• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 9 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gunung Ciremai Dilalap Si Jago Merah, Bupati Pantau Langsung

Editor
Rabu, 09 September 2026 - 01:41
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar meninjau langsung karhutla di Gunung Ciremai.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar meninjau langsung karhutla di Gunung Ciremai.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

KUNINGAN – Gunung Ciremai di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dilanda kebakaran hingga Rabu (9/9/2026) masih terjadi kebakaran. Kebakaran yang pertama kali terdeteksi pada Senin (7/9/2026) tersebut diperkirakan telah membakar sekitar 40 hektare kawasan hutan.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. turun langsung ke lokasi kebakaran, Rabu (9/9/2026), untuk melihat kondisi terkini sekaligus memastikan penanganan dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan.

RelatedPosts

Aksi Bullying, Siswi MTs di Garut Dikeroyok Kawanan Pelajar SMA

OJK Setujui Ekspansi Usaha PT Gadai Elektronik Jakarta

Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Redaksi Merdeka.com Koordinasi Basarnas

Bupati Dian mengatakan, kebakaran bermula dari kawasan Blok Cileutik pada Senin. Api kemudian merambat ke sejumlah titik hingga mencapai lokasi tempat dirinya bersama tim melakukan peninjauan.

“Sekarang berdasarkan laporan, sudah sekitar kurang lebih 40 hektare area yang terbakar. Namun sampai perkembangan hari ini, sudah mulai padam di beberapa titik,” ujar Bupati Dian dikutip dari laman Pemkab Kuningan.

Meski sejumlah titik telah berhasil dipadamkan, kondisi di lapangan belum sepenuhnya aman. Asap masih terlihat di beberapa lokasi yang mengindikasikan adanya titik api yang belum benar-benar padam.

Menurut Bupati Dian, penanganan karhutla tidak cukup hanya memastikan kobaran api di permukaan telah hilang. Pemantauan dan proses pendinginan tetap harus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api.

“Persoalan di hutan itu kan tidak bisa dilihat hanya dari padam asapnya, karena dimungkinkan, dan saya lihat tadi ada beberapa titik yang belum padam sepenuhnya,” katanya.

Kondisi di lapangan semakin menantang karena angin bertiup cukup kencang di kawasan Kuningan dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, api berpotensi melompat dan melewati sekat bakar yang telah dibuat petugas.

“Kita lihat ke arah atas, teman-teman juga mungkin ada yang membuat sekat bakar, tapi ini rawan karena angin besar di Kuningan hari-hari ini, jadi api itu menyeberang, melompat,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu Permana menyebut proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya akses menuju titik api yang terjal dan dipenuhi bebatuan, cuaca panas, arah angin yang berubah-ubah, serta keterbatasan sumber air.

Vegetasi yang kering akibat kemarau panjang turut mempercepat penyebaran api. Petugas gabungan pun harus melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan yang tersedia di lapangan.

“Memang ada beberapa kesulitan, di antaranya akses jalan cukup terjal dan banyak batu-batu, angin yang berubah-ubah arah, cuaca panas, sulitnya sumber air. Namun kita upayakan supaya sebaran api tidak meluas,” ujar Indra.

Dalam penanganan karhutla tersebut, personel gabungan dari BPBD Kabupaten Kuningan, Balai TNGC, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat peduli api (MPA) dikerahkan ke sejumlah titik.

Saat meninjau lokasi, Bupati Dian juga menyebut sejumlah unsur telah bergerak menuju titik-titik kebakaran, di antaranya personel TNI Yonif, Polres, TNGC serta MPA.

Bupati Dian mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja siang dan malam untuk mengendalikan kebakaran di kawasan konservasi tersebut.

Ia menyampaikan apresiasi kepada BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Polres, Kodim, Yonif, jajaran Balai TNGC, serta seluruh relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar kebakaran segera dapat dipadamkan dan tidak kembali meluas.

“Mohon doa dari seluruh warga masyarakat Kuningan, mudah-mudahan api ini segera cepat dipadamkan,” harapnya.

Tags: Bupati Kuningangunung ciremai

Related Posts

Ilustrasi wanita korban penganiayaan.(Foto:Istimewa).

Aksi Bullying, Siswi MTs di Garut Dikeroyok Kawanan Pelajar SMA

Editor
9 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi bullying, atau perundungan, viral di media sosial, setelah siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

OJK Setujui Ekspansi Usaha PT Gadai Elektronik Jakarta

Editor
9 September 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan industri pergadaian yang sehat, inklusif, dan berdaya saing melalui peningkatan kapasitas...

Gunung Anak Krakatay di Selat Sunda.(Image: Google)

Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Redaksi Merdeka.com Koordinasi Basarnas

Editor
9 September 2026

JAKARTA - Merdeka.com terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam upaya pencarian jurnalis Merdeka.com yang mengalami hilang...

Menter Komdigi Meutya Hafid menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden hilang kontaknya rombongan jurnalis yang tengah meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. (Foto: Humas Kemkomdigi)

Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Layanan Telekomunikasi Diperkuat

Editor
9 September 2026

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden hilang kontaknya rombongan jurnalis yang tengah meliput aktivitas...

Tenaga kesehatan bersiaga di TPA Galuga.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Tim Nakes Siaga di Posko TPA Galuga

Editor
9 September 2026

CIBUNGBULANG - Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memberikan dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan petugas yang terdampak...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama warga berolahraga.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Warga Bandung Suka Olahraga 63 Persen

Editor
9 September 2026

Warga Bandung Suka Olahraga sebanyak 63 perse menjadi kabar baik sekaligus menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aktivitas olahraga....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.