• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kasus HIV/AIDS Masih Seperti Fenomena Gunung Es

Editor
Minggu, 28 Agustus 2022 - 08:07
kasus hiv/aids

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung dr. Ira Dewi Jani (bandung.go.id)

BANDUNG: Kasus HIV/AIDS di Kota Bandung terlihat seperti fenomena gunung es sehingga upaya deteksi terhadap pengidap dapat membantunya lebih sehat dan produktif.

Menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Ira Dewi Jani stigma negatif dan diskriminasi dari masyarakat terhadap para pengidap HIV/AIDS semakin menyulitkan penanganan.

RelatedPosts

Indonesia – Brunei Darussalam – Malaysia – Singapura Usulkan Tari Zapin sebagai Nominasi Multinasional Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Kemenpar Salurkan Bantuan ke Sade, Ekonomi Kembali Bergerak

Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten

“Semakin cepat penyakit ini bisa dideteksi, maka harapan hidup sehat dan produktif bagi para pengidap HIV/AIDS bisa semakin tinggi,” katanya dikutip situs Pemkot Bandung.

Dia mengatakan meskipun tidak bisa sembuh, tapi bisa berkurang sampai tidak bisa terdeteksi atau undetectable. Kalau tidak terdeteksi, dia tidak bisa menular.

“Makanya kita mesti cari yang HIV/AIDS karena kalau tidak, nanti terlihatnya seperti fenomena gunung es,” ucapnya.

Baginya, stigma negatif tentang HIV/AIDS membuat para tenaga kesehatan sulit mendeteksi secara dini.

Padahal, jika bisa dideteksi secara dini, masih ada kesempatan agar seseorang tidak masuk ke fase AIDS.

“Jangan sampai ada yang meninggal karena sudah masuk fase AIDS. Semoga kita sudah bisa menemukan dan mengobati dari fase HIV saja,” katanya dikutip situs Pemkot Bandung.

Penyakit HIV/AIDS, jelas Ira, meski bisa diobati, tapi pengidapnya tak akan pernah sembuh.

Jika seseorang telah terdiagnosa HIV dan tercatat, serta terlaporkan dalam Sistem Informasi HIV (SIH), maka datanya akan terus ada sampai meninggal. Sehingga jumlah kasusnya termasuk kumulatif.

PENDATAAN

Dinkes terus mengumpulkam kasusnya dari 1991-2021.

Jumlah total kasusnya sampai dengan Desember 2021 mencapai 5.843.

Sebanyak 6,97 persen adalah mahasiswa atau terdapat 407 kasus selama 30 tahun.

Jika dirata-ratakan per tahun, kasus HIV/AIDS di Kota Bandung mencapai 300-400 kasus.

Paling banyak faktor risikonya yakni hubungan heteroseksual.

Dari data yang dikumpulkan Dinkes Kota Bandung sepanjang 30 tahun terakhir, usia paling banyak yang terkena HIV/AIDS adalah 20-29 tahun.

HIV ini perjalanan penyakitnya 3-10 tahun. Kalau daya tahan tubuhnya tidak baik, 3 tahun sudah menunjukkan gejala ke arah AIDS.

Kalau daya tahan tubuhnya bagus, baru bisa kelihatannya 10 tahun kemudian.

Meski begitu, sebenarnya ada faktor lain yang menyebabkan kasus HIV/AIDS bisa terjadi.

Selain seks bebas dan penyalahgunaan napza, penularan dari ibu ke anak, serta tenaga medis yang mengalami kecelakaan kerja juga menjadi salah satu faktornya.

“Orang itu baru bisa didiagnosa HIV setelah dia melakukan tes karena tidak ada tanda dan gejala spesifik bagi orang yang terkena HIV. Namun, biasanya para pengidap ini malu untuk tes HIV/AIDS,” tutur Ira.

Oleh karena itu, stigma dan diskriminasi harus dihilangkan agar seseorang itu mau untuk dites HIV.

Ia menuturkan, dengan demikian orang tersebut bisa hidup lebih produktif dan tidak masuk ke fase AIDS.

Mata rantainya bisa diputus dengan pengobatan.

Pengobatan HIV/AIDS telah dijamin oleh pemerintah. Sehingga, Ira berpesan, jangan sampai para pengidap HIV/AIDS merasa seperti divonis mati.

Tags: aidshivkesehatan

Related Posts

Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan RI bersama Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura resmi mengumumkan secara serentak pengusulan Tari Zapin sebagai nominasi multinasional untuk masuk dalam UNESCO Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.(Foto: Dok. Kemenbud)

Indonesia – Brunei Darussalam – Malaysia – Singapura Usulkan Tari Zapin sebagai Nominasi Multinasional Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Editor
1 Oktober 2026

JAKARTA - Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan RI bersama Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura resmi mengumumkan secara serentak pengusulan Tari Zapin...

Kementerian Pariwisata menyalurkan bantuan pemulihan usaha bagi masyarakat Dusun Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang terdampak kebakaran pada 22 Agustus 2026.(Foto: Humas Kemenpar)

Kemenpar Salurkan Bantuan ke Sade, Ekonomi Kembali Bergerak

Editor
1 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata menyalurkan bantuan pemulihan usaha bagi masyarakat Dusun Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang terdampak...

– bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Koordinasi dan Sinergitas dalam Rangka Pelaksanaan Tugas dan Fungsi.(Foto: Website bank bjb)

Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten

Editor
1 Oktober 2026

BANTEN – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Koordinasi dan Sinergitas...

Savings Bond Ritel atau SBR015

SBR015 Hadir, bank bjb Buka Akses Investasi SBN Ritel bagi Masyarakat

Editor
1 Oktober 2026

BANDUNG – Pilihan instrumen investasi saat ini semakin beragam dan mudah. Cukup sambil ngopi, lalu buka gadget, bisa memilih dan...

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza saat membuka Pameran dalam rangka Hari Batik Nasional (HBN) 2026 di Surabaya, Rabu (30/9).(Foto: Humas Kemenperin)

Hari Batik Nasional 2026, Kemenperin: Jaga Keberlanjutan

Editor
1 Oktober 2026

Hari Batik Nasional menjadi momentum kita bersama untuk meningkatkan kesadaran kolektif dan menumbuhkan rasa kecintaan pada batik. JAKARTA - Industri...

Trade Expo Indonesia; Sejumlah narasumber tampak dalam Konferensi Pers Technical Meeting TEI ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (30/9).(Foto: Humas Kemendag)

Trade Expo Indonesia 2026: Buyer dari 113 Negara Sudah Daftar

Editor
1 Oktober 2026

TANGERANG - Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 2026 telah menjaring antusiasme yang tinggi dari buyer internasional dan pelaku usaha...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.