• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jabar Percontohan Penanganan Masyarakat Miskin Ekstrem Perkotaan

Editor
Jumat, 06 Desember 2024 - 06:35
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait didampingi Sekda Jabar Herman Suryatman dan Pj Wali Kota Bandung A. Koswara.(FOTO: Humas Pemkot Bandung)

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (tengah) didampingi Sekda Jabar Herman Suryatman (kiri) dan Pj Wali Kota Bandung A. Koswara (kanan).(FOTO: Humas Pemkot Bandung)

Untuk tahap pertama dalam program tersebut akan dilakukan pada 100 keluarga yang masuk kriteria miskin ekstrem.

SATUJABAR, BANDUNG –Provinsi Jawa Barat menjadi percontohan penanganan masyarakat miskin ekstrem perkotaan dalam penanganan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial perkotaan.

RelatedPosts

Arus Wisata Padati Jalur Lembang Bandung Barat, Puncaknya Senin

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terbagi 2 Gelombang

Ratusan Personel Siaga Jaga Kebersihan Kota Bandung Selama Libur Lebaran

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman mengungkapkan, program yang diinisiasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Sosial, diimplementasikan oleh Pemprov Jabar dan tiga kabupaten/kota. Yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, serta Kota Cimahi.

“Jadi, penanganan masyarakat miskin ekstrem perkotaan ini, dijalankan melalui fasilitasi rusunawa dan pemberian ekonomi atau kesempatan peningkatan ekonomi masyarakat tersebut,” kata Herman di sela mendampingi kunjungan Menteri PKP Maruarar Sirait di Bandung.

Untuk tahap pertama dalam program tersebut akan dilakukan pada 100 keluarga yang masuk kriteria miskin ekstrem. Seperti tak memiliki hunian rumah, dan tak memiliki pekerjaan tetap atau serabutan dan kriteria lainnya.

Sebanyak 100 keluarga yang masuk kriteria, lanjut Herman, akan direlokasi dan kemudian akan ditempatkan di Rusunawa Rancaekek dan Rusunawa Solokan Jeruk yang keduanya terletak di Kabupaten Bandung, secara gratis.

Selain ditempatkan di Rusunawa secara gratis, Herman juga mengatakan, para penerima program itu, juga diberikan pendampingan, pelatihan, termasuk fasilitasi permodalan, sehingga diharapkan mereka naik kelas secara ekonomi.

“Kita tempatkan di sana secara gratis, sampai dengan yang bersangkutan bisa hidup mandiri, punya kerja atau punya usaha begitu, dengan waktu kurang lebih satu tahun. Pokoknya mereka diharapkan naik kelas dari miskin ekstrem,” ujarnya.

Ketika ditempatkan di Rusunawa baik di Rancaekek ataupun Solokan Jeruk, lahan yang awalnya ditempati oleh masyarakat terkategori miskin ekstrem, akan dikembalikan ke fungsinya semula sesuai peruntukan.

“Karena kan bukan lahan mereka. Akan kami kembalikan, kalau itu tanah pemerintah kita kembalikan ke fungsinya, kalau tanah masyarakat kita juga kembalikan,” ucapnya.

Herman mengatakan, Provinsi Jawa Barat sebagai percontohan program penanganan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial perkotaan, tidaklah sendiri. Namun, juga bersama Provinsi Jakarta.

“Karenanya, Pak Menteri langsung cek ke Bandung. Dan kami Pemda Provinsi Jawa Barat mengkoordinasikan tiga kabupaten kota, kerja sama dengan dunia usaha, dengan Baznas, dengan semua komponen,” tuturnya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan, penerima program hunian layak bagi masyarakat ekstrem di Jawa Barat  merupakan yang kedua setelah Jakarta.

“Ini langkah kedua setelah minggu lalu kami menata kawasan di Jakarta, memindahkan warga yang tinggal di bawah kolong jembatan ke rumah susun. Kini giliran Bandung, dan kami akan upayakan hal serupa di daerah lainnya,” kata Maruarar Sirait di lokasi yang sama.

Selain meninjau warga terkategori miskin ekstrem, dalam kesempatan itu Maruarar juga memerintahkan Pemkot Bandung untuk segara menata kawasan di bawah Jembatan Pasupati untuk dijadikan ruang publik yang dapat dimanfaatkan bagi warga sekitar.

Sampah yang menumpuk di kawasan ini akan dibersihkan demi menciptakan lingkungan yang sehat. “Selain itu area ini akan dimanfaatkan sebagai ruang publik, seperti taman bermain anak, agar sesuai dengan citra Bandung sebagai Paris Van Java,” ucap dia. (yul)

Tags: jabar proyek percontohanmaruarar siraitmasyarakat miskin ekstremmenteri pkprusunawa

Related Posts

Jalur Lembang dipadati arus kendaraan wisatawan Satlantas Polres Cimahi terapkan sistem one-way.(Foto:Istimewa).

Arus Wisata Padati Jalur Lembang Bandung Barat, Puncaknya Senin

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) Polres Cimahi, Jawa Barat, bersiaga di jalur wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang dipadati kendaraan wisatawan....

Rekayasa lalu-lintas sistem contra flow diterapkan saat arus balik di jalan tol.(Foto:Istimewa).

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terbagi 2 Gelombang

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terbagi dalam dua gelombang. Puncak arus balik pertama diprediksi akan terjadi pada 24...

Petugas kebersihan di Jalan Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ratusan Personel Siaga Jaga Kebersihan Kota Bandung Selama Libur Lebaran

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menurunkan sebanyak 640 personel untuk memberisihkan 108 titik yang mencakup kawasan wisata, 64 ruas...

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

1,6 Juta Kendaraan Melintas Jabar Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mencatat 1,6 juta lebih kendaraan melintas wilayah Jawa Barat selama pelaksanaa n Operasi Ketupat Lodaya 2026....

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

Arus Lalin Meningkat Pasca Lebaran Polda Jabar Siaga di Jalur Wisata

Editor
22 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--H+1, atau sehari pasca Lebaran, fokus pengamanan polisi terbagi, selain di jalur mudik dan balik, juga di jalur wisata....

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Batangan Antam Minggu 22/3/2026 Rp 2.893.000 Per Gram

Editor
22 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Minggu 22/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.893.000 per gram sebelum...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.