• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 28 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gamelan Sunda yang Terus Dilestatikan

Editor
Jumat, 29 September 2023 - 09:05
Gamelan Sunda yang Terus Dilestatikan

Perajin gamelan Kota Bandung (bandung.go.id)

SATUJABAR, BANDUNG Gamelan Sunda, kesenian khas Sunda, menjadi musik khas yang sering dimainkan pada zaman dahulu saat hajatan atau di tempat khusus, seperti kerajaan hingga kini masih bertahan.

Di Kota Bandung terdapat perajin gamelan yang telah bertahan sejak tahun 1960, Gemelan Purbalaras namanya. Namanya sudah harum hingga mancanegara.

RelatedPosts

8 Kampung Wisata Kreatif Kota Bandung, Dimana Saja?

Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ Angkat Isu Sosial Lewat Seni Pertunjukan

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Humas Bandung berkesempatan mengunjungi bengkel pembuatan Gamelan Purbalaras di RT 09 RW 01 Kelurahan Cipamokolan Kecamatan Rancasari dan bertemu dengan sang pemilik Dedi Rahmat atau yang lebih dikenal dengan Asep Ahum. Ia merupakan generasi kedua yang meneruskan usaha bapaknya.

Ia bercerita, awalnya usaha pembuatan gamelan dirintis oleh sang ayah sejak tahun 1960 di daerah Cicadas Kota Bandung. Lalu berpindah ke daerah Lengkong pada tahun 1990 dan pindah ke Rancasari pada tahun 2017.

“Awalnya dari bapak saya. Sebetulnya bikin gamelan dulu hanya sampingan, dulu bapak bikin gamelan dari tahun 1960an terus berkembang sampai tahun 1990. Saya mendirikan sendiri sampai sekarang sampai sekarang,” katanya, beberapa waktu lalu.

ANEKA KRIYA

Produk yang dihasilkan oleh Purbalaras di antaranya gamelan Sunda degung, salendro. Bahannya menggunakan bahan besi, steinless, kuningan, dan perunggu.

Gamelan buatan Purbalaras telah sampai ke pasar internasional. Ia menyebut gamelannya talah dikirim ke berbagai negara mulai dari Amerika, Perancis, Belanda, Inggris, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea hingga berbagai negara lainnya.

Selain itu, gamelan purbalaras juga dipakai Lingkung Seni (LS) Giriharja di bawah asuhan Abah Sunarya.

“Gamelan yang dipakai Giri Harja semuanya produk Purbalaras,” ujarnya.

Selain dari gamelan Sunda, Purbalaras juga membuat alat musik khas daerah lain seperti halnya gamelan Betawi (gambang kromong), gamelan Indramayu, Cirebon, Jawa, Bali, Minahasa, Aceh, Lombok, dan lainnya.

Selain gamelan, Purbalaras juga membuat alat musik tradisional lainnya, seperti marawis hadroh rebana.

Dedi mengatakan, fokus Purbalaras yaitu memproduksi alat-alat tradisional khususnya alat tradisional Sunda. Sedangkan umumnya yaitu alat-alat tradisional seluruh indonesia.

Dalam membuat gamelan, kini ia dibantu oleh 20 orang karyawannya. Satu set gamelan ia bandrol mulai dari Rp9,5 juta hingga miliaran rupiah tergantung bahan baku.

“Tergantung bahan baku mulai dari Rp9,5 juta untuk yang dari bahan besi hingga ada yang miliaran dari bahan perunggu. Biasanya dipesan dari luar negeri,” kata dia.

Kini sang anak Irvan Rizki Ramdani turuyt membantu penjualan online produk gamelannya. Ia berharap seni tradisional Sunda utamanya Gamelan dapat dinikmati oleh berbagai generasi.

“Sekarang udah banyak anak muda yang tertarik dengan gamelan, saya ingin seni tradisional Sunda semakin maju,” katanya dikutip situs Pemkot Bandung.

Bagi Wargi Bandung yang tertarik dengan produk Gamelan Purbalaras dapat mengakses media sosialnya melalui Tiktok: @purbalarasgamelanbandung dan Instagram: purbalaras_gamelan.

Related Posts

Ekspos Kampung Wisata Kreatif.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

8 Kampung Wisata Kreatif Kota Bandung, Dimana Saja?

Editor
28 September 2026

BANDUNG - Kota Bandung memperkuat pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal melalui Kampung Wisata Kreatif (KWK). Sebanyak delapan KWK di...

Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ yang digelar di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (25/9/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ Angkat Isu Sosial Lewat Seni Pertunjukan

Editor
27 September 2026

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi monoplay ‘Kalau Bukan Aku’ yang dibawakan aktris,...

Konferensi pers pengumuman nominasi yang berlangsung di The Music Place, Hotel Fairmont, Jakarta.(Foto: Dok. Kemenbud)

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem musik Indonesia melalui kolaborasi dengan Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) dalam...

Pertunjukan Sendratari Wanara Alas Roban, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (20/9).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Sendratari Nusantara siap menembus pasar global didorong Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Kemenekraf menilai seni pertunjukan sendratari...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo meluncurkan "Pilihan Busan" di Tokopedia dan TikTok Shop. Kegiatan ini berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21 Sep).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

Editor
22 September 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengamati karya fotografi dalam pameran Jakarta International Photo Festival (JIPFest) 2026 di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (18/09/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

JIPFest 2026, Wamenekraf: Perkuat Cerita Resiliensi Lintas Negara

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, mengapresiasi Jakarta International Photo Festival (JIPFest)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.