta mulai berkembang ke Riau, Sumatera Utara, dan Bali.

“Kami ingin Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tapi juga pemain utama dalam produksi alat olahraga yang kompetitif secara global,” jelas Reni.

 

TKDN Jadi Strategi Unggulan

Untuk memperkuat daya saing, pemerintah terus mengoptimalkan penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Hingga saat ini, tercatat 36 pelaku industri telah memiliki produk ber-TKDN tinggi, seperti bola futsal, bola sepak, raket, meja tenis, hingga panel panjat tebing. Kandungan lokal dalam beberapa produk bahkan mencapai 66 persen.

Sebaran pelaku industri ber-TKDN terbanyak berada di Jawa Barat (19 usaha), diikuti Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Banten.

“TKDN adalah instrumen penting untuk memastikan nilai tambah ekonomi tetap berada di dalam negeri,” tegas Reni.

 

Tantangan dan Upaya Penguatan Ekosistem

Meski menunjukkan tren positif, Kemenperin mengakui sejumlah tantangan masih harus dihadapi industri alat olahraga nasional, antara lain dominasi merek asing di pasar domestik, promosi yang masih terbatas, serta belum adanya pameran industri olahraga berskala nasional secara rutin.

Sebagai langkah strategis, Kemenperin telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada Oktober 2024 untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan industri olahraga. Ruang lingkup kerja sama mencakup promosi, pembinaan SDM, serta penggunaan produk lokal pada event olahraga nasional.

Kemenperin juga telah melakukan pendampingan teknis, fasilitasi mesin dan peralatan, sertifikasi SNI, serta pengembangan sentra IKM, seperti di Tegal dan Sukabumi. Saat ini terdapat 37 daftar SNI alat olahraga, dengan status pengajuan sertifikasi bersifat sukarela.

“Sebagai contoh, PT Sinjaraga Santika Sport dari Majalengka mampu memproduksi bola futsal dan sepak bersertifikasi FIFA, bahkan digunakan dalam Piala Dunia 1998 di Prancis. Ini bukti produk lokal bisa bersaing secara global,” tambah Reni.

Dengan dukungan regulasi, promosi, serta kolaborasi antarlembaga, pemerintah berharap industri alat olahraga dalam negeri semakin kuat dan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas dan inovasi.

Tags: alat olahraga

Related Posts

Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo.(Foto:Istimewa)

Villa Dijadikan ‘Markas’ Pengoplosan Elpiji di Bogor Digerebek Polisi

Editor
11 April 2026

SATUJABAR, BOGOR--Sebuah villa yang dijadikan 'markas' pengoplosan tabung gas elpiji di Kabupaten Bogor, Jawa Barat digerebek polisi. Dalam penggerebekan tersebut,...

Ilustrasi korban kecelakaan lalu-lintas.(Foto:Istimewa).

Polisi Buru Sopir Mobil Kecelakaan Maut Di Bogor, 2 Orang Tewas

Editor
11 April 2026

SATUJABAR, BOGOR--Kecelakaan maut yang menewaskan dua orang pengendara sepeda motor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih dalam penyelidikan polisi. Dua...

Ilustrasi angin puting beliung.(Foto:Istimewa).

Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Diterjang Puting Beliung di Bandung

Editor
11 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Angin puting beliung mengakibatkan rumah warga rusak dan pohon tumbang di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pohon tumbang juga sempat...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Gudang Barang Bekas di Margaasih Bandung Ludes Terbakar

Editor
11 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebuah gudang penyimpanan barang rongsok di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ludes terbakar. Petugas pemadam kebakaran cukup kesulitan untuk bisa...

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan melantik 39 anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Jabar periode tahun 2026-2031, di Aula Agus Gustiar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar Jalan Asia Afrika No 146 Kota Bandung, Kamis (9/4/2026).(Foto: Humas Pemprov Jabar)

Wagub Jabar Lantik Anggota BPSK 2026-2031

Editor
11 April 2026

BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan melantik 39 anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Jabar periode tahun...

bank bjb kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama layanan keuangan yang dilaksanakan di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (9/4/2026).(Foto: bank bjb)

Kolaborasi Berlanjut, bank bjb Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Editor
11 April 2026

BANDUNG – bank bjb kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama layanan keuangan yang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.