• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jaring Pasar Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Gaet 43 Pemuda Jelajahi Jakarta

Editor
Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:13
Peserta famtrip edukasi dari University of Tasmania tengah melakukan Walking tour menyusuri kawasan Kota Tua Jakarta, Senin (5/10/2026).(Foto: Humas Kemenpar)

Peserta famtrip edukasi dari University of Tasmania tengah melakukan Walking tour menyusuri kawasan Kota Tua Jakarta, Senin (5/10/2026).(Foto: Humas Kemenpar)

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat penetrasi di pasar Australia melalui segmen wisata edukasi dengan mendukung penyelenggaraan famtrip edukasi bertajuk “Wonderful Indonesia Edu-Familiarization Trip: Where Heritage Meets a Sustainable Future”.

Program ini diselenggarakan oleh University of Tasmania (UTAS) bersama Westpac Scholars Trust dengan melibatkan 43 peserta dari Westpac Australia-Asia Fellowship (WAAF) Leadership Residential Program yang berkunjung ke Jakarta pada 4-7 Oktober 2026.

RelatedPosts

Asap Karhutla Terpantau di Jabodetabek, Tapi Cuman Sesaat

BMKG: Dampak Gempa Bogor M3,5 dan M4,1, Ratusan Properti Terdampak

Pawai Budaya Hari Jadi Kota Bandung Sabtu 24 Oktober 2026

Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026), menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mempromosikan dan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan di pasar wisata edukasi internasional, khususnya bagi wisatawan asal Australia.

Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Kemenpar Ni Made Ayu Marthini saat menyampaikan keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

“Australia merupakan salah satu pasar utama pariwisata Indonesia. Melalui program ini, kami ingin para calon pemimpin muda Australia merasakan langsung Jakarta, dari Masjid Istiqlal hingga cerita sejarah Kota Tua, sehingga pengalaman tersebut menjadi cerita positif tentang Indonesia yang mereka bawa ke jejaring akademik dan profesionalnya,” kata Ni Made melalui keterangan resmi.

Rangkaian program di Jakarta mengangkat tema identitas, perubahan, dan pengaruh regional Indonesia. Pada Senin, 5 Oktober 2026, peserta mengikuti sesi In-Conversation bersama Dewi Fortuna Anwar sebagai Research Professor BRIN, serta diskusi panel “Indonesia in Focus” yang menghadirkan Prof. Rizaldi Boer dari IPB University, Dr. Lina Alexandra dari CSIS, dan Dr. Rusli Cahyadi dari BRIN. Rangkaian hari pertama diisi dengan santap siang bersama perwakilan Kemenpar dan CEO Westpac Scholars Trust, Amy Lyden.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Kemenpar turut mengenalkan destinasi warisan budaya dan keberagaman Indonesia kepada peserta, melalui kunjungan tur berpemandu di Masjid Istiqlal, dilanjutkan dengan Walking tour bertema “Jakarta’s Story: Heritage, Identity and Urban Change”, menyusuri kawasan Kota Tua Jakarta, meliputi area Kali Besar dan Lapangan Fatahillah.

Hari pertama ditutup dengan Heritage Networking Dinner di House of Tugu yang mempertemukan peserta dengan akademisi, pakar, serta pemangku kepentingan Indonesia dalam balutan kehangatan budaya dan kuliner Nusantara.

Agenda kemudian berlanjut pada 6 Oktober 2026 dengan sesi pengarahan di Kedutaan Besar Australia, kunjungan ke Sekretariat ASEAN, serta kehadiran pada resepsi ASEAN Emerging Leaders. Sebelum bertolak menuju Ho Chi Minh City pada 7 Oktober 2026, para peserta mengikuti sesi Activity Briefing dan refleksi perjalanan.

CEO Westpac Scholars Trust dan Westpac Foundation, Amy Lyden, mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan selama program berlangsung di Jakarta.

“Bertemu langsung dengan para tokoh dan pakar Indonesia serta menjelajahi warisan budaya kota ini sangat memperkaya pemahaman para peserta tentang Indonesia,” ujar Lyden.

Edukasi dan minat khusus yang memadukan warisan budaya dengan isu masa depan berkelanjutan turut membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan perguruan tinggi serta mitra di Australia. Para peserta diharapkan dapat menjadi duta informal yang membagikan pengalaman dan perspektif mereka tentang Indonesia kepada komunitasnya, sehingga mampu memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi yang kaya akan pengetahuan, budaya, dan pengalaman bermakna.

Sejalan dengan visi tersebut, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kementerian Pariwisata, Yulia, menambahkan bahwa kampanye Go Beyond Ordinary hadir untuk memperkuat daya tarik pariwisata Indonesia melalui pengalaman yang melampaui wisata konvensional.

Kampanye ini mengedepankan eksplorasi budaya, pembelajaran, serta keterhubungan dengan isu-isu global yang relevan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menarik minat wisatawan yang mencari perjalanan lebih mendalam sekaligus memberikan nilai tambah bagi destinasi yang dikunjungi.

“Melalui kampanye Go Beyond Ordinary, kami ingin menghadirkan perspektif baru dalam berwisata dengan menawarkan pengalaman yang lebih autentik, berkesan, dan bermakna,” ujar Yulia.

Tags: FamtripKemenpar

Related Posts

(Image: BMKG)

Asap Karhutla Terpantau di Jabodetabek, Tapi Cuman Sesaat

Editor
17 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menjauhi wilayah...

Dampak gempa di Bogor.(Foto: BMKG)

BMKG: Dampak Gempa Bogor M3,5 dan M4,1, Ratusan Properti Terdampak

Editor
17 Oktober 2026

BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan survei lapangan untuk memverifikasi dampak dua kejadian gempa bumi yang mengguncang...

Pawai Budaya di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pawai Budaya Hari Jadi Kota Bandung Sabtu 24 Oktober 2026

Editor
17 Oktober 2026

BANDUNG - Pawai Budaya Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB) akan menghadirkan keragaman seni, budaya, dan identitas wilayah melalui Karnaval...

Suryadi Ong, Chief of Treasury Permata Bank, dan Suwardi Candra, Division Head, West Java Region Permata Bank, dalam sesi penyerahan plakat dan donasi Permata CERITA 2026 kepada perwakilan Bank Indonesia, Indra Gunawan, Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat; perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bandung, Nina Rahayu, Pengolah Data dan Informasi; serta Mamat, Kepala Sekolah SMP Ganesha.(Foto: Istimewa)

Dari Uang Jajan hingga Transaksi Digital, Permata CERITA 2026 Bekali Remaja dengan Kecakapan Finansial

Editor
17 Oktober 2026

Melibatkan lebih dari 500 Employee Volunteers, Permata CERITA 2026 hadir di 24 kota untuk membekali siswa SMP dengan kemampuan mengambil...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 17/10/2026 Antam Rp 2.572.000 Per Gram

Editor
17 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 17/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.572.000 per gram...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Ditangkap Polisi

Editor
17 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang pria di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tega membacok istrinya sendiri hingga terluka parah. Pelaku ditangkap polisi tidak lama...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.