• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 13 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kebakaran Hutan Gunung Ciremai Berhasil Dikendalikan

Editor
Minggu, 13 September 2026 - 04:57
Kebakaran di Gunung Ciremai.(Foto: TNGC Via Kemenhut)

Kebakaran di Gunung Ciremai.(Foto: TNGC Via Kemenhut)

KUNINGAN — Kementerian Kehutanan melalui Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) berhasil mengendalikan kebakaran hutan yang terjadi selama tiga hari, 7–9 September 2026. Kebakaran melanda Blok Simaung, Tegal Bodas, Cileutik, Jalan Maling Situmpuk, dan Panjakroma.

Kebakaran terdeteksi pada 7 September 2026 pukul 12.05 WIB setelah petugas TNGC menerima laporan masyarakat mengenai kepulan asap di sekitar Blok Simaung, Desa Singkup. Kepulan asap tersebut juga terpantau oleh tim Patroli Udara Tanpa Awak (PUTA) Posko Dalkarhut SPTN Wilayah I Kuningan. Kondisi angin kencang, serasah, dan semak belukar yang kering turut mempercepat penyebaran api.

RelatedPosts

Ibu dan Bayi di Garut Ditemukan Tewas, Diduga Gegara Praktik Aborsi

325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan di Jawa Barat

Kebakaran Gunung Bromo: Unsur Kesengajaan Diselidiki

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai Toni Anwar mengatakan, kondisi angin yang kencang dan medan berbatu menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran di kawasan TNGC.

“Api beberapa kali kembali menyala karena tiupan angin. Petugas terus melakukan pemadaman dan penyisiran hingga memastikan seluruh titik api benar-benar padam. Upaya ini penting untuk mencegah kebakaran meluas dan melindungi kawasan hutan konservasi,” ujar Toni melalui keterangan resmi Humas Kemenhut.

Proses pemadaman dilakukan secara darat menggunakan peralatan manual dan mekanis, kemudian dilanjutkan dengan mopping up untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali berkembang.

Setelah dilakukan penyisiran hingga 9 September 2026 pukul 15.51 WIB, seluruh titik api berhasil dipadamkan. Blok Simaung, Tegal Bodas, Cileutik, Jalan Maling Situmpuk, dan Panjakroma dinyatakan clear and clean dari api, dengan perkiraan luas areal terbakar mencapai 46,42 hektare.

Sepanjang 2026, kebakaran yang terjadi sejak 21 Juli 2026 hingga kejadian pada September telah menyebabkan hampir 97,32 hektare kawasan Ciremai terbakar. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan upaya pencegahan kebakaran di kawasan konservasi.

Balai TNGC mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran. Menjaga Gunung Ciremai berarti menjaga ekosistem, keanekaragaman hayati, dan manfaat hutan bagi kehidupan.

Tags: gunung ciremai

Related Posts

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Ibu dan Bayi di Garut Ditemukan Tewas, Diduga Gegara Praktik Aborsi

Editor
13 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas bersama bayi yang baru dilahirkannya. Kematian ibu dan...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan di Jawa Barat

Editor
13 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Ratusan hektare lahan terbakar dan ratusan ribu kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan di Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah...

Tim ahli karhutla dan akademisi menelusuri penyebab utama kebakaran Gunung Bromo serta mengusut dugaan tindak pidananya.(Foto: Humas Kemenhut)

Kebakaran Gunung Bromo: Unsur Kesengajaan Diselidiki

Editor
13 September 2026

PROBOLINGGO - Penanganan kebakaran di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melibatkan tim ahli karhutla dan akademisi guna menelusuri penyebab...

Kondisi lahan yang terbakar di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Jumat (11/9). (Foto: BPBD Kabupaten Ponorogo.)

Editor
13 September 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan laporan yang dihimpun BNPB...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 13/9/2026 Antam Rp 2.604.000 Per Gram

Editor
13 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 13/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.604.000 per gram...

Wali Kota Dedie Rachim di GOR Pajajaran.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Pembangunan GOR Pajajaran Akan Rampung 2027

Editor
13 September 2026

BOGOR - Pembangunan Stadion Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran sampai saat ini terus dilanjutkan. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.