• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 11 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Hasil Tangkapan Nelayan Kian Minim? BRIN Kasih Solusi

Editor
Senin, 23 Februari 2026 - 11:32
Kapal Nelayan. (Foto: KKP)

Kapal Nelayan. (Foto: KKP)

SATUJABAR, JAKARTA – Sebanyak 80 persen nelayan tradisional masih bergantung pada kapal berbahan bakar fosil. Kondisi ini menjadi tantangan utama sektor perikanan tangkap dan berdampak pada tingginya biaya operasional serta kualitas hasil tangkapan. Untuk itu, diperlukan inovasi teknologi di bidang kapal tangkap.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Teknologi Proses Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hens Saputra, dalam webinar Energi Manufaktur (ENMA) Edisi 03, Rabu (18/2). Webinar yang diselenggarakan oleh Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) BRIN ini sebagai upaya mendorong kolaborasi riset dan inovasi terapan di bidang teknologi kapal. Kegiatan yang mengusung tema “Pengembangan Teknologi Kapal Perikanan Berbasis Kolaborasi Riset untuk Ketahanan Pangan dan Daya Saing Nelayan,” tersebut, bertujuan untuk meningkatkan peran serta BRIN dalam pembangunan ekonomi biru di Indonesia.

RelatedPosts

Polisi Buru Sopir Mobil Kecelakaan Maut Di Bogor, 2 Orang Tewas

Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Diterjang Puting Beliung di Bandung

Gudang Barang Bekas di Margaasih Bandung Ludes Terbakar

“Untuk menekan biaya operasional nelayan dan meningkatkan mutu hasil tangkap, dibutuhkan kapal tangkap dengan teknologi terkini yang mengedepankan penggunaan energi baru terbarukan serta dilengkapi dengan fasilitas monitoring berbasis digital. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kolaborasi pentahelix antara akademisi, pemerintah, pelaku usaha, media dan komunitas nelayan masyarakat,” ungkap Hens seperti dikabarkan Humas BRIN.

Ini sesuai dengan yang disampaikan Kepala PRTH, Teguh Muttaqie, saat membuka acara. Ia  menyampaikan bahwa BRIN perlu berkolaborasi dengan asosiasi dan mitra-mitra strategis untuk mengetahui kebutuhan teknologi yang dibutuhkan untuk nelayan saat ini.

Komitmen kolaborasi tersebut tidak hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi juga diwujudkan melalui pengembangan riset dan inovasi teknologi kapal yang aplikatif. Menjawab kebutuhan nelayan yang terus berkembang, Perekayasa Ahli Muda PRTH BRIN, Nanang Setiyobudi, menjelaskan bahwa kelompok risetnya saat ini sedang mengembangkan inovasi kapal hybrid layar penangkap rajungan. Ia berpendapat, riset tersebut mengusung penerapan teknologi ramah lingkungan, dengan fokus pada kearifan lokal kapal dan api bubu kubah di Rembang Jawa Tengah untuk mendukung kampung nelayan merah putih dan ekonomi biru.

“Tantangan para nelayan kecil adalah tidak bisa menjangkau perairan yang lebih jauh dari pesisir, rata-rata nelayan kecil hanya mampu mencapai jarak 12 NM, kedua ukuran rajungan yang tertangkap masih berukuran kecil sebab ukuran rajungan yang berukuran lebih dari 13 cm berada diperairan dalam yang sulit dijangkau oleh kapal nelayan kecil, ketiga besarnya biaya operasional terutama dari bahan bakar minyak mencapai 70% dari total pengeluaran operasional,” Nanang memaparkan.

Ia melanjutkan, BRIN menawarkan solusi riset dan inovasi pengembangan kapal layar menggunakan tenaga angin dan hybrid listrik. Kapal ini mampu meningkatkan jarak tempuh lebih jauh sekaligus hemat energi. Kapal hybrid ini mampu beroperasi selama 10 hari, menampung hasil tangkap hingga dua ton, serta memiliki sistem penggerak layar dan listrik sehingga menghemat bahan bakar minyak hingga 76% tiap perjalanan.

