• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 23 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gempa NTT: BMKG Terus Pantau Pascagempa

Editor
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:47
Kerusakan bangunan yang terdampak gempabumi NTT M7,7 di Kabupaten Manggarai Timur. (Foto: BPBD Kabupaten Manggarai Timur)

Kerusakan bangunan yang terdampak gempabumi M7,7 di Kabupaten Manggarai Timur. (Foto: BPBD Kabupaten Manggarai Timur)

JAKARTA – Gempa NTT yang masih disertai dengan gempa susulan terus dipantau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG menerjunkan tim teknis ke sejumlah wilayah terdampak bencana pascagempa bumi tektonik berkekuatan M7,7 yang mengguncang kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8). Langkah tanggap cepat ini mencakup pemantauan aktivitas kegempaan secara intensif, pendataan dampak kerusakan, serta penanganan pascabencana secara menyeluruh.

RelatedPosts

Kemenekraf dan BI Terus Tumbuhkan Pegiat Ekonomi Kreatif

Ruang Ekspresi Seniman di Kabupaten Bogor Makin Banyak

Parade Perahu Pasirtugaran Jatigede Dorong Pariwisata

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan pentingnya data lapangan yang akurat untuk menentukan langkah pemulihan wilayah terdampak. Sementara itu, tim BMKG menerjunkan personel ke lapangan untuk memverifikasi data makroseismik, mikroseismik, hingga memetakan dampak tsunami.

“Kami bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, BNPB, Kemendagri, serta unsur Forkopimda demi memastikan keselamatan warga dan menyajikan data faktual yang komprehensif,” kata Faisal, Sabtu (22/8) dilansir laman BMKG.

Lebih lanjut, tim menjalankan survei makroseismik untuk memverifikasi, mengidentifikasi, dan mendokumentasikan tingkat guncangan serta dampak kerusakan bangunan di wilayah terdampak. Sementara itu, tim menerapkan survei mikroseismik dan mengukur karakteristik tanah—termasuk menggunakan metode mikrotremor dan MASW—guna memperoleh informasi mengenai kondisi tanah serta struktur bawah permukaan yang memengaruhi respons wilayah terhadap guncangan gempa bumi.

Sementara survei tsunami dilakukan untuk memperoleh informasi lapangan terkait kondisi pesisir dan melakukan verifikasi terhadap dampak perubahan muka air laut setelah kejadian gempabumi.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensi, dan Tanda Waktu, Teguh Rahayu, menjelaskan survei lapangan dilakukan di sejumlah wilayah terdampak meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, serta wilayah lain di sekitar Flores, Data pemetaan menunjukkan adanya kerusakan pada sejumlah rumah masyarakat, fasilitas public, dan bangunan lainnya.

Ayu menggarisbawahi bahwa temuan tersebut masih merupakan observasi sementara. Tim BMKG terus memverifikasi dan mengumpulkan data untuk memperoleh gambaran mengenai distribusi tingkat guncangan, karakteristik kondisi tanah, serta pola kerusakan yang terjadi.

“Instansi atau tenaga teknis yang memiliki kewenangan di bidang struktur bangunan tetap harus memeriksa keamanan struktur bangunan secara lebih detail,” jelasnya.

Sementara Deputi Bidang Geofisika, Nelly Florida Riama menjelaskan selain melaksanakan survei teknis, BMKG juga aktif mengoordinasikan dan mensosialisasikan informasi kepada pemerintah daerah serta masyarakat. BMKG telah berkolaborasi bersama pemerintah daerah dan unsur terkait di sejumlah kabupaten, termasuk Manggarai, Manggarai Barat, Sikka, dan Nagekeo.

“BMKG juga mendampingi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, dan BPBD setempat dalam peninjauan lapangan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kondisi kegempaan terkini, sekaligus memperkuat upaya terpadu dalam penanganan pascabencana,” ujar Nelly.

Sampai saat ini, Tim Survei masih melakukan pengukuran di lokasi gempa NTT. Tim akan menganalisis seluruh hasil survei secara komprehensif dan menyusunnya menjadi kajian teknis pascagempa bumi. BMKG mengharapkan hasil tersebut dapat mendukung pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menangani pascabencana, merencanakan rehabilitasi dan rekonstruksi, serta memperkuat upaya mitigasi dan pengurangan risiko gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada, serta menjauhi bangunan yang rusak atau retak signifikan sebelum pihak berwenang menyatakan kondisi aman. BMKG akan terus memantau aktivitas kegempaan secara intensif, menyampaikan perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG, serta mengoordinasikan langkah penanganan bersama BNPB, BPBD, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.

Tags: Gempa Flores NTT

Related Posts

Kolaborasi Kemenekraf dan Bank Indonesia.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf)

Kemenekraf dan BI Terus Tumbuhkan Pegiat Ekonomi Kreatif

Editor
23 Agustus 2026

JAKARTA - Kemenekraf atau Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif memperkuat kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk mendorong regenerasi pegiat usaha...

Ruang ekspresi di Kabupaten Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Ruang Ekspresi Seniman di Kabupaten Bogor Makin Banyak

Editor
23 Agustus 2026

BOGOR – Kabupaten Bogor terus memperluas ruang publik yang dapat dimanfaatkan seniman dan budayawan untuk berekspresi, berkarya, sekaligus memperkenalkan kekayaan...

Parade Perahu Pasirtugaran jilid ketiga Sabtu (22/8/2026) sebagai wujud kreativitas masyarakat di pesisir Bendungan Jatigede. (Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Parade Perahu Pasirtugaran Jatigede Dorong Pariwisata

Editor
23 Agustus 2026

SUMEDANG – Parade Perahu Pasirtugaran jilid ketiga Sabtu (22/8/2026) sebagai wujud kreativitas masyarakat di pesisir Bendungan Jatigede. Pesisir Pasirtugaran berada...

Proyek BRT atau Bus Rapid Transit.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Proyek BRT Bikin Macet, Farhan Minta Maaf

Editor
23 Agustus 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta maaf kepada masyarakat atas kemacetan yang terjadi di sejumlah ruas jalan akibat...

Tersangka kasus penyelundupan Owa Jawa dalam koper.(Foto: Humas Kemenhut)

Kasus Penyelundupan Owa Jawa Dalam Koper ke Oman Masuk Pengadilan

Editor
22 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Balai Gakkum Kehutanan Jabalnusra), Direktorat...

Presiden Prabowo Subianto di lokasi terdampak kebakaran di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/08/2026).(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Susuri Area Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalbar

Editor
22 Agustus 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto langsung bergerak menuju salah satu lokasi terdampak kebakaran di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.