• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gempuran Ombak Setinggi Atap Rumah Jebol Tanggul di Eretan Kulon, Ribuan Rumah Terendam

Editor
Rabu, 29 Januari 2025 - 04:49
Ombak laut

Ombak laut (ilustrasi/pixabay)

Ombak sekitar empat meter membuat air laut melewati tembok breakwater yang menjadi pemisah antara laut dan permukiman warga.

SATUJABAR, INDRAMAYU — Gempuran ombak setinggi atap rumah menerjang pesisir Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Rabu (29/1/2025). Banjir rob yang ditimbulkan dari peristiwa itu menggenangi ribuan rumah warga di desa tersebut.

RelatedPosts

Whoosh Tawarkan Diskon Hingga 75 Persen Saat Liburan

Pemerintah Ubah Cara Impor Crude, BBM, dan LPG Lewat Perpres 107/2026

Sumedang Siapkan Tenaga Kerja Terampil & Sesuai Kebutuhan Industri

Ketinggian ombak bahkan mencapai atap genting rumah warga hingga sekitar empat meter. Kondisi itu membuat air laut melewati tembok breakwater yang menjadi pemisah antara laut dan permukiman warga.

Dahsyatnya gulungan ombak bahkan membuat dua titik tembok breakwater di Blok Kibuyut, Desa Eretan Kulon, menjadi jebol. Kondisi itu memperparah banjir rob karena air laut masuk ke permukiman warga dengan cepat.

Tak hanya itu, satu titik tanggul sungai Kali Menir juga jebol. “Jadi ada tiga titik tanggul yang jebol,” kata Koordinator Lapangan Tagana, Waminuddin, di Balai Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur, Rabu (29/1/2025).

Selain berasal dari air laut dan sungai, banjir di Desa Eretan Kulon juga diperparah dengan hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama sehari semalam sejak kemarin.

Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Kandanghaur AKP Surahmat mengatakan, tak hanya sekedar merendam rumah warga, ombak besar juga membuat tujuh rumah warga rusak. “Tidak ada korban jiwa. Hanya ada korban luka-luka, sudah kaminobati,” ujarnya.

Surahmat mengatakan, fokus utama petugas saat ini adalah mengevakuasi warga yang terdampak. Warga mengungsi di Balai Desa Kertawinangun. Di sana pihak kepolisian menyiapkan bantuan makanan dan minuman sambil menunggu dapur umum.

“Kami saat ini terus berkoordinasi dengan unsur-unsur terkait lainnya dan melakukan langkah antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. (yul)

Tags: ombak besarombak tinggi 4 meterribuan rumah terendamtanggul jebol

Related Posts

Ketepatan waktu Whoosh capai 99,4%.(Foto: KCIC)

Whoosh Tawarkan Diskon Hingga 75 Persen Saat Liburan

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - KCIC kembali menghadirkan promo tiket Kereta Cepat Whoosh berupa diskon hingga 75 persen dan cashback maksimal Rp150.000. Promo...

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi / Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Pemerintah Ubah Cara Impor Crude, BBM, dan LPG Lewat Perpres 107/2026

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - Pemerintah mengubah cara Indonesia impor minyak mentah (crude), bahan bakar minyak (BBM), dan liquefied petroleum gas (LPG). Melalui...

Bupati Dony Ahmad Munir mendorong optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Sumedang untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Sumedang Siapkan Tenaga Kerja Terampil & Sesuai Kebutuhan Industri

Editor
26 Oktober 2026

SUMEDANG - Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Bupati Dony Ahmad Munir  mendorong optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Sumedang untuk...

Sumedang Job Fair 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Sumedang Job Fair 2026 Diserbu Pencari Kerja

Editor
26 Oktober 2026

SUMEDANG - Untuk mendorong perluasan kesempatan kerja digelar Sumedang Job Fair 2026 yang menghadirkan 22 perusahaan dengan total 1.424 lowongan...

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengunjungi RSUD Bakti Pajajaran untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga ARK (16), seorang pelajar kelas 1 SMK asal Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, yang meninggal dunia usai menonton pertandingan sepak bola.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Bupati Bogor Takziah ke Keluarga Remaja yang Meninggal Usai Laga Garudayaksa – Persib

Editor
26 Oktober 2026

CIBINONG – Usai melaksanakan shalat subuh berjamaah di Masjid Raya Nurul Wathon, Bupati Bogor Rudy Susmanto melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Senin 26/10/2026 Antam Rp 2.540.000 Per Gram

Editor
26 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 26/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.540.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.