• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 9 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kejadian Bencana Per 9 Mei 2026 dan Penanganan BNPB

Editor
Sabtu, 09 Mei 2026 - 04:18
Logo BNPB,kejadian bencana, penanganan bencana

BNPB

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana baru yang terjadi dalam periode pemantauan 8 Mei 2026 pukul 07.00 WIB hingga 9 Mei 2026 pukul 07.00 WIB. Bencana yang terjadi didominasi kejadian banjir dan tanah longsor di Pulau Sulawesi.

Hujan deras disertai angin kencang di wilayah hulu menyebabkan kejadian bencana banjir di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Jumat (8/5). Sebanyak empat desa di dua kecamatan terendam banjir, antara lain Desa Rante Belu dan Riwang di Kecamatan Larompong serta Desa Temboe dan Sampano di Kecamatan Larompong Selatan.

RelatedPosts

KTT Asean 2026: Bahas Myanmar & Konflik Batas Negara

Haji 2026: 117.452 Jemaah Diberangkatkan, 20 Wafat

Heboh Guru BK SMKN Di Garut Potong Paksa Rambut Siswi, Berujung Permintaan Maaf

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu mencatat sebanyak 95 unit rumah, 10 hektare lahan sawah siap panen serta akses jalan trans Sulawesi terendam banjir. BPBD bersama tim gabungan melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Berdasarkan pemantauan hingga Sabtu (9/5) pagi, banjir masih belum surut dan hujan masih mengguyur wilayah terdampak.

Masih di Sulawesi Selatan, peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Bone. Hujan selama dua hari, sejak 7 hingga 8 Mei 2026, menyebabkan banjir di lima kecamatan. Adapun kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Tanete Riattang (Kelurahan Panyula, Toro dan Masumpu), Kecamatan Tanete Riattang Timur (Kelurahan Bajoe dan Lonrae), Kecamatan Sibulue (Desa Sumpang Minangae dan Ajangpulu), Kecamatan Awangpone (Desa Matuju) serta Kecamatan Barebbo (Desa Kading).

BPBD Kabupaten Bone melaporkan dua orang meninggal dunia akibat peristiwa ini. BPBD Kabupaten Bone melakukan evakuasi warga terdampak menggunakan perahu karet.

Hingga Sabtu (9/5), BPBD bersama tim gabungan masih melakukan pendataan rumah terdampak banjir. Dilaporkan banjir telah surut di beberapa titik kecuali di Kelurahan Panyula dikarenakan pengaruh pasang surut air laut.

BACA JUGA

Restoran Sederhana Buka Cabang di Singapura dan Australia

Sementara itu, banjir yang dipicu hujan lebat juga melanda Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara, Jumat (8/5). Sebanyak empat desa terdampak kejadian ini, antara lain Desa Wacu Laea di Kecamatan Kulisusu, Desa Lamoahi di Kecamatan Kulisusu Utara, Desa Wantulasi di Kecamatan Wakorumba Utara dan Desa Lapandewa di Kecamatan Kulisusu Barat.

 

Tercatat sebanyak 120 unit rumah dan 632 jiwa terdampak serta satu unit jembatan putus akibat banjir. BPBD Kabupaten Buton Utara bersama tim gabungan melakukan peninjauan lapangan serta pembersihan rumah warga terdampak. Pada Sabtu (9/5), banjir telah surut.

Banjir dan tanah longsor juga terjadi di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (8/5). Hujan deras memicu air sungai meluap dan merendam pemukiman warga di empat kecamatan, yakni Kecamatan Latambaga (Kelurahan Sakuli dan Manggolo), Kecamatan Kolaka (Kelurahan Watuliandu), Kecamatan Pomalaa (Desa Totobo dan Pelambua) serta Kecamatan Samaturu (Desa Latuo, Ulu Konaweha, Wawo Tamboli dan Konaweha). Sedangkan tanah longsor terjadi di Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka.

BPBD Kabupaten Kolaka melaporkan sebanyak 587 unit rumah, 10 unit fasilitas pendidikan, 23 hektare lahan sawah, 10,5 hektare tambak serta delapan hektare kebun terdampak banjir dan satu unit rumah terdampak tanah longsor.

BPBD Kabupaten Kolaka berkoordinasi dengan lintas lembaga terkait, mengerahkan pompa air serta melakukan pembersihan rumah warga terdampak banjir dan tanah longsor.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan prakiraan potensi cuaca ekstrem pada periode 9 sampai 11 Mei 2026, sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang.

Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang. Pemerintah daerah diharapkan memastikan kesiapan personel, peralatan serta melakukan pemantauan kondisi cuaca dan wilayah rawan bencana secara berkala.

Langkah-langkah pencegahan dan mitigasi, seperti pemeliharaan area drainase, tanggul maupun daerah aliran sungai, dapat dilakukan untuk mencegah maupun meminimalkan risiko serta dampa bencana. Masyarakat yang berada di daerah rawan banjir diimbau untuk segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman apabila hujan deras berlangsung lebih dari satu jam dan jarak pandang mulai terbatas. Warga yang tinggal di sekitar lereng tebing maupun bantaran sungai juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor dan luapan air sungai, terutama pada malam hari.

Tags: bnpbKejadian Bencana

Related Posts

Menlu Sugiono di KTT Asean 2026.(Foto: Setkab)

KTT Asean 2026: Bahas Myanmar & Konflik Batas Negara

Editor
9 Mei 2026

SATUJABAR, CEBU – KTT Asean 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong penguatan stabilitas dan rekonsiliasi kawasan Asia Tenggara dalam...

Jemaah haji Indonesia di musim haji 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Haji 2026: 117.452 Jemaah Diberangkatkan, 20 Wafat

Editor
9 Mei 2026

SATUJABAR, MAKKAH — Hingga Jumat, 8 Mei 2026, sebanyak 303 kloter dengan total 117.452 jemaah dan 1.209 petugas telah diberangkatkan...

Ilustrasi rambut habis dipotong.(Foto:Istimewa).

Heboh Guru BK SMKN Di Garut Potong Paksa Rambut Siswi, Berujung Permintaan Maaf

Editor
9 Mei 2026

SATUJABAR, GARUT--Beredarnya rekaman video guru Bimbingan Konseling (BK) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, memotong paksa...

Aksi bersih-bersih Situ Gede Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Situ Gede Kota Bogor Diserbu Ratusan Orang

Editor
9 Mei 2026

SATUJABAR, BOGOR – Situ Gede Kota Bogor menjadi salah satu obyek Gerakan bersih-bersih lingkungan yakni Gerakan Indonesia ASRI. Kota Bogor...

Foto : Kolom abu berwarna putih kelabu kehitaman dari erupsi gunung api Dukono terlihat dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, Maluku Utara, Sabtu (9/5) pukul 09.23 WIT. (Pos PGA Dukono)

Mendaki Gunung Dukono dan Gunung Lain Kini Dibatasi, Ini Daftarnya!

Editor
9 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Mendaki Gunung Dukono dan gunung lainnya kini dibatasi menyusul insiden meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Dukono di Kabupaten...

Foto : Kolom abu berwarna putih kelabu kehitaman dari erupsi gunung api Dukono terlihat dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, Maluku Utara, Sabtu (9/5) pukul 09.23 WIT. (Pos PGA Dukono)

Korban Hilang Gunung Dukono Terus Dicari

Editor
9 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Korban hilang Gunung Dukono di Halmahera masih dalam tahap pencarian Tim Search and Rescue (SAR) gabungan. Tim...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.