• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kementerian Perindustrian Dorong Pengembangan Sentra IKM untuk Tingkatkan Daya Saing Industri Kecil dan Menengah

Editor
Sabtu, 29 Maret 2025 - 08:02
IKM di Jpmbang

IKM di Jpmbang.(Foto: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) melalui pengembangan sentra IKM di berbagai daerah. Pengembangan ini difokuskan pada potensi bahan baku lokal dan komunitas pelaku IKM yang telah terbentuk di wilayah tertentu.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menyatakan bahwa pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk aktif memperkuat dan mempromosikan keunggulan sentra-sentra IKM, sehingga dapat memberikan kontribusi positif kepada perekonomian masyarakat di daerah.

RelatedPosts

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Untuk mencapai tujuan ini, Kemenperin mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan skema Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang IKM guna mengembangkan sentra IKM yang potensial di wilayah masing-masing. Skema DAK Fisik Bidang IKM ini menjadi salah satu metode pembiayaan untuk berbagai program yang bertujuan memperkuat kapasitas dan kemampuan IKM di sentra-sentra tersebut.

“Program ini mencakup pembangunan rumah produksi, Unit Pelayanan Teknis (UPT), rumah kemasan, pengadaan mesin dan peralatan, serta infrastruktur lainnya yang diusulkan pemerintah daerah guna menciptakan keunggulan daya saing sentra IKM,” tutur Reni melalui keterangan resmi.

Reni juga menekankan pentingnya kajian terhadap kebutuhan unit pendukung dalam sentra IKM, seperti rumah promosi dan infrastruktur penunjang untuk meningkatkan kualitas produk dan proses produksi, seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Instalasi Pengolahan Air Bersih (IPAB).

 

Salah satu contoh keberhasilan pengembangan sentra IKM melalui pemanfaatan DAK adalah Sentra Slag Aluminium di Jombang, Jawa Timur. Sentra yang berlokasi di Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito, ini dikelola oleh Koperasi Berkah Logam Kendalsari dan menaungi 25 IKM. Sentra ini mampu menyerap tenaga kerja hingga 200 orang yang bekerja di berbagai sektor, seperti produksi dan pemasaran.

“Sentra IKM Slag Aluminium ini telah berhasil mengubah usaha pengolahan slag aluminium yang sebelumnya merupakan usaha turun-temurun, menjadi usaha yang lebih terorganisir dengan pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan aturan,” ungkap Reni.

Sentra IKM Slag Aluminium ini telah beroperasi sejak 1970, namun mengalami tantangan terkait pengolahan abu (slag) aluminium yang termasuk dalam bahan berbahaya dan beracun (B3). Setelah revitalisasi dan pembangunan menggunakan DAK, industri ini kini lebih terkontrol, dengan banyaknya lapangan pekerjaan yang tercipta dan nilai tambah produk yang dihasilkan.

Pada tahun 2021, Pemkab Jombang membangun Sentra IKM Slag Aluminium di Sumobito, yang berhasil mengendalikan limbah industri dan meningkatkan lapangan kerja serta produksi. “Pembangunan sentra ini tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat,” tambah Reni.

Berdasarkan laporan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, revitalisasi sentra ini telah meningkatkan jumlah tenaga kerja dari belasan menjadi sekitar 200 orang. Selain itu, omset meningkat signifikan dari Rp 200-300 juta menjadi Rp 1,5-2 miliar, dengan jumlah produksi yang kini mencapai 400-700 ton per tahun, jauh lebih tinggi dibandingkan produksi sebelumnya yang hanya 50-70 ton per tahun.

Sekretaris Direktorat Jenderal IKMA Kemenperin, Yedi Sabaryadi, menambahkan, “Setelah pengembangan menggunakan skema DAK, Sentra IKM Slag Aluminium Jombang dapat melayani lebih banyak IKM melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan teknis, fasilitasi mesin dan alat produksi bersama, legalitas usaha, serta akses pasar dan digitalisasi.”

Di sentra ini, para IKM mengolah slag aluminium menjadi berbagai produk seperti paving block, bata ringan, dan bahan bangunan lainnya, yang hasilnya dibeli oleh produsen alat rumah tangga dan industri pengolahan aluminium.

Tags: AlumuniumIKMkemenperin

Related Posts

Bendungan Jatigede Sumedang

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima nasional berdasarkan hasil rilis Indeks...

Ilustrasi balapan liar.(Foto:Istimewa).

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi balapan liar di Bulan Ramadhan menjelang Sahur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Lima pemuda berikut 12...

Ilustrasi wanita korban TPPO.(Foto:Istimewa)

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pasangan suami-istri, pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 13 perempuan warga Jawa Barat ke Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Tabung gas.(Foto: Istimewa)

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Momen Ramadan dan Idul Fitri dengan Promo Spesial Bright Gas, Tukar Tabung Gratis hingga Cashback MyPertamina

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Pertamina Patra Niaga menghadirkan beragam promo istimewa Bright Gas bagi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Sabtu 28/2/2026 Rp 3.085.000 Per Gram

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Sabtu 28/2/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 3.085.000 per gram sebelum...

Image: BMKG

BMKG: Waspadai Akun Palsu InaEEWS di Instagram dan Telegram

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap grup, kanal, dan akun di platform...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.