JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana dan penanganannya yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat pada periode Minggu (20/9) sampai Senin (21/9) pukul 07.00 WIB. Peristiwa kebakaran hutan dan lahan masih berlangsung di beberapa wilayah Tanah Air.
Laporan pertama adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi pada Sabtu (19/9) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Lokasi terdampak berada di Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang. Luas lahan terbakar dilaporkan 4 hektare. Untuk melakukan pemadaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan telah berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan asesmen bersama unsur gabungan. Kondisi mutakhir Minggu (20/9) api sudah berhasil dipadamkan.
Beralih ke wilayah Sulawesi Barat, pada Sabtu (19/9) pukul 12.10 WIB terjadi kebakaran lahan gambut di Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah. Penyebab kebakaran diduga karena puntung rokok yang dibuang sehingga menyebabkan kebakaran. Peristiwa ini mengakibatkan lahan seluas 2 hektare hangus terbakar.
BPBD Kabupaten Mamuju Tengah bersama tim gabungan setempat dengan peralatan 2 unit armada dan tangki semprot telah melakukan pemadaman. Kondisi terkini pada Minggu (20/9) api sudah padam.
Sementara itu, kejadian karhutla terluas terjadi di Kabupaten Minahasa Utara. Pada Sabtu (19/9) pukul 09.00 WIB terjadi kebakaran di kawasan Kaki Gunung Klabat, Desa Klabat, Kecamatan Airmadidi dikarenakan angin yang kencang sehingga kebakaran menyebar dengan cepat. Total lahan terbakar mencapai seluas 60 hektare.
BPBD Kabupaten Minahasa Utara setelah mendapat laporan segera menuju lokasi dan melakukan kaji cepat serta berkoordinasi dengan unsur gabungan setempat untuk melakukan pemadaman dengan sarpras 3 unit mobil BPBD, 4 unit Damkar Minut, 1 unit DAMKAR TNI. Kondisi mutakhir Minggu (20/9) total luas lahan yang belum padam tersisa sekitar 10 hektare dan masih dalam proses penanganan pemadaman oleh satgas darat.
Kejadian serupa juga melanda Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah pada Minggu (20/9). Kebakaran diketahui pada pukul 13.20 WITA, setelah warga melihat adanya kepulan asap dan api yang berasal dari area lahan/hutan dan kemudian merambat membakar lahan masyarakat. Lokasi kejadian berada di Desa Buyuntaripa, Kecamatan Tojo dan Desa Sansarino, Kecamatan Ampana dengan masing-masing desa terbakar seluas 1 hektare.
BPBD Kabupaten Tojo Una-Una telah melakukan asesmen dan pemadaman ke lokasi. Kondisi mutakhir pada hari yang sama, api berhasil dipadamkan dan kondisi aman terkendali.
Adapun kejadian terakhir terjadi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Minggu (20/9). Berdasarkan laporan warga melihat kobaran api yang besar di Desa Kemangguan, Kecamatan Alian yang diduga terdapat warga yang sedang membakar sampah. Musim kemarau dan angin yang bertiup lumayan kencang mengakibatkan api menyebar dengan cepat. Kerugian materiil mencapai 5 hektare lahan terbakar.
BPBD Kabupaten Kebumen melakukan asesmen ke lokasi dan pemadaman api bersama Damkar Mako dan warga sekitar. Api pun berhasil dipadamkan pada hari yang sama.
Melihat kejadian kebakaran hutan dan lahan yang terjadi, BNPB mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran sampah, tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi musim kemarau dan angin kencang sangat berpotensi memicu kebakaran.
Sementara itu pemerintah daerah untuk terus melakukan monitoring di wilayah rawan karhutla, memastikan kesiapan sarpras pemadaman, serta melakukan sosialisasi dan patroli terpadu bersama unsur terkait. Apabila masyarakat melihat adanya titik api atau kepulan asap segera laporkan kepada aparat setempat agar dapat segera dilakukan penanganan cepat.







