• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin dan Dekranas Sinergi Kembangkan Industri Kerajinan, Ekspor Tembus USD 679 Juta

Editor
Senin, 23 Juni 2025 - 07:10
Garut

Kerajinan kulit (ilustrasi)

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri kerajinan nasional melalui berbagai program pendampingan dan fasilitasi. Kolaborasi strategis dilakukan bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), serta pemerintah daerah guna memperkuat posisi industri kerajinan di pasar domestik dan internasional.

Dekranas, sebagai lembaga nirlaba yang didirikan sejak 1980, menjadi mitra aktif Kemenperin dalam mendorong pertumbuhan industri kerajinan yang banyak digerakkan oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) serta industri kecil dan menengah (IKM).

RelatedPosts

Menkop: Koperasi Tebu untuk Perkuat Ekonomi Petani

Bootcamp Kewirausahaan, Bupati Garut: Bangun Kemandirian

Presiden Prabowo: Koperasi Merah Putih Saluran Utama Subsidi Rakyat

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Dekranas, mengungkapkan bahwa industri kerajinan Indonesia menunjukkan ketangguhan luar biasa pasca pandemi Covid-19. Stabilitas nilai ekspor berhasil dijaga sejak 2021, dan pada tahun 2024 ekspor produk kriya nasional mencapai USD 679,02 juta. Sementara pada triwulan I 2025, capaian ekspor telah menembus USD 158,78 juta.

“Ini sinyal kuat bahwa pasar global masih sangat terbuka bagi produk kriya nusantara,” ujar Reni dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (22/6).

Dalam paparannya pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung secara daring, Reni menyebut Indonesia kini berada di peringkat ke-15 sebagai negara eksportir produk kerajinan terbesar dunia, dengan pasar utama meliputi China, Taiwan, Amerika Serikat, Jepang, dan Belanda.

Menurut Reni, untuk menghadapi tantangan dan persaingan global, industri kerajinan nasional perlu diperkuat melalui tiga aspek utama: branding, packaging, dan desain produk. “Branding membentuk citra dan cerita produk. Packaging harus menarik sekaligus fungsional, sedangkan desain menjadi kunci daya tarik dan daya saing produk,” jelasnya.

Reni juga menyoroti pentingnya edukasi bagi para pelaku industri, mulai dari pemahaman tren pasar, adopsi teknologi, hingga standar mutu internasional. Ia mendorong Dekranasda agar selaras dengan visi dan misi nasional dalam merancang program kerja, termasuk regenerasi SDM perajin, penguatan kemitraan, perluasan pasar, dan pengembangan wirausaha baru.

Adapun Program Kerja Pokok Dekranas tahun 2025 meliputi Musyawarah Nasional, HUT Dekranas, pelatihan produk kriya, Dekranas Award, dan Pameran Kriyanusa. Reni berharap pelaksanaan program tersebut dapat melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, daerah, akademisi, desainer, asosiasi hingga marketplace.

Sementara itu, dalam Rakerda Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat juga dilakukan pengukuhan pengurus baru untuk masa bakti 2025–2030. Tema yang diangkat, “Melestarikan Warisan, Menciptakan Nilai: Regenerasi, Kolaborasi dan Inovasi untuk Kerajinan Kalbar Berdaya Saing”, mencerminkan semangat untuk membangun ekosistem kerajinan yang kuat.

Ketua Dekranasda Provinsi Kalbar, Erlina Ria Norsan, menegaskan komitmen pihaknya dalam mengangkat kerajinan lokal Kalbar ke tingkat nasional bahkan global. “Kerajinan Kalbar bukan hanya simbol budaya, tetapi juga potensi ekonomi yang mampu menggerakkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Produk kerajinan khas Kalimantan Barat seperti anyaman, tenun, dan ukiran, menurut Erlina, adalah warisan budaya yang harus mampu beradaptasi dengan dinamika pasar modern. “Sinergi dengan pemerintah pusat, akademisi, komunitas kreatif, dan pelaku usaha lokal menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan sektor ini,” pungkasnya.

Tags: Industri Kerajinan

Related Posts

Menteri Koperasi Ferry Juliantono.(Foto: Dok. Kemenkop)

Menkop: Koperasi Tebu untuk Perkuat Ekonomi Petani

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, SEMARANG - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memastikan akan terus melakukan pendampingan terhadap upaya perbaikan dan transformasi tata kelola koperasi petani...

(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kabupaten Garut)

Bootcamp Kewirausahaan, Bupati Garut: Bangun Kemandirian

Editor
14 Juli 2026

GARUT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka secara resmi pelaksanaan Bootcamp Kewirausahaan Organisasi Pemuda yang bertempat di Graha Patriot,...

Presiden Prabowo Subianto berpidato pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12/07/02026).(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo: Koperasi Merah Putih Saluran Utama Subsidi Rakyat

Editor
13 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) Merah Putih akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang...

Menkop ziarah ke makam Bung Hatta di Tanah Kusir Jakarta Jum’at 10 Juli 2026 seiring dengan rangkaian menuju puncak Hari Koperasi Nasional ke-79.(Foto: Humas Kemenkop)

Hari Koperasi Nasional: Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta

Editor
10 Juli 2026

Menkop ziarah ke makam Bung Hatta di Tanah Kusir Jakarta tersebut dalam rangkaian menuju puncak Hari Koperasi Nasional ke-79. SATUJABAR,...

Menteri Perdagangan Budi Santoso di acara penandatanganan kemitraan strategis UMKM dan Metro Departement Store di Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat, Kamis (9/7). Mendag memastikan sinergi yang semakin kuat antara usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan ritel modern.(Foto: Humas Kemendag)

11 Brand UMKM Jadi Mitra Metro Department Store

Editor
10 Juli 2026

SATUJABAR, CIBUBUR - Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan sinergi yang semakin kuat antara usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di acara pelatihan manajerial usaha UMKM oleh Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEPI) di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Rabu (8/7/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

UMKM Sumedang Jalani Pelatihan Manajemen

Editor
9 Juli 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – UMKM Sumedang mendapatkan pelatihan manajerial usaha oleh Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEPI) di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat