JAKARTA – Indonesia mendapat kepercayaan FIFA untuk menjadi tuan rumah edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Penunjukan tersebut tidak lepas dari pengalaman Indonesia dalam menggelar berbagai ajang internasional. Selain itu, dukungan pemerintah, serta kesiapan infrastruktur juga menjadi bagian penting dalam proses pemilihan tuan rumah.
Sebut saja, pengalaman menyelenggarakan Piala Dunia U-17 FIFA 2023. Kesuksesan turnamen tersebut menunjukkan kemampuan Indonesia dalam menyiapkan stadion, keamanan, layanan pertandingan, hingga berbagai kebutuhan penyelenggaraan sesuai standar internasional. Pengalaman itu kemudian diperkuat dengan penyelenggaraan FIFA Series 2026 di Jakarta.
Kepercayaan FIFA kembali diberikan melalui turnamen yang untuk pertama kalinya mempertemukan negara-negara peserta dalam kompetisi FIFA ASEAN Cup.
Seperti diketahui, Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah Premier Division, dengan pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Sejak awal pengajuan hingga saat ini, PSSI terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah serta sejumlah pemangku kepentingan untuk memastikan aspek stadion, keamanan, transportasi, hingga kebutuhan operasional turnamen dapat dipersiapkan dengan baik.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa kepercayaan tersebut menjadi kehormatan bagi Indonesia sekaligus momentum untuk menunjukkan kesiapan sepak bola nasional.
“Tentu ini kehormatan buat kita semua. Saya mengharapkan seluruh stakeholder sepak bola bisa bersatu mendukung FIFA ASEAN Cup,” kata Erick, Jumat 11 September 2026 dikutip dari laman PSSI.
Dari sisi venue, SUGBK memiliki rekam jejak panjang sebagai lokasi pertandingan internasional, termasuk FIFA Matchday pada Juni 2026. Sementara itu, Si Jalak Harupat sebelumnya menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17 FIFA 2023 lalu. Kedua stadion tersebut kini kembali dipersiapkan untuk menjadi panggung Premier Division pada penyelenggaraan perdana FIFA ASEAN Cup.
Bagi Indonesia, kesempatan menjadi tuan rumah juga memiliki arti lebih dari sekadar penyelenggaraan. Erick berharap dukungan dari seluruh elemen sepak bola dapat membantu Timnas Indonesia memanfaatkan momentum tersebut untuk meraih prestasi.
“Ini kesempatan besar kita untuk menjuarai FIFA ASEAN Cup,” ujar Erick.
Menurut agenda, FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober. Premier Division di Indonesia dijadwalkan bergulir mulai 25 September, dengan delapan tim bersaing dalam edisi perdana turnamen regional tersebut.






