• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 5 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Hati-Hati! Ruas Jalan Sepanjang 200 Kilometer di Cirebon Rusak Berat

Editor
Rabu, 04 Desember 2024 - 06:35
perbaikan jalan

Perbaikan jalan (PUPR)

Setiap tahun, Kabupaten Cirebon hanya mampu memperbaiki sekitar 50-60 kilometer jalan akibat keterbatasan anggaran.

SATUJABAR, CIREBON – Ratusan kilometer ruas jalan di Kabupaten Cirebon masih dalam kondisi rusak. Warga pengguna sarana transportasi pun diminta waspada dan berhati-hati saat melewati jalan rusak tersebut guna menghindari kecelakaan.

RelatedPosts

BMKG: Dentuman di Bandung Bukan dari Gempa Bumi

Harga Emas Sabtu 5/9/2026 Antam Rp 2.640.000 Per Gram

China Masters 2026: An Se Young Jumpa Tomoka Miyazaki di Final

“Namun keterbatasan anggaran menjadi kendala dalam perbaikan kerusakan jalan tersebut,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon, Iwan Rizki.

Dia mengungkapkan, saat ini masih ada sekitar 200 kilometer jalan yang masuk kategori rusak berat. Setiap tahun, kata dia, pihaknya hanya mampu memperbaiki sekitar 50-60 kilometer jalan akibat keterbatasan anggaran.

Iwan mencontohkan, untuk menangani 100 kilometer jalan yang rusak, dibutuhkan dana sekitar Rp 600 miliar. “Dengan kondisi APBD Kabupaten Cirebon saat ini, kami tidak bisa menyelesaikan perbaikan semua kondisi jalan yang rusak sekaligus,” ujar Iwan, di sela peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-79 tingkat Kabupaten Cirebon, Selasa (3/12/2024).

Kerusakan jalan itu tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon. Dengan keterbatasan anggaran, maka perbaikan dilprioritaskan di beberapa wilayah.

Namun, kata dia, upaya perbaikan jalan yang rusak terus dilakukan. Hanya saja, sejumlah kondisi menjadi tantangan dan kendala, seperti beban tonase kendaraan yang berlebihan dan kondisi drainase yang kurang memadai.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon Wahyu Mijaya menekankan, pentingnya dedikasi seluruh pihak dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Cirebon.

‘’Semoga apa yang sudah dilaksanakan selama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kedepan, masih banyak tantangan yang perlu kita hadapi bersama, seperti pembangunan infrastruktur dan mengantisipasi banjir akibat musim hujan,’’ katanya.

Wahyu juga menyoroti pentingnya perbaikan dan pemeliharaan jalan, serta perhatian terhadap sistem drainase. ‘’Drainase harus menjadi prioritas, karena jika air menggenang terlalu lama, jalan yang sudah diperbaiki pun akan cepat rusak,’’ ucapnya. (yul)

Tags: 200 km jalan rusakanggaran terbatasdputr cirebonjalan rusak

Related Posts

BMKG

BMKG: Dentuman di Bandung Bukan dari Gempa Bumi

Editor
5 September 2026

BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Bandung memastikan bahwa fenomena suara dentuman yang terdengar di...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 5/9/2026 Antam Rp 2.640.000 Per Gram

Editor
5 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 5/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.640.000 per gram...

Li-Ning China Masters

China Masters 2026: An Se Young Jumpa Tomoka Miyazaki di Final

Editor
5 September 2026

SHENZHEN — China Masters 2026 atau LI-NING China Masters 2026 berlangsung mulai 1 hingga 6 September 2026. Turnamen berlevel BWF...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan hadiri kegiatan Gerakan Nyapedah Nyakola di Balai Kota Bandung, Sabtu 5 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Hadirkan Infrastrurkur Ramah Pesepeda hingga Disabilitas

Editor
5 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong terciptanya lingkungan jalan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan, termasuk...

Koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.(Foto: Kemenhut)

Karhutla Kalimantan, Peluang Hujan Turun 4-8 September 2026

Editor
5 September 2026

PONTIANAK - Pemerintah memaksimalkan potensi awan hujan pada 4-8 September 2026 untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalimantan Barat....

Orangutan di habitat hutan Kalimantan.(Foto: Kemenhut)

Orangutan Terdampak Karhutla, Kemenhut Perkuat Call Center

Editor
5 September 2026

PALANGKA RAYA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jalur pelaporan penyelamatan satwa liar untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.