• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 22 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kabupaten Kuningan Luncurkan Gembol, Gerakan Menanam Boled

Editor
Selasa, 22 September 2026 - 05:52
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar luncurkan program Gembol.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar luncurkan program Gembol.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai salah satu fondasi ketahanan pangan sekaligus sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan launching GEMBOL (Gerakan Menanam Boled) oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam kegiatan Sosialisasi Demplot Pertanian Tahun Anggaran 2026 dan Penyerahan Bantuan Sarana Produksi Pertanian di Lapangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Senin (21/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kuningan menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, gedung, maupun teknologi, tetapi juga harus memberikan perhatian serius terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan.

RelatedPosts

Bank Kota Bogor Jalin Kerjasama dengan Entech Global Singapore dan Group Pestigo

Penggeledahan di Kantor Summarecon Bogor, Penyidik KPK Angkut Kardus dan Koper

OJK Terbitkan Aturan Pemegang Saham Bursa Efek

“Percuma jalan bagus, gedung bagus, teknologi maju, kalau kita tidak bisa makan. Intinya pembangunan itu harus mengutamakan ketahanan pangan,” ujar Bupati seperti dikabarkan Humas Pemkab Kuningan.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki prospek yang besar untuk menjadi sumber penghidupan masyarakat. Karena itu, stigma lama yang mengidentikkan profesi petani dengan kemiskinan perlu ditinggalkan. Perkembangan pasar dan meningkatnya perhatian pemerintah terhadap ketahanan pangan justru membuka peluang baru bagi generasi muda untuk menekuni sektor pertanian secara lebih modern dan profesional.

Bupati juga menyoroti potensi komoditas ubi jalar Kuningan yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan tidak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga melalui pengolahan dan pemasaran hingga pasar yang lebih luas.

Ia menceritakan pengalamannya ketika melihat produk olahan ubi jalar asal Kuningan dalam sebuah festival makanan internasional di Seoul, Korea Selatan. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa komoditas pertanian lokal memiliki peluang untuk menembus pasar luar negeri apabila dikelola secara serius.

“Boled ini prospeknya luar biasa. Korea, Jepang dan negara-negara Asia lainnya sudah mulai melirik makanan yang sehat seperti ubi jalar. Ini peluang yang harus kita manfaatkan,” ungkapnya.

Bupati menilai pengembangan pertanian tidak cukup hanya dengan meningkatkan produksi. Petani juga perlu diperkuat melalui pengetahuan, teknologi, kelembagaan, akses sarana produksi, hingga pemasaran agar nilai tambah hasil pertanian dapat dinikmati oleh petani.

Karena itu, ia mendorong para petani untuk membangun kelembagaan yang kuat dan mengedepankan kebersamaan.

“Kalau kita berjuang sendiri-sendiri mungkin tidak terdengar. Tetapi kalau petani kompak dan memiliki kelembagaan, posisi tawarnya akan berbeda,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan pertanian melalui demplot, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pemberian bantuan sarana produksi.

Ia menjelaskan, berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 02/KPTS/2025 tentang Kawasan Pertanian Nasional, Kabupaten Kuningan ditetapkan sebagai bagian dari kawasan pertanian nasional untuk sejumlah komoditas tanaman pangan.

Untuk komoditas padi, kawasan yang ditetapkan mencapai 27.716 hektare, jagung 2.500 hektare, ubi kayu 1.180 hektare, serta ubi jalar 2.530 hektare.

“Kebijakan ini bukan hanya angka dalam sebuah dokumen. Ini adalah amanah, peluang sekaligus tanggung jawab. Kawasan pertanian yang telah ditetapkan harus kita isi dengan produktivitas, inovasi, peningkatan kualitas, penguatan kelembagaan dan peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Wahyu.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan sarana produksi berupa pupuk kepada 300 petani ubi jalar di Kabupaten Kuningan.

Wahyu menegaskan, bantuan tersebut tidak boleh dimaknai sebatas pemberian barang. Pupuk merupakan input produksi, sedangkan tujuan akhirnya adalah meningkatkan produktivitas, keuntungan usaha tani, dan kesejahteraan keluarga petani.

“Bantuan tanpa pengetahuan tidak akan optimal, teknologi tanpa pendampingan tidak akan maksimal, dan produksi tanpa kelembagaan yang kuat akan sulit berkembang menjadi kekuatan ekonomi,” jelasnya.

