• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 31 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Dorong IKM Pendongkrak Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi

Editor
Selasa, 11 Maret 2025 - 09:18
Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita.(FOTO: Humas Kemenperin)

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita.(FOTO: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya mendorong perkembangan industri kecil dan menengah (IKM) yang memiliki peranan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengah tantangan ekonomi global, Kemenperin berfokus pada penguatan keterampilan pelaku IKM agar semakin produktif dan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Di saat banyak industri menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan bisnisnya, pertumbuhan pelaku IKM yang tersebar di berbagai daerah justru mampu menyerap tenaga kerja baru dan berkontribusi positif terhadap sektor industri manufaktur,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (10/3).

RelatedPosts

IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Produk Kriya IKM Binaan Kemenperin Sukses Mendunia

Sentra IKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Reni Yanita menjelaskan, populasi IKM yang saat ini mencapai 4,5 juta unit usaha berkontribusi sebesar 99,77 persen dari total unit usaha industri. Dengan jumlah tersebut, IKM menyerap 65,52 persen dari total tenaga kerja di sektor industri, atau sekitar 13,11 juta pekerja. Selain itu, nilai output IKM terhadap industri pengolahan nonmigas tercatat sebesar 21,53 persen dari total nilai output industri nasional, dengan laju pertumbuhan PDB IKM year on year sebesar 5,26 persen.

“Jika IKM dapat tumbuh dan berkembang, tentu akan meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh sebab itu, Kemenperin melalui Ditjen IKMA akan terus mendorong peningkatan keterampilan dan manajemen bisnis pelaku IKM agar tetap bertahan dan berkembang, salah satunya melalui penguatan brand dengan teknik storytelling yang baik serta optimasi penjualan di platform digital,” tambah Reni melalui keterangan resmi.

Dalam hal ini, Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK), yang berada di bawah Ditjen IKMA Kemenperin, aktif memberikan pelatihan online untuk para pelaku IKM, khususnya di bidang fesyen dan kriya. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan produksi, tetapi juga pada kemampuan kepemimpinan dan perancangan ide pengembangan produk agar bisnis menjadi lebih berkelanjutan.

“Kami berfokus pada dua keterampilan penting yang dibutuhkan oleh pelaku IKM, yaitu hard skill untuk produksi dan soft skill untuk manajemen usaha. Pengembangan soft skill ini menjadi kompetensi inti dari BPIFK,” ungkap Kepala BPIFK Dickie Sulistya, dalam sambutannya pada acara pembukaan Webinar Marketing Series, Februari lalu.

BPIFK juga memiliki program Inkubator Bisnis Kreatif (Creative Business Incubator/CBI), yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha pelaku IKM fesyen dan kriya agar dapat berkembang dan naik kelas. Melalui berbagai program peningkatan kemampuan, BPIFK membantu pelaku usaha mendesain produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, salah satunya melalui serangkaian webinar yang melibatkan alumni CBI.

“Dalam pengelolaan usaha, IKM membutuhkan keterampilan dasar dalam manajemen pemasaran, SDM, produksi, dan keuangan. Webinar ini mengangkat topik-topik penting dalam dunia pemasaran, seperti brand storytelling, optimasi marketplace, dan pemasaran digital melalui e-katalog LKPP,” tambah Dickie.

Brand storytelling sendiri adalah teknik membentuk identitas brand melalui narasi yang mampu membangun hubungan emosional antara brand dan konsumennya. “Penelitian membuktikan bahwa brand storytelling berpengaruh positif pada pembentukan loyalitas pelanggan,” ujar Dickie.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital dan e-commerce yang pesat, Indonesia diperkirakan akan mencapai transaksi e-commerce sebesar USD65 miliar pada tahun 2024. Hal ini membuka peluang besar bagi produk unggulan IKM untuk diperkenalkan lebih luas melalui platform e-commerce dan pengadaan barang jasa pemerintah.

“Melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2022 yang mengamanatkan percepatan penayangan produk dalam negeri dan produk UMKM pada e-katalog, kami mendorong pemasaran digital melalui e-katalog LKPP agar dapat dimanfaatkan oleh pelaku IKM di bidang fesyen dan kriya,” ujar Dickie.

Webinar ini juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk belajar dan berbagi pengalaman, sehingga mereka dapat mengembangkan brand dan memajukan industri Indonesia secara keseluruhan.

Tags: IKMkemenperin

Related Posts

(Foto: Kemenperin)

IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Editor
28 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan ekosistem industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional sebagai bagian dari...

Produk kriya Indonesia.(Foto: Istimewa)

Produk Kriya IKM Binaan Kemenperin Sukses Mendunia

Editor
21 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Produk kriya industri kecil dan menengah (IKM) binaan Kementerian Perindustrian berhasil menarik perhatian dunia internasional. Hal itu...

Jajaran Kemenperin, LPEI, dan pelaku IKM rendang.(Foto: Humas Kemenperin)

Sentra IKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Editor
18 Mei 2026

Kemenperin menggandeng LPEI untuk membina dan mengembangkan Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, yang dinilai memiliki potensi besar untuk...

KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diresmikan Presiden Prabowo Subianto.(Foto: Humas Kemenkop)

KDKMP Beroperasi, Peresmian oleh Presiden Prabowo

Editor
18 Mei 2026

SATUJABAR, NGANJUK – KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diresmikan Presiden Prabowo Subianto dengan operasionalisasi sebanyak 1.061 KDKMP untuk wilayah...

Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Produk UMKM Sumedang Isi Gerai Wahana Chocolatos X-Quest

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM  wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung, Jumat (15/5/2026)....

Menteri Perdagangan, Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan bersama gerakan pemberdayaan UMKM Local Champion Indonesia (LCI) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Budi Santoso Ngopi Bareng UMKM

Editor
14 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Mendag Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.