Sate klathak.(Foto: Kemenpar)
Iduladha 2026 identik dengan limpahan daging kurban, baik sapi maupun kambing. Momen Hari Raya Iduladha selalu membawa kebahagiaan tersendiri, salah satunya melalui tradisi berbagi daging kurban dan sering kali dimanfaatkan keluarga Indonesia untuk berkumpul dan memasak bersama. Namun, tantangan utamanya sering kali adalah rasa bosan jika menu yang disajikan hanya itu-itu saja, atau kekhawatiran akan tekstur daging yang keras.
Sebenarnya, dengan sedikit kreativitas, daging kurban bisa disulap menjadi hidangan kelas restoran yang menggugah selera. Berikut adalah beberapa inspirasi olahan daging kurban yang bisa Anda coba di rumah.
Bosan dengan sate bumbu kacang yang ribet? Cobain bikin Sate Klathak ala Yogyakarta. Rahasianya ada pada penggunaan garam dan merica. Kalau ada jeruji sepeda yang bersih, bisa dipakai sebagai tusukan sate agar panasnya meresap sampai ke dalam daging. Rasanya gurih alami, apalagi kalau daging kambingnya masih segar dan bisa ditambahkan kecap manis sebagai saus celupan.
Punya stok daging sapi tapi malas masak yang lama-lama? Iris tipis-tipis saja dagingnya, lalu tumis bersama bawang bombay dan saus teriyaki instan. Bisa ditambahkan sedikit jahe agar baunya tidak amis. Menu ini life saver bagi yang ingin makan enak tapi tidak ingin menunggu berjam-jam seperti masak rendang.
Kalau suka makanan pedas, oseng mercon adalah jawabannya. Biasanya bagian tetelan atau daging yang agak berlemak paling cocok untuk menu ini. Bumbunya berupa cabe rawit yang banyak, rasa gurih lemak bertemu pedas yang mantap.
Kalau ingin masakan yang tahan lama, kamu bisa bikin dendeng kering. Caranya daging diiris tipis, diungkep bumbu, digeprek, kemudian digoreng sampai garing. Setelah itu, bisa disiram sambal balado merah yang berminyak. Menu ini awet disimpan di toples, jadi bisa untuk stok lauk seminggu ke depan.
Setelah seharian makan yang santan-santan, biasanya perut butuh yang segar. Bisa masak sop iga bening dengan banyak sayuran seperti wortel dan kentang. Jangan lupa tambahkan daun seledri dan bawang goreng yang banyak. Kuah kaldunya yang hangat benar-benar dapat menetralkan rasa enek setelah makan daging seharian.
BACA JUGA: Euforia Bobotoh Usai Persib Bungkam PSM, Terjadi 19 Lakalantas Satu Orang Dibacok
Masalah umum saat memasak daging kurban adalah tekstur yang alot atau bau perengus pada kambing. Untuk mengatasinya, ada beberapa tips sederhana yang bisa kamu terapkan :
Marinasi daging dengan parutan nanas atau bungkus dengan daun pepaya selama 20-30 menit sebelum dimasak. Enzim alami di dalamnya akan memecah serat daging sehingga lebih lunak.
Selalu potong daging berlawanan arah serat. Cara ini secara mekanis memutus serat otot yang panjang, sehingga daging lebih mudah dikunyah.
Untuk menghindari bau tajam, sebaiknya daging kambing tidak dicuci dengan air. Cukup rebus sebentar dalam air mendidih (blanching) bersama jahe dan daun salam, lalu buang air rebusan pertamanya.
Sumber: Diolah dari laman Kemenpar/kemenpar.go.id
SATUJABAR, KUALA LUMPUR – Malaysia Masters 2026 masuk babak 32 besar pada Rabu 20 Mei…
SATUJABAR, JAKARTA – BRIN atau Badan Riset dan Inovasi Nasional meluncurkan e-book 101 Ide Industri…
Majelis Masyayikh Pesantren dari sisi syarat keanggotaan antara lain bersedia mencalonkan diri; memiliki integritas; memiliki…
SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa…
Mahasiswa FEB UGM datangi PT Pertamina Patra Niaga untuk mendapatkan wawasan tata kelola manajemen dan…
SATUJABAR, MAJALENGKA--Modus baru peredaran narkoba diungkap Polres Majalengka, Jawa Barat. Modus baru tersebut, dilakukan seorang…
This website uses cookies.