• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 26 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kabar Baik! Geopark Ciletuh Sukabumi Pertahankan Status ‘Green Card’ dari UNESCO

Editor
Jumat, 10 April 2026 - 06:49
Geopark Ciletuh.(Foto: Kemlu)

Geopark Ciletuh.(Foto: Kemlu)

SATUJABAR, PARIS – Kabar baik datang dari Badan PBB untuk pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan atau UNESCO. Tiga UNESCO Global Geopark Indonesia yaitu Rinjani-Lombok, Kaldera Toba, dan Ciletuh-Palabuhanratu, telah resmi memperoleh status “green card” dari UNESCO Global Geoparks Council untuk periode empat tahun berikutnya (2026–2029). Status “green card” merupakan bentuk pengakuan tertinggi dalam evaluasi berkala UNESCO terhadap geopark, yang menunjukkan bahwa suatu kawasan dinilai telah memenuhi standar internasional dalam aspek konservasi, edukasi, dan pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat.

Dalam surat resmi UNESCO kepada Pemerintah Indonesia (27/3/2026), ketiga geopark tersebut dinyatakan berhasil mempertahankan kualitas pengelolaan sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap tujuan UNESCO dalam penguatan ilmu kebumian, mitigasi risiko bencana, serta pembangunan berkelanjutan berbasis warisan alam. Surat ini berdasarkan keputusan pertemuan Dewan Geopark Global UNESCO yang berlangsung di Kütralkura, Chili, pada 5–6 September 2025.

RelatedPosts

Content Creator Bagian Penting The New Engine of Growth

Singapore Open 2026: Ganda Putri Indonesia Kandas di 32 Besar

Ekspor Udang dan Produk Udang Ke Arab Saudi Kembali Terbuka

“Pengakuan ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki kekayaan geologi yang luar biasa, tetapi juga mampu mengelolanya secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. UNESCO Global Geopark adalah platform penting untuk memperkuat diplomasi lingkungan, edukasi publik, dan pemberdayaan masyarakat lokal secara terpadu.” ujar Duta Besar RI Prancis sekaligus Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Mohamad Oemar dilansir laman Kemlu.

Danau Toba. (Foto: Kemlu)
Danau Toba. (Foto: Kemlu)

Sejalan dengan capaian tersebut, UNESCO turut menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis sebagai bagian dari upaya peningkatan berkelanjutan kualitas geopark ke depan.

Terkait Rinjani-Lombok, UNESCO menekankan pentingnya peningkatan kualitas informasi publik, pembaruan panel interpretasi, dan perbaikan akurasi informasi mitigasi bencana di Museum NTB. Perlu diperhatikan juga manajemen risiko overtourism yang berpotensi mengancam kelestarian kawasan.

Sementara itu, untuk Kaldera Toba, rekomendasi difokuskan pada penguatan tata kelola kelembagaan, penyederhanaan struktur organisasi, serta pengembangan strategi edukasi yang menonjolkan posisi Danau Toba sebagai kaldera terbesar di dunia. UNESCO juga menekankan pentingnya pengembangan pariwisata berkelanjutan yang tidak membebani ekosistem dan melibatkan masyarakat adat secara aktif dalam pengambilan keputusan.

Adapun Ciletuh-Palabuhanratu didorong untuk meningkatkan aspek infrastruktur wisata, memperkuat pemanfaatan teknologi seperti augmented reality dalam edukasi geologi, serta meningkatkan partisipasi perempuan dalam struktur pengelolaan geopark. Selain itu, UNESCO menyoroti pentingnya penguatan ketahanan terhadap perubahan iklim dan risiko bencana.

Rekomendasi tersebut akan menjadi bagian integral dari strategi peningkatan kualitas geopark Indonesia ke depan.

“Rekomendasi UNESCO merupakan panduan yang sangat penting sebagai instrumen perbaikan berkelanjutan. Indonesia berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi tersebut, termasuk dalam penguatan tata kelola, edukasi publik, serta pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif,” tegas Dubes Mohamad Oemar.

Gunung Rinjani.(Foto: Kemlu)
Gunung Rinjani.(Foto: Kemlu)

Keberhasilan mempertahankan status “green card” ini juga memiliki implikasi strategis yang lebih luas. Selain memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring global UNESCO Global Geoparks, capaian ini turut meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata berbasis alam dan edukasi, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional di bidang penelitian, konservasi, dan inovasi.

Lebih jauh, geopark juga berfungsi sebagai instrumen penting dalam diplomasi budaya dan lingkungan Indonesia. Melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek geologi, budaya, dan komunitas lokal, geopark menjadi model pembangunan yang selaras dengan agenda global, termasuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Indonesia saat ini memiliki 12 UNESCO Global Geopark yang tersebar di berbagai wilayah, mencerminkan kekayaan geodiversitas yang dimiliki. Dengan capaian terbaru ini, Indonesia semakin menegaskan perannya sebagai salah satu negara kunci dalam pengembangan geopark di tingkat global.

Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk UNESCO akan terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan pemangku kepentingan terkait di dalam negeri untuk memastikan implementasi rekomendasi UNESCO berjalan optimal, serta mendorong penguatan peran geopark sebagai motor pembangunan berkelanjutan yang berbasis pada potensi lokal.

Tags: Geopark CiletuhKaldera TobaRinjani-Lombok

Related Posts

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Content Creator Bagian Penting The New Engine of Growth

Editor
26 Mei 2026

Content Creator merupakan bagian penting dari The New Engine of Growth, kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. SATUJABAR, JAKARTA...

Pasangan ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.(Foto: Dok. PBSI). Singapore Open 2026

Singapore Open 2026: Ganda Putri Indonesia Kandas di 32 Besar

Editor
26 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Singapore Open 2026 memasuki turnamen hari perdana pada Selasa 26 Mei 2026 di Singapore Indoor Stadium. Turnamen...

Presiden Prabowo Subianto melaksanakan panen raya udang dan meninjau kegiatan sortir hasil panen di lokasi tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/05/2026).(Foto: Setneg)

Ekspor Udang dan Produk Udang Ke Arab Saudi Kembali Terbuka

Editor
26 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Ekspor udang dan produk udang ke Arab Saudi peluangnya kembali terbuka setelah otoritas makanan dan obat Arab Saudi,...

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti saat peluncuran Dasbor Potensi Ekspor Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta, Senin (25 Mei).(Foto: Humas Kemendag)

Peluncuran Dasbor Potensi Ekspor Indonesia, Dongkrak Daya Saing Komoditas

Editor
26 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti memberikan sambutan pada acara Peluncuran Dasbor Potensi Ekspor Indonesia yang diselenggarakan...

Indukan bunga bangkai mekar di Kebun Raya Cibodas

BRIN Ungkap Potensi Besar Spesies Baru Indonesia

Editor
26 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Indonesia masih menyimpan potensi besar penemuan spesies baru yang belum teridentifikasi. Hal tersebut mengemuka dalam Talkshow para...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Selasa 26/5/2026 Antam Rp 2.798.000 Per Gram

Editor
26 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Selasa 26/5/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.798.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.