Tutur

Gunung Galunggung – Dari Amarah Alam ke Pelukan Keindahan

Bayangkan sebuah pagi yang hening di Tasikmalaya. Kabut masih menggantung, dan aroma tanah basah menyambut langkah pertama menuju sebuah gunung yang menyimpan cerita panjang tentang letusan, kehancuran, sekaligus kehidupan baru. Gunung itu bernama—Galunggung.

Gunung Galunggung bukan gunung biasa. Ia adalah simbol kekuatan alam yang pernah menunjukkan amarahnya. Letusan dahsyat tahun 1982 tak hanya mengguncang tanah Sunda, tapi juga mencatatkan namanya dalam sejarah letusan gunung berapi paling dahsyat di Indonesia. Awan panas menyapu permukiman, lahar menuruni lereng, dan langit selama berminggu-minggu gelap oleh abu.

Namun waktu berjalan. Luka itu perlahan sembuh. Galunggung kini bukan lagi tempat yang menakutkan, melainkan pelukan alam yang menenangkan. Kawahnya, yang dulu memuntahkan lahar, kini berubah menjadi danau tenang berwarna hijau toska. Airnya memantulkan langit dan hutan di sekeliling, seolah ingin berkata: “Aku sudah tenang, datanglah, nikmati keindahanku.”

Jalur tangga menuju kawah—sebanyak lebih dari 600 anak tangga—menjadi bagian dari perjalanan spiritual bagi banyak orang. Setiap langkah bukan sekadar mendekat ke puncak, tapi juga menjauh dari hiruk-pikuk dunia. Dari atas, hamparan Tasikmalaya terlihat kecil, dan suara hanya berasal dari angin dan desir daun.

Di Gunung Galunggung, kita belajar bahwa alam bisa murka, tapi juga bisa memberi. Ia menghancurkan, tapi juga menumbuhkan. Lereng-lerengnya kini ditumbuhi kembali, subur oleh abu yang dulu dianggap kutukan. Para petani kembali bercocok tanam, dan para pendaki kembali berdatangan.

Gunung Galunggung bukan hanya gunung—ia adalah guru yang diam. Ia mengajarkan kita tentang kehancuran dan harapan, tentang respek kepada alam, dan tentang bagaimana luka bisa menjadi keindahan jika kita cukup sabar untuk menunggunya sembuh.

Editor

Recent Posts

Pesan Menkomdigi Kepada Jurnalis: Jaga Kebenaran di Tengah Pusaran Arus Informasi Digital

Insan pers dituntut untuk tetap menjaga nilai dan manfaat berita bagi publik di tengah tekanan…

7 jam ago

Final Piala Uber 2026: Korea Kalahkan Juara Bertahan China, Indonesia Ketiga

SATUJABAR, BANDUNG – Tim Uber Korea Selatan mampu mengalahkan juara bertahan China pada final yang…

7 jam ago

Kabar Baik! BRIN–PT Cosmax Kembangkan Kosmetik Alami Berbasis Mangga dan Temulawak

Buah mangga (Mangifera indica L) sebagai bahan aktif pencerah kulit, serta temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb)…

10 jam ago

Haji 2026: Sebanyak 74.652 Jemaah Telah Diberangkatkan Per 2 Mei 2026

Dari sisi layanan kesehatan, sebanyak 6.823 jemaah jalani rawat jalan. 117 dirujuk ke Klinik Kesehatan…

10 jam ago

Peran 6 Tersangka Pelajar dalam Aksi Rusuh di Tamansari Bandung

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mengungkap peran enam tersangka dalam aksi rusuh merusak dan membakar fasilitas…

11 jam ago

Seleksi Pengelola Kebun Binatang Bandung Akan Diperpanjang

Pemkot Bandung telah mengundang 85 lembaga atau pihak potensial untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Namun,…

13 jam ago

This website uses cookies.