• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 12 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kejadian Bencana Hingga 12 Mei 2026

Editor
Rabu, 13 Mei 2026 - 11:24
BPBD Kota Tebing Tinggi mengerahkan perahu untuk evakuasi warga terdampak banjir, Senin (11/5). (Foto: BPBD Kota Tebing Tinggi Via BNPB)

BPBD Kota Tebing Tinggi mengerahkan perahu untuk evakuasi warga terdampak banjir, Senin (11/5). (Foto: BPBD Kota Tebing Tinggi Via BNPB)

SATUJABAR, JAKARTA – Kejadian bencana hingga 12 Mei 2026 hasil rekapitulasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kejadian bencana antara lain bencana hidrometeorologi basah yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia dalam periode pemantauan 11 Mei 2026 pukul 07.00 WIB hingga 12 Mei 2026 pukul 07.00 WIB. Kejadian baru yang tercatat meliputi banjir yang melanda Kota Tebing Tinggi di Provinsi Sumatera Utara, tanah longsor di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan dan perkembangan penanganan banjir di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dikutip dari laman BNPB, banjir yang terjadi pada Senin (11/5), di Kota Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara, mengakibatkan sedikitnya 1.051 kepala keluarga atau 3.539 jiwa terdampak serta sekitar 966 unit rumah terdampak. Banjir yang dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan tersebut telah berdampak pada 11 wilayah kelurahan di 4 kecamatan. Saat ini kondisi banjir dilaporkan berangsur surut dan masyarakat bersama instansi terkait mulai membersihkan lumpur dan puing sampah akibat banjir. Pemerintah daerah sebelumnya telah menetapkan status transisi darurat ke pemulihan yang berlaku sejak 1 April hingga 30 Juni 2026.

RelatedPosts

Kasus Bullying di Asrama Kampus Telkom University Bandung, Pelaku di ‘DO’ Rektor Minta Maaf

Serangan ke Bandara Arab Saudi, Kemenhaj Imbau WNI Waspada

Menhub Dudy: Aturan Ojol Masuk dalam Revisi UU LLAJ

Sementara itu, tanah longsor terjadi di Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Minggu (10/5). Peristiwa ini berdampak pada 11 kepala keluarga atau 32 jiwa serta merusak 10 unit rumah. Perkembangan laporan kaji cepat pada Selasa (12/5), saat ini akses jalan menuju lokasi masih aman dilalui kendaraan. Namun di sekitar lokasi masih terdapat potensi longsor susulan akibat kondisi tanah yang labil dan curah hujan yang masih tinggi. Warga terdampak sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.

Di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, banjir menyebabkan dua warga meninggal dunia. Selain itu, sekitar 797 kepala keluarga atau 3.517 jiwa terdampak dengan sekitar 797 unit rumah ikut terdampak genangan. Wilayah yang terdampak mencakup 16 kelurahan di 7 kecamatan. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (8/5), masih menjadi atensi BPBD setempat sampai hari ini, Selasa (12/5). Kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut dan sebagian masyarakat bersama instansi terkait saat ini tengah berupaya membersihkan sisa lumpur dan puing sampah yang terbawa banjir.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk dua hari ke depan, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa bagian barat dan tengah, Bali, Nusa Tenggara, Maluku serta Papua. Hujan lebat berpotensi disertai kilat atau petir dan angin kencang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang.

Menyikapi potensi tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, pencegahan dan langkah mitigasi. Masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir dan longsor diharapkan memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG serta arahan pemerintah daerah setempat. Warga juga diminta segera melakukan evakuasi mandiri apabila hujan deras berlangsung lebih dari satu jam dan terlihat tanda-tanda peningkatan debit air, retakan tanah, maupun pergerakan lereng.

Selain itu, BNPB mengingatkan masyarakat untuk membersihkan saluran drainase dan lingkungan sekitar guna mengurangi risiko genangan, menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan dasar, serta memastikan jalur evakuasi dan titik aman telah diketahui oleh seluruh anggota keluarga. Pemerintah daerah dan BPBD diharapkan tetap siaga, melakukan pemantauan kondisi wilayah secara berkala serta menyiapkan personel dan peralatan untuk penanganan darurat apabila terjadi bencana susulan.

Tags: banjirbnpbhujanKejadian Bencanalongsor

Related Posts

Stop Bullying, atau Perundungan.(Foto:Istimewa).

Kasus Bullying di Asrama Kampus Telkom University Bandung, Pelaku di ‘DO’ Rektor Minta Maaf

Editor
12 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Telkom University Bandung, Jawa Barat, menjatuhkan sanksi tegas, melakukan pemecatan, atau drop-out (DO) terhadap mahasiswa Fakultas Rekayasa Industri, setelah...

Jemaah haji Indonesia turun dari pesawat.(Foto: Humas Kemenhaj)

Serangan ke Bandara Arab Saudi, Kemenhaj Imbau WNI Waspada

Editor
12 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi, termasuk jemaah...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jakarta, Minggu (11/10). Menurut Menhub Dudy, pengaturan dalam UU LLAJ menjadi salah satu upaya untuk menyesuaikan regulasi dengan perkembangan layanan transportasi berbasis aplikasi yang masif digunakan masyarakat saat ini. Aturan yang tengah dibahas adalah melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Ketiga atas UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.(Foto: Kemenhub)

Menhub Dudy: Aturan Ojol Masuk dalam Revisi UU LLAJ

Editor
12 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan peraturan terkait layanan transportasi berbasis aplikasi, termasuk ojek online (ojol), revisi dalam Undang-Undang tentang...

Wakil Menteri Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono.(Foto: Humas Kemenkes)

Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenkes Tegaskan Kesehatan Jiwa Sangat Penting

Editor
12 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa kesehatan jiwa merupakan aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Kesehatan...

(Foto: Istimewa)

Hadapi Pekerjaan Kritikal di Tengah Laut, Manajemen Pertamina Patra Niata Kilang Balongan Tegas Ingatkan Aspek Safety

Editor
12 Oktober 2026

INDRAMAYU - Kilang Pertamina Balongan tengah bersiap melaksanakan pekerjaan krusial yang berlokasi di tengah laut, yakni pekerjaan Change Over SPM...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Senin 12/10/2026 Antam Rp 2.594.000 Per Gram

Editor
12 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 12/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.594.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.