• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jurus Pemkot Bandung Tekan Pengangguran, Gelar 139 Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

Editor
Selasa, 21 April 2026 - 05:42
Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sebanyak 14 bidang keahlian ditawarkan, mulai dari kuliner seperti barista dan pastry, fesyen dan kriya seperti menjahit dan membatik, hingga sektor jasa kecantikan, teknologi dan ekonomi kreatif seperti digital marketing dan desain grafis.

SATUJABAR, BANDUNG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) resmi membuka Pelatihan Kerja Batch ke-2 yang bersumber dari aspirasi masyarakat melalui jalur reses DPRD Kota Bandung. Program ini menghadirkan 139 paket pelatihan dengan target 2.780 peserta dari seluruh wilayah Kota Bandung.

RelatedPosts

Hari Jadi Kabupaten Sumedang Ke-448, Bupati Ziarah Ke Makam Leluhur

Luar Biasa! Siswa Asal Kuningan Ini Sabet Medali Olimpiade Matematika Internasional di Australia

Berantas Penipuan Calo Haji Jalan Pintas, Kemenhaj & Polri Bentuk Satgas Haji

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan, program ini merupakan bentuk nyata sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan keterampilan kerja dan peluang usaha.

“Pelatihan ini adalah bukti nyata kolaborasi luar biasa antara legislatif dan eksekutif. Kita bergerak bersama menjawab aspirasi masyarakat untuk menciptakan perubahan yang dirasakan langsung,” kata Yayan, di kantor Disnaker Kota Bandung, Senin 20 April 2026.

Pelatihan yang berlangsung selama 10 hari mulai 20 April 2026 ini dirancang dalam bentuk short course dengan fokus pada keterampilan praktis.

Sebanyak 14 bidang keahlian ditawarkan, mulai dari kuliner seperti barista dan pastry, fesyen dan kriya seperti menjahit dan membatik, hingga sektor jasa kecantikan, teknologi dan ekonomi kreatif seperti digital marketing dan desain grafis.

Seluruh pelatihan digelar di berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang tersebar di Kota Bandung, melibatkan instruktur profesional untuk memastikan kualitas pembelajaran.

Tak hanya mendapatkan ilmu, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas penunjang, mulai dari makan dan minum selama pelatihan, seminar kit, bahan praktik hingga uang transport sebesar Rp50 ribu per hari. Di akhir program, peserta akan menerima sertifikat resmi dari Disnaker sebagai bukti kompetensi.

Program ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Bandung dalam menekan angka pengangguran dan memperkuat ekonomi masyarakat. Disnaker menargetkan para peserta tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru melalui wirausaha.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan teori, tetapi langsung praktik hingga siap kerja atau membuka usaha sendiri,” ujarnya melalui keterangan resminya.

Selain itu, program ini sejalan dengan misi pembangunan Kota Bandung dalam membangun perekonomian yang mandiri, kokoh dan berkeadilan. Pelatihan ini diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya wirausaha baru sekaligus solusi konkret pengentasan kemiskinan.

Disnaker juga menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak, termasuk peserta, LPK, dan instruktur, untuk menjalankan program ini secara optimal.

“Kepada para peserta, manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal. Ini adalah langkah awal menuju kemandirian ekonomi dan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Agung Firmansyah, menyebut program ini sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan lapangan pekerjaan.

“Pelatihan ini berangkat dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan peluang kerja. Harapannya, setelah memiliki skill dan pengetahuan mereka bisa mandiri bahkan membuka lapangan kerja baru,” ujar Agung.

Menurutnya, dampak pelatihan tidak hanya berhenti pada peserta tetapi bisa meluas ke lingkungan sekitar. Para peserta diharapkan mampu berbagi ilmu atau membangun usaha yang melibatkan masyarakat lainnya.

“Kalau mereka membuka usaha seperti coffee shop atau usaha lainnya, mereka bisa mengajak rekan-rekannya. Ini efek domino yang kita harapkan,” tuturnya.

Tags: Disnaker Kota Bandungpengangguran kota bandung

Related Posts

Bupati Dony Ahmad Munir berziarah ke makam lelulur di sela-sela peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumedang Ke-448.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Hari Jadi Kabupaten Sumedang Ke-448, Bupati Ziarah Ke Makam Leluhur

Editor
21 April 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Dalam rangkaian Hari Jadi ke-448 Kabupaten Sumedang, Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melakukan...

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar (tengah) bersama dua siswa berprestasi peraih medali Olimpiade Matematika tingkat internasional, di Pendopo Bupati, Senin (20/04/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Luar Biasa! Siswa Asal Kuningan Ini Sabet Medali Olimpiade Matematika Internasional di Australia

Editor
21 April 2026

Kedua siswa tersebut yakni Finza Athariz, siswa SD IT Al-Multazam yang meraih medali perak, serta Auriz Azaria, siswa SMPN 1...

Jumpa pers pembentukan Satgas Haji 2026.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Berantas Penipuan Calo Haji Jalan Pintas, Kemenhaj & Polri Bentuk Satgas Haji

Editor
21 April 2026

Pembentukan Satgas Haji merupakan instruksi langsung pimpinan Polri sebagai respons atas berbagai persoalan di lapangan. SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Haji...

Kamar hotel di Madinah.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Begini Penampakan Kamar Hotel Untuk Jemaah Haji 2026?

Editor
21 April 2026

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menyiapkan 118 hotel yang tersebar di tiga wilayah utama, yakni Syamaliah (utara), Janubiyah (selatan),...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Disnaker Kota Bandung Siapkan Warga Siap Kerja dan Berani Usaha

Editor
21 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Sejumlah pelatihan digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pelatihan itu...

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, menyapa penyandang disabilitas di sela-sela acara “Advokasi Hak Pendataan Penyandang Disabilitas” di Telkom University, Bandung, Senin (20/4/2026).(Foto: Istimewa)

Wiyagus: Penyandang Disabilitas Harus Diperhatian Negara

Editor
20 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, mengatakan, pemerintah berkomitmen bahwa seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.