• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kementerian Kehutanan Sigap Atasi Karhutla di Kalsel

Editor
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:12
Penanganan kebakaran hutan dan lahan.(Foto: Humas Kemenhut)

Penanganan kebakaran hutan dan lahan.(Foto: Humas Kemenhut)

SATUJABAR, BANJARBARU – Kementerian Kehutanan terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui sistem deteksi dini berbasis pemantauan titik panas (hotspot) serta penguatan koordinasi dengan para pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). Upaya tersebut merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Kehutanan dalam membangun sistem perlindungan hutan yang responsif, terpadu, dan berbasis data, khususnya pada periode musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya karhutla.

Sebagai pelaksana teknis di daerah, Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah XI Banjarbaru secara berkala melakukan pemantauan hotspot pada areal PBPH dan menyampaikan informasi hasil pemantauan kepada pemegang PBPH untuk segera dilakukan verifikasi lapangan serta penanganan sedini mungkin apabila ditemukan indikasi kebakaran.

RelatedPosts

Harga Emas Minggu 4/10/2026 Antam Rp 2.574.000 Per Gram

Yogyakarta Jadi Panggung Inovasi Dunia : Titik Temu Riset Roket, Satelit, dan Drone dari Berbagai Negara

Satu Jenazah KM Virgo Asal Garut Dipulangkan, 9 Orang Masih Hilang

Kepala BPHL Wilayah XI Banjarbaru, Wahyu Nurhidayat mengatakan bahwa informasi hotspot merupakan instrumen penting dalam sistem peringatan dini yang memungkinkan setiap potensi kebakaran ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Setiap titik panas yang teridentifikasi di dalam areal kerja PBPH perlu segera diverifikasi di lapangan. Informasi hotspot merupakan bagian dari sistem peringatan dini agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sejak tahap awal,” ujar Wahyu melalui keterangan resminya.

BPHL Wilayah XI Banjarbaru juga terus mendorong seluruh pemegang PBPH meningkatkan kesiapsiagaan melalui penguatan patroli, kesiapan personel, sarana dan prasarana pengendalian karhutla, serta percepatan respons terhadap setiap informasi hotspot maupun laporan indikasi kebakaran.

Berdasarkan hasil pemantauan SIPONGI Kementerian Kehutanan menggunakan satelit NASA-NOAA20 pada 12 Agustus 2026, di Provinsi Kalimantan Selatan teridentifikasi sebanyak 73 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan (confidence) kategori medium. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 titik berada pada areal PBPH, terdiri atas enam titik di areal PT Inhutani I Unit Pelaihari, enam titik di areal PT Dwima Intiga, satu titik di areal PT Hutan Rindang Banua, dan satu titik di areal PT Prima Multibuana. Seluruh informasi tersebut telah diteruskan kepada masing-masing pemegang PBPH untuk segera dilakukan pengecekan dan verifikasi kondisi aktual di lapangan.

Dalam proses verifikasi, BPHL Wilayah XI Banjarbaru juga mendorong koordinasi antarpengelola kawasan yang memiliki keterkaitan secara spasial.

Wahyu menegaskan bahwa keberadaan hotspot merupakan indikator adanya anomali suhu dan tidak secara otomatis menunjukkan telah terjadi kebakaran. Oleh karena itu, setiap informasi hotspot harus segera ditindaklanjuti melalui pengecekan lapangan.

“Prinsipnya, jangan menunggu api membesar. Ketika terdapat informasi hotspot di dalam atau di sekitar areal kerja, segera lakukan pengecekan. Jika ditemukan indikasi kebakaran, lakukan penanganan awal dan berkoordinasi dengan pihak terkait sesuai ketentuan,” tegasnya.

Kementerian Kehutanan terus memperkuat sinergi antara pemerintah, pemegang PBPH, pengelola kawasan, masyarakat, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam membangun sistem pencegahan karhutla yang efektif. Penguatan deteksi dini, percepatan penyampaian informasi, verifikasi lapangan, dan koordinasi lintas pihak menjadi rangkaian yang tidak terpisahkan dalam mendukung perlindungan hutan dan lingkungan.

Melalui langkah tersebut, Kementerian Kehutanan menegaskan komitmennya untuk memperkuat pencegahan dan pengendalian karhutla melalui sistem deteksi dini yang andal, respons cepat di lapangan, serta kolaborasi multipihak guna mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan.

Tags: kebakaran hutanKemenhutkementerian kehutanan

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 4/10/2026 Antam Rp 2.574.000 Per Gram

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 4/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.574.000 per gram...

Satelit Indonesia berusia 18 tahun, LAPAN-A1/LAPAN-Tubsat.

Yogyakarta Jadi Panggung Inovasi Dunia : Titik Temu Riset Roket, Satelit, dan Drone dari Berbagai Negara

Editor
4 Oktober 2026

YOGYAKARTA – Peneliti di bidang roket, satelit, pesawat tanpa awak (drone), dan astrofisika dari berbagai negara akan berkumpul di Yogyakarta...

Kapal Motor Virgo Transport 8, yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa, setelah hilang kontak.(Foto:Istimewa).

Satu Jenazah KM Virgo Asal Garut Dipulangkan, 9 Orang Masih Hilang

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, GARUT--Satu jenazah korban tragedi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 terbalik dan tenggelam perairan Laut Jawa, asal Kabupaten Garut,...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Tim Densus 88 Polri Geledah Rumah Kontrakan di Antapani Bandung

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebuah rumah kontrakan di Kota Bandung, Jawa Barat, digeledah Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Aksi penggeledahan terkait...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengunjungi salah satu stan dalam acara The Local Market ID: Pasar Wiwitan di SCBD Park, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Local Market SCBD Park Buka Akses Pasar

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, terus memperluas akses pasar bagi produk kreatif...

Safari Gemarikan.(Foto: Diskominfo Pemkot Bogor)

Pemkot Bogor Gencar Kampanye Gemarikan

Editor
4 Oktober 2026

BOGOR - Program Gemarikan atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan terus dijalankan pemerintah. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.