• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 8 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Hari Film Nasional ke-76: Dorongan Kuat Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia

Editor
Jumat, 03 April 2026 - 07:21
(Foto: Humas Kemenbud)

(Foto: Humas Kemenbud)

SATUJABAR, JAKARTA Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Studio Screen X, CGV Grand Indonesia, saat Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, secara resmi membuka peringatan Hari Film Nasional (HFN) 2026 yang jatuh pada 1 April lalu. Peringatan ke-76 ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang refleksi sekaligus penegasan arah masa depan perfilman Indonesia.

Rangkaian acara diawali dengan nonton bareng film klasik Darah dan Doa, karya legendaris Usmar Ismail yang pertama kali dirilis pada 1950. Film tersebut dikenal sebagai tonggak lahirnya perfilman nasional dan kembali dihadirkan dalam versi restorasi agar dapat dinikmati generasi masa kini.

RelatedPosts

Yuk Ke Bandung! Belajar Bikin Sabun Natural di Coral’s Soapery

Menteri Ekraf Apresiasi Film Foufo yang Angkat Kearifan Lokal

Kemenpar Gelar Kampung Main di Libur Sekolah 2026

Dalam sambutannya, Fadli Zon menekankan bahwa film bukan hanya hiburan, melainkan medium strategis untuk memperkenalkan identitas budaya Indonesia ke dunia. Ia menyebut film sebagai kekuatan soft power yang memuat beragam ekspresi budaya—mulai dari seni peran, musik, tari, hingga bahasa dan tradisi.

“Film adalah salah satu platform paling efektif untuk memperkenalkan budaya Indonesia di tengah peradaban global,” ujarnya. Ia menambahkan, kekayaan Indonesia yang terdiri dari lebih dari 1.300 kelompok etnis dan ratusan bahasa daerah merupakan sumber cerita yang tak ada habisnya untuk diangkat ke layar lebar.

Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui berbagai langkah strategis, mulai dari pengembangan talenta, dukungan pendanaan, hingga membuka peluang lebih luas bagi sineas Indonesia untuk tampil di festival film internasional. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperluas jangkauan film Indonesia di pasar global.

Di sisi lain, Ketua Lembaga Sensor Film (LSF), Naswardi, menyoroti pentingnya pelestarian karya film nasional. Ia mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam merestorasi film Darah dan Doa, sehingga warisan sinema Indonesia tetap hidup dan relevan lintas generasi.

LSF juga terus menggalakkan gerakan budaya sensor mandiri, yakni mengajak masyarakat untuk menonton sesuai klasifikasi usia. Menurutnya, literasi tontonan yang baik menjadi kunci dalam membangun ekosistem perfilman yang sehat dan bertanggung jawab.

Sutradara kenamaan Joko Anwar turut memberikan perspektifnya. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap sejarah menjadi fondasi penting bagi kemajuan perfilman nasional. “Kita tidak akan bisa maju kalau kita tidak tahu akar kita,” ujarnya.

Menurut Joko, kekuatan utama film Indonesia terletak pada kemampuan bercerita yang otentik dan dekat dengan realitas masyarakat. Dengan potensi pasar yang besar di Asia Tenggara serta dominasi penonton dari kalangan muda, ia optimistis film Indonesia mampu menempati posisi strategis di peta perfilman dunia.

Peringatan HFN 2026 juga dihadiri berbagai tokoh dan komunitas perfilman, termasuk Wakil Ketua LSF Noorca M. Massardi, Ketua Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail Sonny Pudjisasono, serta keluarga besar Usmar Ismail. Hadir pula perwakilan mahasiswa dan komunitas film dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta.

Mendampingi Menteri Kebudayaan, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo dan jajaran kementerian turut menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan industri film nasional.

Melalui momentum Hari Film Nasional tahun ini, pemerintah berharap kolaborasi antara negara, pelaku industri, dan masyarakat semakin kuat. Dengan demikian, perfilman Indonesia tidak hanya berkembang sebagai industri, tetapi juga menjadi sarana penting dalam memperkenalkan jati diri bangsa di kancah global—melahirkan karya-karya berkualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Tags: fadli zonHari Film Nasional ke-7HFN

Related Posts

Coral’s Soapery.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Yuk Ke Bandung! Belajar Bikin Sabun Natural di Coral’s Soapery

Editor
5 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Menghabiskan masa akhir pekan kini tak hanya soal kuliner atau jalan-jalan. Masyarakat kini bisa mencoba pengalaman baru...

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Keratif/ Badan Ekonomi Kreatif.

Menteri Ekraf Apresiasi Film Foufo yang Angkat Kearifan Lokal

Editor
4 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi film Foufo garapan SKAK Studios dan...

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama para mitra Co-Branding Wonderful Indonesia menghadirkan pengalaman liburan sekolah yang seru, edukatif, dan bermakna melalui program aktivasi daring dan luring bertajuk "Liburan ke Kampung Main".

Kemenpar Gelar Kampung Main di Libur Sekolah 2026

Editor
4 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA -Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama para mitra Co-Branding Wonderful Indonesia menghadirkan pengalaman liburan sekolah yang seru, edukatif, dan bermakna...

(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta X Beauty 2026 Bidik 120 Ribu Pengunjung

Editor
3 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Jakarta X Beauty 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, dibuka Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi...

Event yoga di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung kolaborasi dengan zOyoga Singapore dan Serenities Space Bandung.(Foto: Istimewa)

Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan International Yoga Retreat: Singapore x Bandung

Editor
30 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Memperingati International Wellness Day, Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung berkolaborasi dengan zOyoga Singapore dan Serenities Space Bandung menghadirkan...

Playtopia Adventure BIP.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Playtopia Adventure BIP, Buat Liburan Anak Sekolah

Editor
29 Juni 2026

Kota Bandung kembali menghadirkan destinasi menarik untuk mengisi momen liburan sekolah. Salah satunya adalah Playtopia Adventure di Bandung Indah Plaza...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat