• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 1 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gastronomi Indonesia: Yuk! Mengenal Rujak Mie

Editor
Selasa, 28 April 2026 - 07:32
Rujak Mie.(Foto: Dok. Kemenpar)

Rujak Mie.(Foto: Dok. Kemenpar)

SATUJABAR, JAKARTA – Indonesia kaya akan kekayaan kulinernya. Salah satunya adalah rujak mie. Dilansir dari laman Kementerian Pariwisata, rujak mie adalah salah satu variasi rujak khas dari Palembang, Indonesia, yang memiliki keunikan karena menggabungkan mie dengan cita rasa rujak yang segar dan gurih.

Berbeda dari rujak pada umumnya yang menggunakan buah sebagai bahan utama, rujak mie justru memakai campuran mie kuning dan bihun sebagai dasar. Hidangan ini biasanya dilengkapi dengan irisan timun, tahu, dan kadang ditambahkan pempek atau kerupuk sebagai pelengkap.

RelatedPosts

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

Desa Hantu Cicadas Kota Bandung: Warga Kreatif, Dongkrak UMKM

Indonesia Shopping Festival 2026 Digelar 7–23 Agustus 2026

Ciri khas utama rujak mie terletak pada sausnya, yang merupakan perpaduan antara kuah cuko (saus khas pempek yang asam-manis-pedas) dengan bumbu kacang. Kombinasi ini menghasilkan rasa yang kompleks: gurih dari kacang, asam segar dari cuko, serta sedikit pedas yang menggugah selera.

Rujak Kuah Pindang

Rujak kuah pindang adalah salah satu jenis rujak khas dari Bali, terutama populer di Denpasar, Indonesia. Keunikan rujak ini terletak pada penggunaan kuah pindang, yaitu kuah kaldu ikan yang biasanya berasal dari ikan laut seperti tuna atau tongkol.

Berbeda dari rujak pada umumnya yang menggunakan bumbu kacang, rujak kuah pindang memadukan potongan buah segar seperti mangga muda, kedondong, dan timun dengan siraman kuah pindang yang telah dibumbui cabai, terasi, garam, dan gula. Hasilnya adalah perpaduan rasa yang sangat khas: asam dari buah, pedas dari cabai, serta gurih dan sedikit amis dari kuah ikan.

Cita rasa rujak kuah pindang cenderung lebih tajam dan berani dibandingkan jenis rujak lainnya, sehingga sangat digemari oleh pecinta makanan dengan rasa kuat dan autentik. Hidangan ini juga mencerminkan budaya kuliner Bali yang sering menggabungkan unsur laut dengan bahan-bahan segar lokal.

 

Sumber: Kementerian Pariwisata, 2026

Tags: gastronomirujak mie

Related Posts

Festival Literasi Pages and Plates 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Big Bad Wolf Books Indonesia dengan menghadirkan Festival Literasi Pages and...

Gerbang Desa Hantu.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Desa Hantu Cicadas Kota Bandung: Warga Kreatif, Dongkrak UMKM

Editor
1 Agustus 2026

Suasana berbeda tampak di RT 05 RW 06, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul. Kawasan permukiman tersebut disulap menjadi Desa Hantu,...

Mall shopping

Indonesia Shopping Festival 2026 Digelar 7–23 Agustus 2026

Editor
31 Juli 2026

Indonesia Shopping Festival 2026 berlangsung pada 7–23 Agustus 2026 sekaligus merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI. ISF 2026....

GIIAS 2026

GIIAS 2026: Dibuka 30 Juli, Tiket Rp 50.000 – Rp 100.000

Editor
30 Juli 2026

SATUJABAR, TANGERAN - GIIAS 2026 secara resmi dibuka untuk seluruh masyarakat umum. Selama 11 hari penyelenggaraan hingga 9 Agustus 2026,...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kanan), berdialog dengan Steering Committe Bidang Creative Program Festival Toadore Yogyakarta, Fando (tengah) saat menerima audiensi dari panitia Toadore Festival Vol. III di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (29/07/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Toadore Festival, Wamen Ekraf: Kolaborasi Ekonomi Kreatif Daerah

Editor
30 Juli 2026

Toadore Festival usung tema 'Tidore Menyapa Yogyakarta: Dari Negeri Rempah untuk Kota Budaya', berlangsung 15–17 Oktober 2026 di Amphitheater Teras...

Hidangan Bakso Lima Saudara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bakso Lima Saudara, Pilihan Oke Ngebakso di Kota Bandung

Editor
28 Juli 2026

Bakso Lima Saudara menawarkan pengalaman menikmati bakso handmade lengkap dengan tutorial racikan kuah "misdasem" yang dapat diracik sendiri oleh pelanggan....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat