• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 21 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi Bogor: Rem Truk Tidak Standar Pabrik, Overload 12 Ton, Kecepatan 100 Km/Jam

Editor
Sabtu, 15 Februari 2025 - 05:32
Bendi Wijaya, sopir truk tronton dalam kecelakaan maut di Gerbang Tol Ciawi 2, Bogor.(Foto:Istimewa).

Bendi Wijaya, sopir truk tronton dalam kecelakaan maut di Gerbang Tol Ciawi 2, Bogor.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BOGOR– Direktorat Lalu-Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat dan Polresta Bogor Kota, mengungkap hasil penyelidikan dan penyidikan dalam kecelakaan maut di Gerbang Tol Ciawi 2, Bogor. Truk tronton mengangkut air mineral galon, selaku pemicu kecelakan tabrakan beruntun di Gerbang Tol Ciawi 2, memiliki rem sudah tidak sesuai standar pabrik, overload muatan hingga 12 ton, dan saat kejadian melaju di atas 100 kilometer/jam.

“Berdasarkan hasil ramp check (pemeriksaan kelayakan kendaraan), kita temukan bahwa kondisi sistem pengereman dalam keadaan sudah tidak sesuai standar pabrikasi,” ujar Wakil Direktur Lalu-Lintas (Wadirlantas) Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Edwin Affandi, mengungkap hasil penyelidikan dan penyidikan dalam kecelakaan maut di Gerbang Tol Ciawi 2, Bogor, di Markas Polresta (Mapolresta) Bogor Kota, Sabtu (15/02/2025).

RelatedPosts

Program Restrukturisasi Mesin Kemenperin Dorong Modernisasi Industri Agro

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kabar Duka dari Masjidil Haram, Muadzin Syaikh Ibrahim bin Adel Hamza Al-Madani Wafat

Kasus Suap Buka Blokir Hak Guna Bangunan, KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor

Didampingi Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Eko Prasetyo, Edwin, mengungkapkan, terdapat komponen sudah tidak sesuai standar, atau sudah terjadi kerusakan akibat penggunaan. Hal tersebut mengakibatkan beberapa kondisi, seperti tromol dan kampas rem sudah tidak sesuai standar pabrikasi.

“Kekuatan daya cakram rem-nya menjadi berkurang. Gambarannya adalah, dengan adanya kelebihan muatan dan kurangnya daya cakram rem, mengakibatkan kendaraan tidak bisa dikendalikan dengan baik apabila dilakukan perlambatan,” ungkap Edwin.

Selain itu, sistem rem di bagian depan sudah dalam kondisi terbakar. Saat dilakukan pemeriksaan, terdapat kebocoran pada sistem rem yang lain.

“Tromol dan kampas rem tidak sesuai standar pabrikasi, berakibat penggunaan rem pada roda belakang tergerus sampai 4 mm jaraknya, yang seharusnya 0,3 mm. Jadi, rem tidak berfungsi dengan baik, tidak sesuai pabrikasi, sejak awal berangkat dari pool,” pungkas Edwin.

 Overload 12 Ton

Edwin menjelaskan, truk tronton bermuatan air mineral galon, yang dikemudikan Bendi Wijaya, juga kelebihan muatan, alias overload. Truk mengalami overload muatan hingga 12 ton dari batas.

“Kemudian, hasil ramp check kendaraan dan perhitungan di lapangan, ditemukan fakta pengangkutan muatan kendaraan, overload sekitar 12 ton. Seharusnya truk mengangkut muatan dengan berat maksimal 12 ton, saat kejadian, mengangkut sekitar 24 ton,” kata Edwin.

Edwin menjelaskan, sebelum terjadi tabrakan beruntun melibatkan tujuh kendaraan, truk melaju dengan kecepatan 90 hingga 100 kilometer per jam. Angka kecepatan laju truk diperoleh dari bukti petunjuk kamera pengawas, CCTV, keterangan saksi, hingga traffic accident analysis (TAA).

“Beberapa fakta kita temukan di TKP (tempat kejadian perkara). Sebelum terjadi kecelakaan, sopir mengemudikan kendaraan di kecepatan 90 hingga 100 km per jam,” jelas Edwin.

Di ruas jalur yang dilintasi, batas kecepatan maksimal adalah 80 kilometer per jam. Hasil penyelidikan, diketahui saat kecelakaan terjadi, truk melaju di atas kecepatan 100 kilometer per jam.

“Terkait hasil temuan dan penyelidikan tersebut, juga berdasarkan bukti petunjuk CCTV,  keterangan saksi, maupun jejak kendaraan berdasarkan TAA, kita mensimulasikan, saat terjadi kecelakaan, sopir truk (Bendi Wijaya) terbukti melaju dengan kecepatan di atas 100 kilometer per jam,” tutup Edwin.

Peristiwa kecelakaan tabrakan beruntun di Gerbang Tol Ciawi 2, terjadi pada Selasa (04/02/2025) malam, sekitar pukul 23.30 WIB, melibatkan tujuh kendaraan, mengakibatkan delapan korban tewas, dan 11 lainnya luka berat dan ringan. Ketujuh kendaraan yang terlibat kendaraaan, yakni truk tronton mengangkut air mineral galon, lima minibus, dan satu sedan.(chd).

Tags: polda jabarpolres bogorpolresta bogor kota

Related Posts

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika.(Foto: Dok. Kemenperin)

Program Restrukturisasi Mesin Kemenperin Dorong Modernisasi Industri Agro

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berkomitmen meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sektor industri agro, khususnya hasil hutan dan...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kabar Duka dari Masjidil Haram, Muadzin Syaikh Ibrahim bin Adel Hamza Al-Madani Wafat

Editor
21 September 2026

MAKKAH — Kabar duka menyelimuti umat Islam di seluruh dunia dan pengelola Dua Masjid Suci. Salah satu suara merdu pemandu...

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.(Foto:Istimewa).

Kasus Suap Buka Blokir Hak Guna Bangunan, KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BOGOR--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus suap buka blokir Hak Guna Bangunan (HGB) di Bogor, Jawa...

Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), alim ulama, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan, pimpinan pondok pesantren, aparatur pemerintah, serta masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Kuningan, Senin (21/9/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Pemkab dan Forkopimda Kuningan Gelar Salat Istisqa

Editor
21 September 2026

KUNINGAN – Di tengah kondisi kemarau dan kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah, Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama unsur...

Kondisi lahan seluas 5 hektar yang terbakar di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada Minggu (20/9). (Foto: BPBD Kabupaten Kebumen.)

Kejadian Bencana dan Penanganannya Per 21 September 2026

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana dan penanganannya yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat pada...

Wakil Komandan Korps Brimob Polri, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, cek kesiapan personel gabungan Polda Jawa Barat dalam pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.(Foto:Humas Polda Jabar).

Polda Jabar Terjunkan 2.025 Personel Gabungan Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menerjunkan sebanyak 2.025 personel gabungan, untuk mengamankan perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026, yang digelar di Stadion...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.