Gaya Hidup

Kesetiaan yang Tak Tergoyahkan: Cerita Pak Dedi, Warga Bandung yang Selalu “Pulang” ke Sun In Pangandaran

Musim libur sekolah segera tiba, mendorong masyarakat mencari lokasi liburan yang aman, nyaman, dan tentunya berkesan. Tim Satujabar.com, mencoba mengangkat profil kawasan wisata dan tempat akomodasinya yang paling direkomdasikan. Salah satunya Hotel Sun In Pangandaran, hotel bintang tiga yang terletak di kawasan wisata andalan Pangandaran. Berikut liputannya: 

Bagi sebagian orang, liburan ke luar kota adalah momen untuk berburu dan mencoba berbagai hal baru, termasuk urusan tempat menginap. Namun, rumus itu tidak berlaku bagi Dedi Sunardi. Warga Lengkong, Kota Bandung ini punya satu prinsip yang tak bisa diganggu gugat setiap kali menginjakkan kaki di pesisir selatan Jawa Barat, “Setiap ka Pangandaran, pasti di Sun In.”

Kisah loyalitas Dedi bukan sekadar bumbu cerita. Setidaknya, ia sudah tercatat menginap lebih dari lima kali di hotel yang terletak strategis di Jl. Kidang Pananjung tersebut.

Pernah suatu kali, Dedi mencoba peruntungan dengan menginap di hotel lain demi mencari suasana baru. Namun, kenyamanan memang tidak bisa berbohong. Baru satu malam mencoba kasur di tempat lain, keesokan harinya ia langsung check-out dan memutuskan kembali pulang ke pelukan Sun In Pangandaran.

SIMAK JUGA: Follow IG Sun In Pangandaran

SIMAK JUGA: Follow TikTok Sun In Pangandaran

Meski terakhir kali berkunjung sekitar tiga tahun lalu, memori tentang pelayanan prima hotel bintang tiga ini masih melekat kuat di benaknya. Di mata Dedi, dengan merogoh kocek di kisaran Rp500.000 hingga Rp700.000 per malam, apa yang ia dapatkan jauh melampaui harganya. Kamar yang bersih dan nyaman, fasilitas kolam renang yang menyegarkan, pelayanan staf yang jempolan, hingga hidangan sarapan pagi (breakfast) yang ia sebut sangat “mantap”, membuatnya rindu untuk kembali.

“Bangunan dan furnish agar dipertahankankan kualitas warnanya, supaya tidak pudar. Overall sudah the best itu hotel,” katanya kepada Tim Redaksi Satujabar.com.

Wajah Baru Sun In Pangandaran: Makin Memanjakan Konsumen Loyal

Kerinduan Dedi dan para pelancong setia lainnya tampaknya akan semakin terbayar jika berkunjung saat ini. Berdasarkan pantauan dari ulasan terkini di media sosial dan platform perjalanan digital, Sun In Pangandaran terus bersolek dan meningkatkan standar pelayanan mereka tanpa kehilangan kehangatan khasnya.

Berikut adalah beberapa pembaruan dan fasilitas terkini yang membuat Sun In Pangandaran tetap menjadi primadona di kelasnya:

Rooftop Cafe dengan View Pantai Timur: Kini, salah satu spot paling ikonik di hotel ini adalah kafe di area rooftop. Berada di antara Pantai Barat dan Pantai Timur, tamu bisa menikmati kopi sore atau makan malam romantis sambil memandangi panorama laut lepas.

Area rooftop biasa digunakan untuk breakfast.(Foto: Istimewa)

Kejutan Sore (Snack Sore Gratis): Menambah daftar pelayanan bagus yang dikagumi Dedi, kini hotel menyediakan welcome drink serta fasilitas complimentary berupa camilan tradisional dan minuman gratis di area lobi setiap pukul 17.00 WIB.

Proses Check-In yang Modern & Sigap: Wisatawan masa kini memuji sistem check-in yang cepat menggunakan pemindaian barcode, ditambah dengan kesigapan para security dan bellboy yang ramah menyambut tamu bahkan sejak di area parkir.

Menu Sarapan yang Semakin Variatif: Jika dulu Dedi sudah terkesan dengan sarapannya, kini menu breakfast Sun In dikenal semakin beragam, memadukan menu lokal Jawa Barat yang otentik dengan hidangan internasional yang cocok di lidah semua generasi.

Deluxe Suite A Sea View.(Foto: Istimewa)

Dengan kisaran harga yang tetap kompetitif dan bersahabat di kantong, hotel berlantai lima dengan 86 kamar ini membuktikan bahwa mempertahankan loyalitas konsumen seperti Dedi Sunardi bukanlah hal yang mustahil. Bagi mereka, Sun In bukan sekadar tempat transit, melainkan bagian dari cerita perjalanan yang tak tergantikan di Pangandaran.

Tim Peliput: Epi Saepuloh, Yanto Rachmat Iskandar

Editor

Recent Posts

Polda Jabar Bongkar Penjualan Titik Dapur SPPG Bodong, Kerugian Korban Rp.1,9 M

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mengungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan berkedok pembukaan titik Satuan Pelayanan…

1 jam ago

5 Nakes Gadungan di Majalengka Ditangkap, Gasak Perhiasan Emas Wanita Lansia

SATUJABAR, MAJALENGKA--Komplotan pencuri menyamar sebagai tenaga kesehatan (nakes) beraksi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Lima…

4 jam ago

Pelatihan Vokasi Nasional Dibuka Lagi 19 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 dengan kuota 30 ribu peserta…

7 jam ago

Bus Study Tour Pelajar SMPN 2 Brangsong Kendal Kecelakaan di Tol Cipali, Satu Tewas

SATUJABAR, SUBANG--Bus membawa rombongan study tour pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Brangsong, Kabupaten…

8 jam ago

Marak Begal! Guru SD Nyambi Ngojek di Bogor Dibegal, Sepeda Motor Dibawa Kabur

SATUJABAR, BOGOR--Seorang guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dibegal. Pelaku begal membawa…

9 jam ago

Indonesia dan Swiss Lahirkan Kurikulum Vokasi Terintergrasi

SATUJABAR, JAKARTA – Indonesia dan Swiss menjalin kerja sama dalam melahirkan kurikulum vokasi untuk menjawab…

9 jam ago

This website uses cookies.