• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 31 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indonesia Sports Summit 2026, Dedi Mulyadi Jadi Narasumber

Editor
Sabtu, 12 September 2026 - 02:23
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong pengelolaan fasilitas olahraga di daerah tidak lagi hanya mengandalkan anggaran pemerintah. (foto: Raiky/Kemenpora)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong pengelolaan fasilitas olahraga di daerah tidak lagi hanya mengandalkan anggaran pemerintah. (foto: Raiky/Kemenpora)

JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong pengelolaan fasilitas olahraga di daerah tidak lagi hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Menurutnya, fasilitas olahraga harus dikembangkan menjadi bagian dari ekosistem bisnis yang mampu menghasilkan pendapatan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Dedi saat menjadi narasumber Business Infrastructure Forum yang menjadi bagian dari penyelenggaraan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Jumat (11/9).

RelatedPosts

Tenis Meja Jaarbeurs Cup 2026: Perkuat Kolaborasi dan Jaring Atlet Muda Berbakat

Hylo Open 2026: Tiga Wakil Indonesia Berjuang di Babak Semifinal

Porprov Jabar 2026: Sumedang Bidik 10 Besar

Dedi menilai pembangunan stadion dan fasilitas olahraga selama ini kerap menjadi beban pemerintah daerah karena penggunaannya belum optimal.

“Seumur hidup saya memperhatikan menteri olahraga, baru hari ini menteri olahraga berpikir bisnis. Karena saya sejak jadi wakil bupati dan bupati, kalau berpikir olahraga itu berpikir nombok,” ujar Dedi dikutip laman Kemenpora.

Ia mencontohkan sejumlah stadion di Jawa Barat yang telah dibangun dengan biaya besar, tetapi belum memiliki aktivitas olahraga dan klub profesional yang memadai.

Karena itu, Dedi mendorong pemerintah daerah membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha untuk mengelola fasilitas olahraga. Menurutnya, sejumlah venue yang sudah memenuhi standar nasional dapat dikembangkan agar memiliki standar internasional.

“Ruang pengelolaan yang bersifat bisnis harus dibuka dan ditawarkan melalui dinas pemuda dan olahraga,” katanya.

Dedi juga melihat Jawa Barat memiliki potensi besar untuk mengembangkan sport tourism. Kedekatan dengan Jakarta, kondisi alam, udara sejuk di sejumlah wilayah, serta ketersediaan lahan dinilai menjadi modal penting.

Ia menyebut kawasan seperti Bandung, Bandung Barat, Garut, sebagian Cianjur, Ciwidey, dan Pangalengan dapat dikembangkan sebagai destinasi olahraga sekaligus pariwisata.

Menurut Dedi, kawasan tersebut tidak cukup hanya menawarkan penginapan. Infrastruktur olahraga seperti lapangan tenis, basket, sepak bola, hingga fasilitas kebugaran dapat dibangun untuk menarik wisatawan dan klub olahraga.

“Ke depan, berpikir di situ ada lapangan tenis, lapangan basket, ada lapangan sepak bola yang bisa diperuntukkan untuk menikmati liburan sambil berolahraga,” tuturnya.

Ia bahkan membuka peluang Jawa Barat menjadi lokasi training camp bagi klub-klub olahraga, termasuk dari luar negeri, dengan memanfaatkan kondisi alam dan udara sejuk di sejumlah daerah.

Selain bisnis, Dedi menekankan pentingnya membangun olahraga sebagai bagian dari kultur masyarakat. Menurutnya, prestasi olahraga tidak cukup hanya mengandalkan fasilitas dan program pemerintah.

“Olahraga itu keberhasilannya bukan hanya teknokrasi, bukan hanya fasilitas. Olahraga itu adalah kultur atau tradisi,” katanya.

Ia mencontohkan tradisi sepak bola di sejumlah negara yang menurutnya menjadi salah satu fondasi lahirnya atlet-atlet berprestasi.

Dedi juga menyoroti perubahan aktivitas olahraga di desa. Ia menyebut keberadaan lapangan sepak bola di sejumlah desa kini mulai terpinggirkan oleh olahraga yang lebih populer, seperti futsal.

Karena itu, ia berharap pembangunan olahraga modern tetap berjalan tanpa menghilangkan tradisi olahraga yang telah tumbuh di masyarakat. “Semoga teknokrasi tidak meruntuhkan tradisi,” ujarnya.

Dedi juga mengusulkan pemanfaatan ruang publik dan infrastruktur yang ada untuk aktivitas olahraga. Salah satunya adalah membuka ruas jalan atau kawasan tertentu untuk kegiatan lari maupun olahraga massal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

“Olahraganya dapat, udara bersihnya dapat, kemacetannya terhindarkan,” kata Dedi.

Ia berharap kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat ekosistem olahraga di Jawa Barat sehingga olahraga tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan pariwisata.

Tags: dedi mulyadiKDM

Related Posts

Turnamen Tenis Meja Jaarbeurs Cup 2026 resmi dibuka Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., di Lapangan Tenis Indoor Kodiklatad, Kamis 29 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Tenis Meja Jaarbeurs Cup 2026: Perkuat Kolaborasi dan Jaring Atlet Muda Berbakat

Editor
31 Oktober 2026

BANDUNG - Turnamen Tenis Meja Jaarbeurs Cup 2026 menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi....

Hylo Open

Hylo Open 2026: Tiga Wakil Indonesia Berjuang di Babak Semifinal

Editor
31 Oktober 2026

SAARBRÜCKEN JERMAN - Berdasarkan data resmi BWF World Tour, Indonesia sukses menempatkan tiga wakil di babak semifinal turnamen BWF Super...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melepas kontingen Porprov di Gedung Negara, Jumat (30/10/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Porprov Jabar 2026: Sumedang Bidik 10 Besar

Editor
31 Oktober 2026

SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menargetkan masuk 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat Tahun 2026. Porprov XV...

Hylo Open

Hylo Open 2026: Tiwi / Fadia Melaju ke Semifinal, Febri / Trias Terhenti

Editor
31 Oktober 2026

SAARBRUCKEN, JERMAN – Turnamen bulu tangkis internasional Hylo Open 2026 berlangsung di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman. Ajang BWF World Tour ini...

Hylo Open

Hylo Open 2026: Berjuang Tiga Set, Jojo Melaju Ke Semifinal

Editor
30 Oktober 2026

SAARBRUCKEN, JERMAN – Turnamen bulu tangkis internasional Hylo Open 2026 berlangsung di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman. Ajang BWF World Tour ini...

Hylo Open

Hylo Open 2026: Amri / Nita Lanjut Ke Semifinal

Editor
30 Oktober 2026

SAARBRUCKEN, JERMAN – Turnamen bulu tangkis internasional Hylo Open 2026 berlangsung di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman. Ajang BWF World Tour ini...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.