• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 18 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenekraf dan TIS Dorong Hilirisasi Produk Kreatif

Editor
Jumat, 18 September 2026 - 07:09
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar dan Mochamad Fadhil Dewana sebagai Creative and Product Designer TIS.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar dan Mochamad Fadhil Dewana sebagai Creative and Product Designer TIS.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat ekosistem inovasi berbasis teknologi dan desain guna mengakselerasi hilirisasi produk kreatif bernilai tambah. Komitmen ini ditegaskan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar saat menerima audiensi The Innovators Studio (TIS).

“Kementerian Ekraf tidak hanya ingin melihat ide berhenti sebagai ide karena membutuhkan kolaborasi lintas pihak. Kita perlu melihat bagaimana ide bisa dihitung nilai tambah dan potensi perputaran ekonominya, dibuat prototipe, kemudian dipertemukan dengan pihak yang tepat sehingga bisa masuk ke tahap implementasi dan memberikan dampak,” ucap Wamen Ekraf di Autograph Tower, Jakarta, Kamis (17/9).

RelatedPosts

Empat Candi di Indonesia Jadi Pusat Wisata Religi Dunia

Menekraf Gandeng ICCN Dorong Kesiapan WCCE 2026 Lewat Ekosistem Daerah

Kejadian Bencana Dihimpun BNPB Per 17 September 2026

Wamen Ekraf menyampaikan bahwa pemerintah akan bertindak lebih aktif untuk menemukan dan menghubungkan para pejuang ekonomi kreatif yang memiliki gagasan inovatif dengan ekosistem pendukung. Peran pemerintah tidak hanya terbatas sebagai regulator, melainkan sebagai penghubung yang menjembatani para kreator dengan pemilik sumber daya strategis.

“Dua puluh satu subsektor yang berada dalam naungan Kementerian Ekraf memiliki para pejuang yang harus berjuang. Seperti para desainer dan arsitek yang tidak hanya terlihat dari sisi values, tetapi harus memiliki sesuatu yang futuristis. Tugas kami tentu mencari talenta-talenta yang punya potensi dan melihat apa yang bisa kita kolaborasikan untuk mendukung atau menjadi penghubung maupun penerjemah dari gagasan-gagasan kreatif yang inovatif,” tambah Wamen Ekraf.

Dalam audiensi tersebut, TIS memaparkan visi, pendekatan, serta portofolio dalam mentransformasi ide menjadi Intellectual Property (IP) dan produk komersial melalui pendekatan lintas disiplin desain, teknologi, dan storytelling. Beberapa portofolio unggulan TIS mencakup riset penataan kota Neo Sabang serta pengembangan social bracelet berbasis chip NFC.

“Kami melihat sebenarnya orang-orang Indonesia memiliki banyak ide yang menarik. Tantangannya adalah ketika ide tersebut masuk ke tahap prototipe, masih terkendala komponen, peralatan, dan akses teknologi. Akibatnya, dari segi gagasan akhirnya berhenti hanya tahap ide,” ujar Mochamad Fadhil Dewana sebagai Creative and Product Designer TIS.

TIS hadir untuk menjawab keresahan atas banyaknya kreator lokal yang belum memperoleh dukungan yang memadai untuk mengembangkan gagasan menjadi solusi. TIS berkomitmen menjadi wadah pengembangan gagasan lokal agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami menyebut The Innovators Studio sebagai product design studio and innovation yang sebenarnya punya banyak service production house. Kami juga memiliki maskot Mr. Q yang artinya Question (pertanyaan). Figur berwujud tanda tanya ini sebagai simbol dari pertanyaan yang perlu dipecahkan sehingga membantu untuk branding sekaligus memorize TIS yang mudah diingat publik,” ungkap Miftahul Huda sebagai Creative Designer TIS.

Kementerian Ekraf dan TIS menjajaki peluang kolaborasi strategis untuk memperluas jejaring inovator, mempermudah akses industri, serta mendorong hilirisasi produk kreatif. Pembahasan juga mencakup potensi sinergi dengan asosiasi industri, komunitas makers, pemasar, investor, hingga pemerintah daerah.

Sinergi lintas disiplin ini diproyeksikan mempercepat transformasi ide menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Langkah strategis ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekosistem menjelang World Conference on Creative Economy (WCCE) pada 21–23 Oktober 2026 mendatang.

Turut hadir mendampingi Wamenekraf dalam audiensi tersebut, Kasubdit Komersialisasi Kreativitas Teknologi Kementerian Ekraf Hario Bismo Kuntarto. Sementara perwakilan TIS yang hadir antara lain Geraldy Nour Qodri, Naufal Ananta Nugraha, dan Antonius Yonanda Chrisma Nugraha.

Tags: Kemenekraf

Related Posts

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama para pihak menandatangani nota kesepahaman tentang pemanfaatan Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, dan Pawon di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, Kamis (17/9/2026).(Foto: Humas Kemenpar)

Empat Candi di Indonesia Jadi Pusat Wisata Religi Dunia

Editor
18 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama sejumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah memperbarui nota kesepahaman tentang pemanfaatan Candi Prambanan, Borobudur,...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (keempat kanan), bersalaman dengan Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Tubagus Fiki Chikara Satari (ketiga kiri), seusai menerima audiensi ICCN di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (16/09/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif)

Menekraf Gandeng ICCN Dorong Kesiapan WCCE 2026 Lewat Ekosistem Daerah

Editor
18 September 2026

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menggelar pertemuan strategis dengan Indonesia Creative Cities Network...

Sejumlah alat berat dikerahkan untuk penanganan kejadian bencana banjir dan tanah longsoe yang terjadi di Kabupaten Aceh Barat Daya, Rabu (16/9). (Foto: BPBD Kab. Aceh Barat Daya).

Kejadian Bencana Dihimpun BNPB Per 17 September 2026

Editor
18 September 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan kejadian dan bencana penanganan di sejumlah wilayah Indonesia pada periode Rabu...

Presiden Prabowo menginstruksikan jajaran terkait menyiapkan langkah konkret untuk memenuhi target produksi etonal dari tebu atau E20.(Foto: BPMI Setpres)

Etanol dari Tebu (E20) Disiapkan dalam Dua Tahun

Editor
18 September 2026

JAKARTA – Etanol dari tebu akan disiapkan dalam dua tahun dalam program enegeri campuran etanol 20 persen atau E20. Hal...

Penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Presiden Sebut Tindakan Karhutla Sebagai Terorisme Ekologi

Editor
18 September 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan sanksi hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, termasuk kemungkinan menggolongkan tindakan tersebut...

Presiden menginstruksikan jajarannya untuk melakukan investigasi secara mendalam dan objektif terhadap kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.(Foto: BPMI Setpres)

Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 Agar Diusut Tuntas

Editor
18 September 2026

JAKARTA - Kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa mengundang perhatian serius Presiden Prabowo Subianto....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.