• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

KCIC Pastikan Keamanan Perjalanan Whoosh

Editor
Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:16
Pemeriksaan dan perawatan berkala menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan serta keandalan operasional Whoosh.(Foto: KCIC)

Pemeriksaan dan perawatan berkala menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan serta keandalan operasional Whoosh.(Foto: KCIC)

SATUJABAR, JAKARTA – KCIC memanfaatkan teknologi tinggi Rail Flaw Detection Vehicle atau RFD untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi rel Whoosh. Teknologi ini digunakan untuk mendeteksi potensi cacat pada rel secara dini sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan perjalanan kereta cepat.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, pemeriksaan dan perawatan berkala menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan serta keandalan operasional Whoosh. Sejak mulai beroperasi pada 2023, Whoosh mencatatkan zero accident dan menjaga tingkat ketepatan waktu perjalanan di angka sekitar 99%.

RelatedPosts

MotoGP Mandalika Pertamina Dorong Homestay Lokal Naik Kelas

PMI Manufaktur Naik ke 52,4, Menkeu: Indikasi Ekspansi

Menkeu Suahasil: APBN Kredibel, Kinerja Fiskal Terjaga

“Keselamatan perjalanan merupakan prioritas utama KCIC. Karena itu, pemeriksaan prasarana dilakukan secara rutin dan terukur, termasuk dengan memanfaatkan teknologi tinggi seperti Rail Flaw Detection Vehicle. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen KCIC dalam menjaga layanan Whoosh tetap aman, andal, dan tepat waktu bagi masyarakat,” ujar Eva melalui keterangan resminya.

Pemeriksaan menggunakan RFD dilakukan pada jalur Whoosh sepanjang 142 km, baik pada sisi kanan maupun kiri atau pada dua arah perjalanan. Pemeriksaan cacat rel mencakup pengecekan sambungan, penampang rel, serta potensi kecacatan seperti goresan atau anomali lain pada rel. Selain itu, pemeriksaan juga memperhatikan kondisi komponen pendukung di lintas, termasuk kabel-kabel persinyalan yang berada di area jalur.

Pemeriksaan RFD dilakukan setiap dua bulan sekali dengan kecepatan operasi sekitar 80 km per jam. Dalam satu kali kegiatan pemeriksaan pulang-pergi, RFD membutuhkan waktu kerja sekitar 3,5 jam dan dilakukan pada window time, yaitu saat seluruh perjalanan Whoosh telah selesai beroperasi, sehingga tidak mengganggu layanan kepada penumpang.

Pengoperasian RFD saat ini telah dilakukan sepenuhnya oleh 8 personel Indonesia setelah melalui proses transfer knowledge dari tenaga profesional. Tim tersebut terdiri dari driver, petugas pemeriksaan, serta petugas analisis yang bertugas memastikan data hasil pemeriksaan dapat dibaca dan ditindaklanjuti dengan tepat.

Data hasil pemeriksaan RFD kemudian dianalisis untuk mengetahui potensi temuan pada rel maupun komponen pendukung di lintas. Hasil analisis tersebut menjadi dasar bagi petugas perawatan jalur di lapangan untuk melakukan tindak lanjut secara langsung sesuai kebutuhan.

Selain untuk pemeriksaan berkala, RFD juga dapat digunakan untuk pengecekan lintas apabila terjadi kondisi tertentu yang berpotensi memengaruhi prasarana, seperti bencana alam, gempa bumi, badai, atau cuaca ekstrem. Dalam kondisi tersebut, sarana ini dapat dikerahkan untuk memastikan kondisi jalur tetap aman sebelum perjalanan kembali dilanjutkan secara normal.

Selain RFD, KCIC juga memiliki rangkaian teknologi perawatan dan pemeriksaan lain melalui CIT yang mencakup pemeriksaan track geometry, sinyal, telekomunikasi, serta Listrik Aliran Atas atau LAA. Seluruh sistem ini menjadi bagian dari perawatan berlapis untuk menjaga keandalan prasarana Whoosh.

Eva menambahkan, pemanfaatan teknologi modern dalam perawatan prasarana tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran operasional, tetapi juga memperkuat budaya keselamatan di lingkungan KCIC.

“Melalui pemanfaatan teknologi tinggi, perawatan berkala, serta pengoperasian oleh personel Indonesia, KCIC terus berkomitmen menghadirkan layanan kereta cepat yang aman, andal, tepat waktu, dan berstandar tinggi bagi masyarakat,” tutup Eva.

Tags: kcicLibur Iduladhawhoosh

Related Posts

Atmosfer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terasa sejak pengunjung tiba di Bandara Internasional Lombok.(Foto: Pertamina)

MotoGP Mandalika Pertamina Dorong Homestay Lokal Naik Kelas

Editor
9 Oktober 2026

LOMBOK - Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit tak hanya menjadi magnet bagi wisatawan,...

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).(Foto: Dok. Kemenkeu)

PMI Manufaktur Naik ke 52,4, Menkeu: Indikasi Ekspansi

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Sektor manufaktur Indonesia menunjukkan tren ekspansi dengan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur mencapai 52,4 pada September 2026. Capaian...

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).(Foto: Dok. Kemenkeu)

Menkeu Suahasil: APBN Kredibel, Kinerja Fiskal Terjaga

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir September 2026 tetap terjaga di tengah meningkatnya indikator volatilitas....

(Image: BRIN)

Impor Implan Tulang Traumatik Capai 94%, Profesor Riset BRIN Dorong Inovasi Lokal

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Implan tulang traumatik berperan penting untuk menstabilkan dan memperbaiki tulang akibat kecelakaan atau cedera dimana kebutuhan terus meningkat....

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan hasil riset dan teknologi antariksa untuk mendukung edukasi astronomi bagi masyarakat. Upaya ini dilakukan antara lain melalui keterlibatan periset dalam kegiatan pembelajaran serta dukungan peralatan pengamatan astronomi di Imah Noong, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.(Image: BRIN)

BRIN dan Imah Noong Dongkrak Literasi Astronomi

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan hasil riset dan teknologi antariksa untuk mendukung edukasi astronomi...

Kondisi lahan yang terbakal terjadi di Desa Kawung, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Kamis (8/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sragen)

Kejadian dan Penanganan Bencana Hingga Jum’at (9/10)

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana dalam pemantauan selama 24 jam, sejak Kamis (8/10) pukul...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.