• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Tingkatkan Daya Saing IKM untuk Ekspor Melalui Kolaborasi dan Pendampingan

Editor
Selasa, 04 Maret 2025 - 08:17
Kemenperin Tingkatkan Daya Saing IKM untuk Ekspor Melalui Kolaborasi dan Pendampingan

Produk IKM

BANDUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya meningkatkan kemampuan industri kecil dan menengah (IKM) Indonesia untuk memasuki pasar global. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memfasilitasi pelaku IKM agar dapat memahami kebutuhan pasar ekspor dan kualitas produk yang diinginkan oleh buyer.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menjelaskan bahwa Kemenperin aktif bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melalui program Sentra IKM Desa Devisa. “Kami aktif melakukan sinergi dengan berbagai stakeholders untuk meningkatkan kapasitas IKM agar dapat bersaing di pasar internasional,” ujar Reni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (3/3).

RelatedPosts

Pasar Bersih Jambu Dua Jadi Laboratorium UMKM

IKM Parfum Binaan Kemenperin Tembus Pasar Papua Nugini

Wakil Wali Kota Bandung: UMKM Didorong Masuk Pasar Digital

Program Sentra IKM Desa Devisa ini, yang diinisiasi oleh LPEI/Indonesia Eximbank, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat lokal dan mengembangkan komoditas unggulan desa. Program ini juga sejalan dengan upaya Ditjen IKMA dalam meningkatkan kemampuan IKM melalui pendekatan sentra. “Kami berharap program ini dapat meningkatkan kemampuan IKM dalam melakukan ekspor sesuai dengan spesifikasi dan kualitas yang diinginkan oleh buyer,” tambahnya.

Salah satu contoh keberhasilan program ini adalah Desa Temon di Kabupaten Pacitan, yang ditetapkan oleh LPEI sebagai Desa Devisa dengan produk unggulan gula aren. Desa ini memiliki IKM champion, yaitu CV. Agro Temon Lestari, yang telah bermitra dengan 100 perajin gula aren setempat. Jumlah perajin yang bekerja sama dengan CV. Agro Temon Lestari terus berkembang sejak pertama kali bermitra pada tahun 2021.

Pada tahun 2024, Ditjen IKMA bekerja sama dengan LPEI untuk menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung peningkatan daya saing produk gula aren di Sentra IKM Desa Devisa. Fasilitas tersebut antara lain berupa pendampingan teknis produksi dan sistem keamanan pangan, serta penyediaan mesin dan peralatan produksi seperti oven, meja sortasi stainless steel, dan mesin kristalisator. “Kami berharap dengan berbagai fasilitas ini, produk gula aren dari Desa Temon dapat menembus pasar ekspor,” ungkap Reni.

Keberhasilan pembinaan ini telah terbukti, salah satunya dengan keikutsertaan CV. Agro Temon Lestari dalam pameran berskala internasional seperti Trade Expo Indonesia 2024 dan pameran di Jepang. Pada tahun 2025, perusahaan tersebut melakukan ekspor perdana ke Belanda dengan mengirimkan 5.000 kemasan pouch 200 gram gula aren. Permintaan ekspor pun terus meningkat.

Agro Temon Lestari juga telah memperoleh berbagai sertifikasi internasional seperti Global Standards (GS) 1, Halal, Good Manufacturing Practice (GMP), Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), Japanese Agriculture Standards (JAS), dan United States Department of Agriculture (USDA), yang mempermudah akses mereka ke pasar global.

Saat ini, perusahaan tersebut sedang menjajaki pasar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dengan mempersiapkan sertifikasi General Administration of Customs of China (GACC), yang merupakan syarat bagi perusahaan yang ingin mengekspor produk pangan ke RRT.

Bayu Fajar Nugoroho, Direktur IKM Pangan, Furnitur dan Bahan Bangunan, menambahkan bahwa keberhasilan produk gula aren dari Desa Temon membuktikan efektivitas sinergi antara Ditjen IKMA, LPEI, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan. “Kolaborasi ini memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan usaha produksi gula aren, dan ke depan kami berharap dapat melakukan pembinaan serupa di daerah lain yang memiliki potensi produk ekspor,” jelas Bayu.

Ke depan, pembinaan di Sentra IKM Desa Devisa akan terus dilaksanakan dengan memperhatikan kesiapan produk, kelembagaan, infrastruktur, dan dukungan Pemerintah Daerah. “Identifikasi yang tepat akan memastikan bahwa pembinaan yang dilakukan dapat optimal dan tepat sasaran,” tutup Bayu.

Tags: Gula ArenIKMumkm

Related Posts

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyapa pedagang dan warga di Pasar Bersih Jambu Dua.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Pasar Bersih Jambu Dua Jadi Laboratorium UMKM

Editor
20 September 2026

BOGOR - Pasar Bersih Jambu Dua yang bertransformasi sebelumnya dari Pasar Induk Jambu Dua terus menunjukkan tren positif dalam perkembangannya....

PT Follow Me Indonesia, IKM binaan Kemenperin, menembus pasar ekspor Papua Nugini melalui produk parfum dan gel rambut.(Foto: Dok. Kemenperin)

IKM Parfum Binaan Kemenperin Tembus Pasar Papua Nugini

Editor
18 September 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus berupaya meningkatkan industri kecil dan menengah (IKM) kosmetik nasional untuk meningkatkan daya saing dan memperluas...

Wakil Wali Kota Bandung Erwin.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wakil Wali Kota Bandung: UMKM Didorong Masuk Pasar Digital

Editor
18 September 2026

BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengupayakan para pelaku usaha mikro mulai memperluas pemasaran produk melalui kanal digital. Menurutnya,...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyambut Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat bersama seluruh Ketua Dekranasda dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dalam rangka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dekranasda Wajib Bangun Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM

Editor
16 September 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai seluruh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten dan kota di Jawa Barat...

Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Editor
16 September 2026

MADIUN - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 menjadi...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu industri sepatu lokal, Fortuna Shoes, di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 14 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Editor
14 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penguatan sektor manufaktur dan industri kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.