Penerapan teknologi kapal hybrid tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung keberlanjutan sektor perikanan tangkap, khususnya pada komoditas bernilai ekonomi tinggi seperti rajungan. Sejalan dengan itu, Ketua Asosiasi Pengelola Rajungan Indonesia (APRI) Kuncoro Catur Nugroho menegaskan pentingnya inovasi teknologi kapal bagi wilayah sentra produksi rajungan nasional. Kuncoro menyebutkan bahwa Pulau Jawa merupakan sentra komoditas rajungan terbesar di Indonesia, dan Provinsi Jawa Timur merupakan penghasil komoditas tertinggi di pulau Jawa.

“Kami sangat menantikan pemanfaatan hasil riset dan inovasi BRIN terkait kapal tangkap yang cepat, efisien dari segi operasional, serta menggunakan energi baru terbarukan. Selain itu, kami juga membutuhkan kapal tangkap yang memiliki tempat penyimpanan dengan kapasitas yang memadai dan teknologi penyimpanan hasil ikan yang modern,” ujar Kuncoro.

Berbagai tantangan dan peluang pengembangan teknologi kapal dibahas dari beragam perspektif dalam webinar ini. Senior Lecturer in Naval Architecture Newcastle University, Simon Benson, menyoroti masih banyaknya nelayan di dunia yang menggunakan kapal terbuka dan bertipe tradisional, dengan desain yang sangat dipengaruhi kondisi wilayah dan budaya sehingga aspek keselamatan pengguna perlu mendapat perhatian lebih.

Sementara itu, Perekayasa Ahli Muda PRTH BRIN Ari Kuncoro menjelaskan bahwa pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada kapal tangkap rajungan berpotensi signifikan dalam menekan biaya operasional sekaligus menjaga kualitas hasil tangkapan. Di sisi lain, Perekayasa Ahli Madya BRIN Endah Suwarni menyampaikan bahwa BRIN juga mengembangkan kapal ancak berbahan material fiberglass untuk mengoptimalkan pemanenan rumput laut secara lebih efisien.

Webinar tersebut juga membahas sejumlah tantangan ketahanan pangan, transisi energi bersih, dan peningkatan daya saing produk perikanan. Inovasi yang diharapkan yaitu mengintegrasikan pemanfaatan energi baru terbarukan, sistem pengolahan hasil tangkap di atas kapal, keselamatan kerja, dan efisiensi desain. Diskusi ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi penta-helix, mendorong kemandirian industri kapal nasional, serta berkontribusi langsung terhadap ketahanan pangan, peningkatan ekspor perikanan, dan kesejahteraan nelayan Indonesia.

Tags: BRINHasil Tangkapan NelayanNelayan Indonesia

Related Posts

Ilustrasi korban kecelakaan lalu-lintas.(Foto:Istimewa).

Polisi Buru Sopir Mobil Kecelakaan Maut Di Bogor, 2 Orang Tewas

Editor
11 April 2026

SATUJABAR, BOGOR--Kecelakaan maut yang menewaskan dua orang pengendara sepeda motor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih dalam penyelidikan polisi. Dua...

Ilustrasi angin puting beliung.(Foto:Istimewa).

Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Diterjang Puting Beliung di Bandung

Editor
11 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Angin puting beliung mengakibatkan rumah warga rusak dan pohon tumbang di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pohon tumbang juga sempat...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Gudang Barang Bekas di Margaasih Bandung Ludes Terbakar

Editor
11 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebuah gudang penyimpanan barang rongsok di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ludes terbakar. Petugas pemadam kebakaran cukup kesulitan untuk bisa...

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan melantik 39 anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Jabar periode tahun 2026-2031, di Aula Agus Gustiar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar Jalan Asia Afrika No 146 Kota Bandung, Kamis (9/4/2026).(Foto: Humas Pemprov Jabar)

Wagub Jabar Lantik Anggota BPSK 2026-2031

Editor
11 April 2026

BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan melantik 39 anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Jabar periode tahun...

bank bjb kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama layanan keuangan yang dilaksanakan di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (9/4/2026).(Foto: bank bjb)

Kolaborasi Berlanjut, bank bjb Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Editor
11 April 2026

BANDUNG – bank bjb kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama layanan keuangan yang...

Bupati Bogor, Rudy Susmanto.(Foto: Istimewa)

Kab Bogor Terus Menggeliat, Kembangan Kawasan Sport Center 500 Hektare

Editor
11 April 2026

SATUJABAR, CIBINONG - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, Kabupaten Bogor kembali mendapat kepercayaan dalam pengembangan kawasan strategis nasional dari pemerintah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.