Selain bantuan sarana produksi, kegiatan juga menjadi momentum sosialisasi demplot atau demonstrasi plot pertanian serta pengembangan kapasitas kelembagaan petani.

Salah seorang petani dari Desa Linggamekar, Kecamatan Cilimus, Pak Bangun, turut menyampaikan pengalaman keberhasilan pelaksanaan demplot ubi jalar.

Ia mengatakan, sebelum penerapan pola budidaya dan pemupukan dalam demplot, hasil produksi di wilayahnya berada di kisaran 3,5 ton per 100 bata. Setelah dilakukan penerapan berdasarkan hasil demplot, produktivitas meningkat hingga sekitar 6,3 ton per 100 bata pada musim penghujan.

Menurut Bangun, keberhasilan tersebut tidak hanya ditentukan oleh pupuk, tetapi juga proses budidaya secara menyeluruh, mulai dari persiapan lahan, kondisi pH tanah, pemilihan bibit, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga perawatan tanaman.

Ia berharap dukungan sarana pertanian juga terus diperkuat, khususnya ketersediaan alat dan mesin pertanian. Menurutnya, kebutuhan tersebut cukup besar mengingat luas lahan pertanian di wilayahnya mencapai ratusan hektare.

“Kami berharap bantuan untuk alat pertanian, terutama traktor, karena di tempat kami lahannya ratusan hektare sementara traktornya hanya satu atau dua. Kalau mau menggunakan, harus menunggu cukup lama,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Bupati Kuningan secara resmi meluncurkan GEMBOL (Gerakan Menanam Boled) sebagai salah satu langkah untuk mendorong pengembangan komoditas ubi jalar di Kabupaten Kuningan.

Bupati berharap gerakan tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem pertanian, mulai dari budidaya, peningkatan produktivitas, pengolahan, hingga perluasan pasar.

“Dengan tekad Bapak dan Ibu semua untuk mendorong pertanian semakin maju, insyaallah saya sebagai Bupati akan terus memberikan perhatian. Mudah-mudahan ketahanan pangan Kuningan, termasuk boled, semakin meningkat dari waktu ke waktu,” tutur Bupati.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani dan para petani.

“Yang paling penting adalah kerja sama dan kekompakan antara petani, pemerintah dan PPL. Dengan kerja sama dan kekompakan, saya yakin hasil pertanian kita bisa terus meningkat,” pungkasnya.

Launching GEMBOL kemudian ditandai dengan pernyataan resmi Bupati Kuningan bahwa Gerakan Menanam Boled Kabupaten Kuningan telah diluncurkan.

Program tersebut diharapkan menjadi salah satu pengungkit pengembangan ubi jalar Kuningan, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi petani untuk meningkatkan produktivitas, nilai tambah dan kesejahteraan melalui sektor pertanian.

Tags: GembolKuninganPemkab Kuningan

Related Posts

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bank Kota Bogor sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan Entech Global Singapore dan Group Pestigo di Paseban Suradipati, Senin (21/9/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Bank Kota Bogor Jalin Kerjasama dengan Entech Global Singapore dan Group Pestigo

Editor
22 September 2026

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bank Kota...

Gedung KPK.(Foto:Istimewa).

Penggeledahan di Kantor Summarecon Bogor, Penyidik KPK Angkut Kardus dan Koper

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BOGOR--Kegiatan penggeledahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor PT Summarecon Bogor, Jawa Barat, Senin (21/09/2026), berlangsung hingga sore...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

OJK Terbitkan Aturan Pemegang Saham Bursa Efek

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek...

Menkeu atau Menteri Keuangan Suahasil Nazara, melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Keuangan dan Pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (21/9).(Foto: Dok. Kemenkeu)

Menkeu Suahasil Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Editor
21 September 2026

JAKARTA – Menkeu atau Menteri Keuangan Suahasil Nazara, melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Keuangan dan Pejabat pada Sekretariat...

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika.(Foto: Dok. Kemenperin)

Program Restrukturisasi Mesin Kemenperin Dorong Modernisasi Industri Agro

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berkomitmen meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sektor industri agro, khususnya hasil hutan dan...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kabar Duka dari Masjidil Haram, Muadzin Syaikh Ibrahim bin Adel Hamza Al-Madani Wafat

Editor
21 September 2026

MAKKAH — Kabar duka menyelimuti umat Islam di seluruh dunia dan pengelola Dua Masjid Suci. Salah satu suara merdu pemandu...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.