• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 4 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Hindari Kecepatan di Atas 80 Km/Jam Saat Ada Aquaplaning

Editor
Minggu, 19 Juli 2026 - 08:38
prakiraan cuaca hujan februari

Cuaca hujan (pexels)

SATUJABAR, JAKARTA – Berkendara saat hujan memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama ketika melintasi jalan yang dipenuhi genangan air.

Di balik genangan yang tampak sepele, terdapat ancaman serius bernama aquaplaning, kondisi yang dapat membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan dalam hitungan detik.

RelatedPosts

Kemenpar Petakan Ekosistem Wisata Wellness Indonesia

Meutya Hafid Soroti Meaningful AI

Oleh-Oleh dari Rusia: Kerja Sama Pupuk, Perkapalan, Pertahanan

Aquaplaning terjadi ketika lapisan air mengangkat ban sehingga kehilangan kontak dengan permukaan jalan.

Akibatnya, daya cengkeram ban terhadap aspal berkurang drastis, membuat kendaraan sulit dikendalikan dan meningkatkan risiko tergelincir hingga memicu kecelakaan.

Risiko aquaplaning sangat dipengaruhi oleh kecepatan kendaraan. Semakin tinggi kecepatan, semakin besar kemungkinan ban kehilangan daya cengkeram terhadap aspal.

Saat melintasi genangan air, pengemudi disarankan menjaga kecepatan di bawah 50 km/jam. Pada rentang kecepatan ini, ban masih mampu memecah air dengan baik sehingga cengkeraman terhadap permukaan jalan tetap terjaga.

Apabila kendaraan melaju dengan kecepatan 50 hingga 70 km/jam, pengemudi perlu meningkatkan kewaspadaan. Pada kecepatan tersebut, risiko ban mulai kehilangan traksi akan meningkat. Karena itu, segera kurangi kecepatan secara bertahap tanpa melakukan pengereman mendadak.

Sementara itu, kecepatan di atas 80 km/jam merupakan zona berbahaya. Dalam kondisi ini, ban sangat rentan kehilangan kontak dengan permukaan jalan sehingga kendaraan dapat tergelincir meskipun hanya melewati genangan air yang relatif tipis.

Selain menjaga kecepatan, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko aquaplaning. Pengemudi diimbau tidak mengerem secara mendadak saat memasuki genangan air. Sebaiknya lepaskan pedal gas secara perlahan sehingga kendaraan melambat dengan memanfaatkan engine brake.

Pengguna jalan juga perlu memastikan kondisi ban kendaraan selalu dalam keadaan baik. Ketebalan ban harus masih memenuhi standar dan tidak gundul agar kemampuan ban membuang air tetap optimal.

Keselamatan berkendara saat hujan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengemudi, tetapi juga oleh kedisiplinan dalam menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.

Dengan mengurangi kecepatan dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima, risiko kecelakaan akibat aquaplaning dapat diminimalkan sehingga perjalanan tetap aman hingga tujuan.

 

Sumber: Korlantas Polri

Tags: aquaplanning

Related Posts

Kemenpar menggelar kegiatan untuk mngolaborasikan berbagai pemangku kepentingan memetakan potensi dan ekosistem wisata wellness.(Foto: Dok. Kemenpar)

Kemenpar Petakan Ekosistem Wisata Wellness Indonesia

Editor
4 September 2026

JAKARTA - Kemenpar atau Kementerian Pariwisata memetakan potensi dan ekosistem wisata wellness (kebugaran) sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing...

Menkomdigi Meutya Hafid.(Foto: Dok. Kemkomdigi)

Meutya Hafid Soroti Meaningful AI

Editor
4 September 2026

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pengembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) harus menghasilkan manfaat nyata...

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, mengatakan bahwa salah satu tindak lanjut konkret dari penguatan kerja sama tersebut adalah penjajakan investasi Pupuk Indonesia untuk pengembangan pabrik pupuk urea di Vladivostok.(Foto: BPMI Setpres)

Oleh-Oleh dari Rusia: Kerja Sama Pupuk, Perkapalan, Pertahanan

Editor
4 September 2026

VLADIVOSTOK - Pertemuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Kamis (03/09/2026), membahas sejumlah...

Produk olahan ikan asal Kab Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Produk Olahan Ikan Kabupaten Bogor Masuk Pasar Jepang

Editor
4 September 2026

CIBINONG – Produk olahan ikan Kabupaten Bogor mulai menembus pasar internasional. Salah satunya produk cephalopoda beku berupa cumi dan sotong...

Sebagai bentuk rasa Syukur atas pembangunan jalan, warga menggelar ngaliwet bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Kamis sore(3/9/2026).(Foto: Diskominfo Kab Sumedang)

Jalan Desa Mulus, Warga Pun Syukuran Ngaliwet

Editor
4 September 2026

SUMEDANG - Kebahagiaan dirasakan warga Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan setelah ruas jalan yang selama ini menjadi akses penting bagi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Jum’at 4/9/2026 Antam Rp 2.670.000 Per Gram

Editor
4 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Jum’at 4/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.670.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.