SATUJABAR, BANDUNG–Polisi menemukan dua mayat laki-laki dan perempuan di dalam mobil terpakir di halaman rumah kosong di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kedua mayat tersebut, diketahui sebagai pasangan suami-istri Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan, yang menjadi korban perampokan di wilayah Kabupaten Bogor.
Penemuan dua mayat laki-laki dan perempuan, diketahui polisi setelah memeriksa dalam mobil minibus yang terparkir di halaman rumah kosong di Kampung Pamucatan, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (03/03/2026), sekitar pukul 09.00 WIB. Satreskrim Polres Cimahi memastikan, kedua mayat yang ditemukan dalam mobil minibus, merupakan korban kasus pencurian dengan kekerasan (curas), atau perampokan, di wilayah hukum Polres Bogor.
“Jadi kami menerima informasi dari Satreskrim Polres Bogor, di wilayahnya telah terjadi perbuatan aksi pencurian dengan kekerasan (curas). Berdasarkan hasil pendalaman, pelakunya membuang jasad korban di wilayah hukum Polres Cimahi,” ujar Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Teguh Kumara kepada wartawan, Selasa (03/03/2026).
Teguh mengatakan, penemuan dua mayat laki-laki dan perempuan dalam mobil tersebut, berdasarkan pengakuan pelaku yang sudah ditangkap Tim Satreskrim Polres Bogor. Dari hasil koordinasi, Tim Satreskrim Polres Cimahi menelusuri informasi lokasi pelaku membuang kedua mayat korban dalam mobil.
Identitas kedua mayat diketahui bernama Mohammad Afzal, berusia 56 tahun, dan Firza Afzal, berusia 47 tahun, Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan. Keduanya merupakan pasangan suami-istri, tinggal di Kampung Citeko Lapang, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, keduanya (korban) suami-istri WNA asal Pakistan. Hanya saja, suaminya sudah memiliki KTP Indonesia, atau sudah menjadi WNI,” kata Teguh.
Teguh mengungkapkan, pelaku diduga sengaja membuang jauh kedua mayat korban dari lokasi kejadian ke wilayah hukum Polres Cimahi, untuk menghilangkan jejak. Tim Satreskrim Polres Cimahi, berusaha menelusuri keberadaan kendaraan minibus yang mengangkut kedua mayat korban di sepanjang Jalan Raya Padalarang, hingga berhasil menemukannya terpakir di halaman rumah kosong.
Setelah selesai dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan proses identifikasi, kedua mayat korban dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Kedua mayat suami-istri tersebut, saat ditemukan dibungkus karung dengan sejumlah luka di tubuhnya.








