• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 7 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Keracunan Konsumsi MBG Landa 342 Siswa SMPN 35 Bandung, Dinkes Kota Bandung: Kecium Baunya…

Editor
Kamis, 01 Mei 2025 - 11:38
Salah satu menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN).(Foto:Istimewa).

Salah satu menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto:Istimewa).

Sebagian besar siswa dirawat di rumah dan sebagian lagi dibawa ke puskesmas dan Rumah Sakit Salamun.

SATUJABAR, BANDUNG —  Kasus keracunan makanan kembali melanda dunia pendidikan di tatar Jabar. Kali ini,

RelatedPosts

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Siswa Wajib Pakai Masker

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Husein Ditutup Hingga Pukul 08.59 WIB

Hutan Kalimantan Terbakar, Petugas Pergoki Orang Lagi Buka Lahan Pakai Ekskavator

sebanyak 342 siswa SMPN 35 Bandung harus mengalami keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Mereka mengalami gejala mual, pusing dan muntah hingga sebagian siswa dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit untuk dirawat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Anhar Hadian membenarkan bahwa terdapat 342  orang siswa SMPN 35 Bandung yang mengalami keracunan usai mengkonsumsi MBG. Mereka mengonsumsi makanan pada Selasa (29/4/2025) dan mulai mengalami gejala pada Selasa sore hingga Rabu (30/4/2025) pagi.

“Iya, konsumsinya hari Selasa, dikonsumsi Selasa mulai timbul gejala Selasa malam sampai Rabu pagi,” ucap dia saat dihubungi, Kamis (1/5/2025).

Dia menuturkan, dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) mendistribusikan MBG kepada dua SD yaitu SD 24 dan 189 , satu SMA 19 dan satu SMP yaitu SMPN 35 Bandung. Anhar menyebut, siswa SD mengkonsumsi makanan MBG pada pukul 09.00 WIB dengan kondisi makanan masih segar dan tidak ada yang sakit.

“Siswa SMP (makan) pukul 11.00 WIB, siswa SMA dikonsumsi jam setengah dua. Nah yang setengah dua udah kecium baunya, jadi gak ada yang makan. Siswa SMP 35 yang sakit 342 orang,” ucap dia.

Anhar mengatakan, gejala yang dialami para siswa yaitu mual, muntah, pusing dan demam. Dia menyebut, sebagian besar siswa dirawat di rumah dan sebagian lagi dibawa ke puskesmas dan Rumah Sakit Salamun.

“Tidak ada yang dirawat, pemantauan kami sementara begitu (sudah sembuh). Kami terus memantau,” kata dia.

Anhar menambahkan, pihaknya baru mendata 20 kelas SMPN 35 Bandung hingga Rabu (30/4/2025) malam dari total 30 kelas. Ia menyebut data 10 kelas masih dipantau oleh wali kelas untuk memastikan kondisi siswa. “Mudah-mudahan tidak ada (terdampak), dari rumah sakit tidak ada laporan,” kata dia. (yul)

Tags: Disdik Kota Bandungkeracunan makananMakanan Bergizi Gratissiswa smpn 35 bandung

Related Posts

Siswa sekolah memakai masker sebagai antisipasi dari abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakakatau.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Siswa Wajib Pakai Masker

Editor
7 September 2026

BANDUNG - Erupsi Gunung Anak Krakatau menebarkan abu vulkanik yang menjangkau wilayah Bandung. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung telah menginstruksikan...

Potret penutupan sejumlah bandara/lanud akibat debu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.(Image: BMKG, diambil 7/9/2026, pukul 04.15 WIB)

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Husein Ditutup Hingga Pukul 08.59 WIB

Editor
7 September 2026

BANDUNG – Erupsi Gunung Anak Krakatau menebarkan abu vulkanik yang memasuki wilayah Bandung Jawa Barat. Akibatnya, Bandara Internasional Husein Sastranegara...

Tim Gabungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memergoki aksi perambahan hutan ilegal di Desa Sungai Awan Kiri, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (4/9).(Foto: Humas Kemenhut)

Hutan Kalimantan Terbakar, Petugas Pergoki Orang Lagi Buka Lahan Pakai Ekskavator

Editor
6 September 2026

KETAPANG - Di tengah upaya intensif pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Tim Gabungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memergoki aksi perambahan...

Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, menebarkan debu vulkanik terutama ke arah timur dan barat sehingga menyebabkan pada Minggu 6 September sebanyak 8 bandara atau landasan udara tutup, termasuk Bandara Internasional Husein Sastranegara.(Image: BMKG Diambil 6/9/2026 Pukul 17.00 WIB)

Erupsi Gunung Akan Krakatau, Bandara Husein Tutup Sementara

Editor
6 September 2026

BANDUNG – Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, menebarkan debu vulkanik terutama ke...

Jumlah hotspor 5 September 2026.(Image: Kemenhut)

Jumlah Hotspot High Confidence Nasional Turun 260 Titik

Editor
6 September 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional menunjukkan penurunan pada 5 September 2026. Kementerian Kehutanan...

Peta bandara yang ditutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, berdasarkan pantauan cuaca di bandara Indonesia oleh BMKG.(Image: BMKG, diambil Minggu 6 September pukul 13.00 WIB)

Erupsi Gunung Anak Krakatau: Daftar Bandara Ditutup Sementara

Editor
6 September 2026

Erupsi Gunung Anak Krakatau mendorong pemerintah untuk menutup sementara sejumlah bandara yakni  Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ditutup pada pukul 02.08–09.30 WIB....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.