Berita

Kapolri Jamin Institusinya Profesional Tangani Kasus Pembunuhan Vina dan Eky

SATUJABAR, BANDUNG – Profesional dipastikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menangani kasus pembunuhan Vina Dewi alias Vina dan Muhamad Rizky alias Eky.

Polri masih terus mendalami, meski kasus pembunuhan yang terjadi delapan tahun lalu tersebut, sudah sampai di meja hijau (meja persidangan).

“Kami minta agar kasus tersebut (pembunuhan Vina dan Eky) betul-betul ditangani secara tuntas, profesional, dan transparan, karena ini menjadi perhatian publik. Berikan rasa keadilan,” ujar Sigit dalam pernyataannya di Lapangan Bhayangkara Markas Besas (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (22/06/2024).

Sigit mengakui, kasus pembunuhan Vina dan Eky, yang terjadi di Cirebon, 27 Agustus 2016 silam, telah menjadi perhatian publik.

Kapolri menegaskan, meski peristiwa pembunuhan terjadi pada tahun 2016, institusi Polri tetap melihat lebih dalam pada kasus tersebut.

“Bahwa ini menjadi perhatian publik, sehingga kita minta semuanya turun melihat peristiwa yang terjadi. Walaupun sebenarnya kasus tersebut (kasus pembunuhan Vina dan Eky) sudah ada di pengadilan, sudah ada putusan inkrah, sudah kasasi, namun kami tetap meminta untuk didalami,” tegas Sigit.

Alat Bukti Ilmiah

Sigit menyebutkan, cara investigasi berdasarkan sains (scientific crime investigation) kini sangat dikedepankan Polri. Alat bukti harus cukup dan lengkap, dan tim dari Mabes Polri diterjunkan untuk mendalaminya.

“Terkait kasus ini kan menjadi perhatian publik. Kami sudah pesan kepada Polda Jawa Barat, dan juga telah menurunkan tim asistensi dari Propam, Irwasum, dari Bareskrim Polri,” kata Sigit.

Sigit meminta proses hukum terhadap Pegi sesuai alat bukti yang cukup, dan akan lebih baik dilengkapi secara ilmiah.

Dalam poses hukum, dalam hal ini proses penyelidikan dan penyidikan, semuanya akan menjadi lebih baik jika dilengkapi dengan scientific crime investigation.

“Proses penyelidikan dan penyidikan suatu perkara yang dilakukan secara ilmiah, maka akan menjadi bukti tidak terbantahkan. Kami telah mengingatkan agar bukti cukup dalam penanganan tersangka Pegi dilengkapi Polda Jawa Barat (Jabar),” jelas Sigit.

Sigit menambahkan, bukti yang nantinya tidak akan terbantahkan tersebut, tentunya diatur KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana).

Alat-alat bukti, atau barang bukti tersebut harus betul-betul bisa dilengkapi oleh rekan-rekan penyidik yang ada di Polda Jabar.

Editor

Recent Posts

Asian Games 2026, Menpora Erick Motivasi Skuad Bulu Tangkis

JAKARTA – Asian Games 2026 sudah di depan mata. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia…

8 jam ago

Ratusan ASN di Kota Sukabumi Terindikasi Terlibat Judi Online, Transaksi Tembus Rp.1,7 Miliar

SATUJABAR, SUKABUMI--Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Jawa Barat, terindikasi…

8 jam ago

Karhutla di Jawa Timur Meluas

JAKARTA - Karhutla atau kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di sejumlah kawasan pegunungan di…

8 jam ago

Penemuan Mayat Pemuda di Bogor, Polisi Amankan Seorang Pelaku

SATUJABAR, BOGOR--Polres Bogor, Jawa Barat mengamankan seorang pelaku terkait penemuan mayat pemuda di wilayah Kabupaten…

9 jam ago

2 ASN Pemkot Cimahi Diberhentikan Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi di Disnaker

SATUJABAR, CIMAHI--Dua tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi, Jawa…

12 jam ago

Pendaftar Petugas Haji 2027 Non Nakes Capai 75 Ribu Orang

JAKARTA – Pendaftar petugas haji atau Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1448 H/2027…

13 jam ago

This website uses cookies.