BANDUNG – Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., mengungkapkan bahwa hingga Selasa pagi (1/4), tercatat sebanyak 1,9 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta selama arus mudik Lebaran 2025.
Angka ini diperoleh berdasarkan perhitungan dari empat gerbang tol utama, yaitu Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa, dengan peningkatan sebesar 0,5% dibandingkan dengan mudik tahun 2024.
Dari jumlah tersebut, penyebaran kendaraan terdeteksi ke berbagai arah, antara lain 726.565 unit kendaraan menuju Transjawa, 491.987 unit ke Merak, 368.924 unit ke Bandung, dan 375.676 unit menuju Puncak Bogor.
Kakorlantas Polri juga mengungkapkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada Jumat (28/3), dengan sekitar 258 ribu kendaraan yang keluar Jakarta. “Berdasarkan data yang diterima dari Jasa Marga, total lalu lintas kumulatif keluar Jakarta selama periode H-10 Idul Fitri, yakni mulai 21 Maret 2025 pukul 06.00 WIB hingga H+1 pada 1 April 2025 pukul 06.00 WIB, tercatat sebanyak 1.963.152 kendaraan,” ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Dengan jumlah kendaraan yang terus meningkat, pihak kepolisian dan Jasa Marga terus memantau situasi arus mudik untuk memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan bagi masyarakat yang merayakan Lebaran.