• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gastronomi Indonesia: Yuk! Mengenal Rujak Mie

Editor
Selasa, 28 April 2026 - 07:32
Rujak Mie.(Foto: Dok. Kemenpar)

Rujak Mie.(Foto: Dok. Kemenpar)

SATUJABAR, JAKARTA – Indonesia kaya akan kekayaan kulinernya. Salah satunya adalah rujak mie. Dilansir dari laman Kementerian Pariwisata, rujak mie adalah salah satu variasi rujak khas dari Palembang, Indonesia, yang memiliki keunikan karena menggabungkan mie dengan cita rasa rujak yang segar dan gurih.

Berbeda dari rujak pada umumnya yang menggunakan buah sebagai bahan utama, rujak mie justru memakai campuran mie kuning dan bihun sebagai dasar. Hidangan ini biasanya dilengkapi dengan irisan timun, tahu, dan kadang ditambahkan pempek atau kerupuk sebagai pelengkap.

RelatedPosts

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

Ciri khas utama rujak mie terletak pada sausnya, yang merupakan perpaduan antara kuah cuko (saus khas pempek yang asam-manis-pedas) dengan bumbu kacang. Kombinasi ini menghasilkan rasa yang kompleks: gurih dari kacang, asam segar dari cuko, serta sedikit pedas yang menggugah selera.

Rujak Kuah Pindang

Rujak kuah pindang adalah salah satu jenis rujak khas dari Bali, terutama populer di Denpasar, Indonesia. Keunikan rujak ini terletak pada penggunaan kuah pindang, yaitu kuah kaldu ikan yang biasanya berasal dari ikan laut seperti tuna atau tongkol.

Berbeda dari rujak pada umumnya yang menggunakan bumbu kacang, rujak kuah pindang memadukan potongan buah segar seperti mangga muda, kedondong, dan timun dengan siraman kuah pindang yang telah dibumbui cabai, terasi, garam, dan gula. Hasilnya adalah perpaduan rasa yang sangat khas: asam dari buah, pedas dari cabai, serta gurih dan sedikit amis dari kuah ikan.

Cita rasa rujak kuah pindang cenderung lebih tajam dan berani dibandingkan jenis rujak lainnya, sehingga sangat digemari oleh pecinta makanan dengan rasa kuat dan autentik. Hidangan ini juga mencerminkan budaya kuliner Bali yang sering menggabungkan unsur laut dengan bahan-bahan segar lokal.

 

Sumber: Kementerian Pariwisata, 2026

Tags: gastronomirujak mie

Related Posts

Konferensi pers pengumuman nominasi yang berlangsung di The Music Place, Hotel Fairmont, Jakarta.(Foto: Dok. Kemenbud)

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem musik Indonesia melalui kolaborasi dengan Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) dalam...

Pertunjukan Sendratari Wanara Alas Roban, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (20/9).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Sendratari Nusantara siap menembus pasar global didorong Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Kemenekraf menilai seni pertunjukan sendratari...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo meluncurkan "Pilihan Busan" di Tokopedia dan TikTok Shop. Kegiatan ini berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21 Sep).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

Editor
22 September 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengamati karya fotografi dalam pameran Jakarta International Photo Festival (JIPFest) 2026 di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (18/09/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

JIPFest 2026, Wamenekraf: Perkuat Cerita Resiliensi Lintas Negara

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, mengapresiasi Jakarta International Photo Festival (JIPFest)...

Musikal Calon Arang.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Kemenekraf Apresiasi Calon Arang, Legenda Bali dalam Balutan Seni Pertunjukan Modern

Editor
20 September 2026

JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menyampaikan apresiasi terhadap pementasan Musikal Calon...

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi sektor hospitality Indonesia yang kembali mendapatkan pengakuan internasional dengan masuknya 47 hotel dan resor dalam daftar bergengsi Michelin Keys 2026 di Global MICHELIN Guide.(Foto: Humas Kemenpar)

47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Top Global Michelin Guide

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi sektor hospitality Indonesia yang kembali mendapatkan pengakuan internasional dengan masuknya 47 hotel dan resor...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.