• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenbud Gelar Konferensi Musik Indonesia 2025: Satukan Nada, Majukan Ekosistem Musik Nasional

Editor
Jumat, 10 Oktober 2025 - 06:08
Kemenbud Gelar Konferensi Musik Indonesia 2025: Satukan Nada, Majukan Ekosistem Musik Nasional

(Foto: Humas Kemenbud)

SATUJABAR, JAKARTA — Derap langkah para musisi, pelaku industri, dan tokoh budaya terdengar di lobi The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Rabu pagi. Di tempat inilah, untuk empat hari ke depan, ratusan insan musik dari seluruh penjuru negeri berkumpul dalam Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025. Gelaran ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan momentum penting untuk menjadikan musik sebagai “engine of growth” — penggerak ekonomi, budaya, dan diplomasi Indonesia.

Dengan tema “Satu Nada Dasar”, KMI 2025 menghadirkan lebih dari 700 peserta: mulai dari musisi, pencipta lagu, promotor, label rekaman, regulator, hingga perwakilan pemerintah. Mereka datang membawa satu tujuan: merumuskan arah masa depan ekosistem musik Indonesia secara kolektif.

RelatedPosts

9 Dari 10 Orang Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

Wamen Ekraf Dorong Karya Video Mapping di WCCE 2026

Rilis Tahun 2011, Lagu Macklemore “Can’t Hold Us” Melejit di Tangga Lagu Global

Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuka konferensi dengan nada optimistis.

“Musik Indonesia hari ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Indonesia memiliki potensi besar,” tegasnya melalui keterangan resmi.

“Dalam masa pembangunan, musik hadir sebagai kekuatan pemersatu, pendidikan, bahkan penggerak ekonomi. Tahun 2025 ini, pendapatan pasar musik digital Indonesia diproyeksikan mencapai 231,64 juta USD dan terus tumbuh hingga 276 juta USD pada 2030.”

Fadli menekankan, konferensi ini bukan hanya soal diskusi teknis, tapi juga upaya membangun musik sebagai infrastruktur kebudayaan yang kokoh dan berkelanjutan. Ia ingin memastikan kebijakan musik ke depan berpihak pada pelaku industri, membuka ruang diplomasi budaya ke panggung global, dan meningkatkan kesejahteraan musisi.

 

Pembukaan Simbolik: Kolaborasi Nada Nusantara

Momen pembukaan berlangsung meriah. Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Wamen Parekraf Ni Luh Puspa, Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, serta perwakilan DPR RI dan sejumlah pejabat membunyikan alat musik tradisional — tifa, rebana, dan angklung — sebagai simbol penyatuan harmoni. Suara-suara khas Nusantara berpadu menggambarkan semangat kolaborasi lintas sektor untuk kemajuan musik Indonesia.

Komitmen ini, menurut Fadli, sejalan dengan arah Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menempatkan kreativitas sebagai motor penggerak pembangunan dan penguatan jati diri nasional.

 

Mengenang Semangat Bung Glenn

Wamenbud Giring Ganesha membawa suasana menjadi hangat dengan mengenang kiprah Glenn Fredly, sosok penting dalam sejarah KMI.

“Bung Glenn melakukan hal bersejarah pada 2018 di Ambon. Ia mempertemukan seluruh ekosistem musik, berdiskusi dengan cinta dan jiwa. Kini, kita melanjutkan perjuangannya,” ujar Giring.

Senada, Raffi Ahmad menyampaikan pentingnya melanjutkan legacy Glenn.

“Musik adalah suara hati rakyat. Sekarang saatnya kita meneruskan perjuangan Bung Glenn,” katanya.

Sebagai bentuk penghormatan, lagu-lagu ikonik Glenn Fredly dibawakan oleh The Bakucakar, Barry Likumahuwa, dan Mutia Ayu. Suasana haru menyelimuti ruangan ketika lirik-lirik Glenn menggema — seolah mengingatkan semua bahwa musik bukan sekadar bunyi, melainkan warisan.

 

Musik sebagai Infrastruktur Budaya dan Ekonomi

KMI 2025 juga menjadi wadah strategis memperkuat sinergi lintas kementerian, lembaga, dan pelaku industri. Perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan, Komunikasi dan Digital, serta Imigrasi turut hadir, bersama perwakilan YouTube, Spotify, asosiasi musik nasional, perguruan tinggi seni, serta komunitas budaya dari berbagai daerah.

Melalui forum ini, Kementerian Kebudayaan berupaya memastikan musik tidak hanya tumbuh di ruang digital, tetapi juga tetap berdetak di panggung nyata, di tangan para pekerja musik yang berkarya dengan sepenuh hati.

 

Langkah Bersama Menuju Masa Depan Musik Indonesia

Menutup sambutannya, Fadli Zon mengajak semua pihak untuk memperkuat kolaborasi.

“Melalui Satu Nada Dasar, mari kita perkuat komitmen, perluas kerja sama, dan pastikan musik Indonesia terus hidup — di panggung nasional, ruang digital, dan hati masyarakat dunia,” ujarnya.

KMI 2025 menjadi babak baru dalam perjalanan musik Indonesia. Dari Ambon (2018), Bandung (2019), hingga Jakarta (2025) — semangatnya tetap sama: musik sebagai kekuatan pemersatu dan penggerak bangsa.

Tags: fadli zonkemenbudkonferensi musik indonesia

Related Posts

Depresi, sakit jiwa,gangguan jiwa

9 Dari 10 Orang Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

Editor
10 Oktober 2026

Dari sekitar 3 juta orang dengan depresi, baru 12,7 persen yang mendapatkan pengobatan. Artinya, 9 dari 10 orang dengan depresi...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar bersama Raphael Donny membahas dan menegaskan seni video mapping sebagai salah satu konten digital yang diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru ekonomi kreatif nasional. Jakarta, Rabu (7/10/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.)

Wamen Ekraf Dorong Karya Video Mapping di WCCE 2026

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menegaskan seni video mapping sebagai...

Macklemore menyanyikan "Can't Hold Us" secara ‘LIVE’ (Sumber: Facebook/Macklemore)

Rilis Tahun 2011, Lagu Macklemore “Can’t Hold Us” Melejit di Tangga Lagu Global

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - Lagu populer Can't Hold Us karya Macklemore yang dirilis lebih dari satu dekade lalu kini kembali mengalami lonjakan...

Menu masakan Manika.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Rumah Makan Manika Hadirkan Pernak Pernik Suasana Rumahan

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - Bagi sebagian orang, makanan bukan sekadar soal rasa tetapi juga tentang kenangan dan suasana rumah. Konsep itulah yang...

Touring To Mandalika dimana para rider yang terbiasa menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) diajak melihat dari dekat proses pengolahan minyak mentah dan uji kualitas BBM yang diterapkan di kilang Pertamina.(Foto: pertamina.com)

Touring To Mandalika: Para Peserta Singgah di Balongan Indramayu

Editor
8 Oktober 2026

Touring To Mandalika dimana para rider yang terbiasa menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) diajak melihat dari dekat proses pengolahan minyak...

Grand Hotel Preanger.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Grand Hotel Preanger Bandung Gabung Marriott International

Editor
8 Oktober 2026

BANDUNG - Grand Hotel Preanger Bandung resmi bergabung dengan Tribute Portfolio, bagian dari jaringan Marriott Bonvoy, Senin 5 Oktober 2026....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.