• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 21 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Eks Sekda dan Eks Walkot Bandung Berseteru, Eks Ketua DPRD Jadi Saksi di Sidang

Editor
Rabu, 05 Maret 2025 - 12:42
Palu sidang pengadilan

Sidang pengadilan PK (Ilustrasi/pexels)

Ema Sumarna didakwa memberikan uang Rp 1 miliar kepada empat eks anggota DPRD Kota Bandung dalam kasus dugaan korupsi pengadaan CCTV dan PJU-PJL.

SATUJABAR, BANDUNG — Ema Sumarna eks Sekda Kota Bandung sekaligus terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan kamera CCTV dan PJU-PJL Bandung Smart City, berseteru dengan eks Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Mereka pun saling membantah di dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa (4/3/2025).

RelatedPosts

Harga Emas Selasa 21/7/2026 Antam Rp 2.601.000 Per Gram

China Open 2026: Putri Kusuma Wardani Lewati Babak 32 Besar

Pemain Termuda Peraih Trofi Piala Dunia Sepanjang Masa

Yana Mulyana menjadi saksi dalam kasus tersebut termasuk eks Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan dan Kepala Bappelitbang Kota Bandung Anton. Sedangkan terdakwa lainnya yang hadir Riantono, Achmad Nugraha, Yudi Cahyadi dan Ferry Cahyadi.

Perseteruan tersebut terjadi saat jaksa penuntut umum KPK menanyakan kepada Yana Mulyana yang tidak mengetahui proses penganggaran di APBD perubahan. Jaksa pun merasa heran karena Sekda Kota Bandung yang kala itu tahun 2022 Ema Sumarna lebih memiliki peran yang besar dibandingkan Wali Kota Bandung.

Yana pun menjawab, bahwa urusan teknis penganggaran diakuinya diserahkan kepada Sekda Kota Bandung. Terlebih, kewenangan penganggaran berada di tangan Ketua TAPD yang kala itu dijabat Ema Sumarna.

Dia pun mendengar dari kepala dinas bahwa sosok Ema Sumarna disebut kepala sekolah (kepsek) dan memiliki pengaruh yang besar di dinas-dinas. Apalagi, keputusan pagu anggaran di dinas berada di tangan Ema.

“Menurut cerita yang saya dapat, beliau seperti kepala sekolah kalau mau pagu (anggaran) harus sesuai dengan apa yang disampaikan beliau,” ucap dia kepada hakim ketua yang diketuai Dodong Iman Rusdani.

Seusai Yana memberikan keterangan, hakim ketua memberikan kesempatan kepada Ema Sumarna untuk memberikan jawaban apakah keberatan atau tidak dengan pernyataan saksi. Ema pun langsung menyatakan, keberatan dengan yang disampaikan Yana Mulyana.

“Pertama saya dituduh sangat dominan di dalam penyelenggaraan pemerintah. Saya memaknai saksi tidak paham soal UU pemerintah daerah,” ucap Ema.

Dia pun merasa dituduh bahwa mengatur kuota anggaran, padahal kebijakan anggaran disesuaikan dengan regulasi. Terkait isu dirinya akan mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Bandung pun tidak benar.

Termasuk, Ema keberatan dengan pernyataan Yana Mulyana yang menyebut ada setoran ke Sekda. Dia menyebut, hal itu fitnah dan tidak pernah terjadi. “Itu fitnah, itu tidak pernah terjadi,” ungkap dia.

Setelah Ema selesai menyatakan keberatannya, hakim ketua pun mempersilakan saksi apakah tetap dengan keterangannya. Yana pun mengatakan, tetap dengan keterangan yang disampaikan.

Sementara Tedy Rusmawan anggota DPRD Jawa Barat menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan CCTV, PJU-PJL program Bandung Smart City di Pengadilan Tipikor Bandung. Dia dimintai keterangan jaksa dan hakim kaitan saat menjabat Ketua DPRD Kota Bandung tahun 2022 silam.

Tedy menyebut usulan pengadaan kamera CCTV dan PJU serta PJL berasal dari anggota DPRD Kota Bandung kala itu Riantono. Usulan tersebut muncul atas kondisi Kota Bandung yang tengah diterpa isu Bandung poek (gelap tidak ada penerangan).

Selain itu, dia pun membantah jika pertemuan di Semarang tahun 2022 untuk membahas kesepakatan pengesahan APBD perubahan untuk proyek tersebut. Akan tetapi, hanya studi komparasi.

Dia pun mengaku tidak mengetahui soal adanya komitmen fee untuk proyek CCTV atau lainnya. “Tidak mengetahui (atensi dewan),” ungkap dia, Selasa (4/3/2025).

Ema Sumarna didakwa memberikan uang Rp 1 miliar kepada empat eks anggota DPRD Kota Bandung dalam kasus dugaan korupsi pengadaan CCTV dan PJU-PJ. Dia pun didakwa menerima gratifikasi dari sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Bandung. (yul)

 

Tags: berseterueks sekda dan walkot bandungema sumarmapn tipikor bandungproyek cctvsidang korupsiyana mulyana

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Selasa 21/7/2026 Antam Rp 2.601.000 Per Gram

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Selasa 21/7/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.601.000 per gram...

China Open 2026,Victor China Open 2026

China Open 2026: Putri Kusuma Wardani Lewati Babak 32 Besar

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan atas ini berlangsung di Olympic...

Lamine Yamal pemain muda spanyol dan Barcelona

Pemain Termuda Peraih Trofi Piala Dunia Sepanjang Masa

Editor
21 Juli 2026

Pemain termuda peraih trofi Piala Dunia dipuncaki oleh Pele (Brasil) saat berusia 17 Tahun 249 hari saat pesta Piala Dunia...

Prabowo Subianto di acara Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/07/2026). Presiden Prabowo menjelaskan Danantara Sumber Daya Indonesia berperan penting dalam penguatan pengelolaan devisa hasil ekspor.(Foto: Setneg)

Danantara Sumber Daya Indonesia, Presiden Prabowo: Kelola 10,5 Miliar Dollar AS

Editor
21 Juli 2026

Danantara Sumber Daya Indonesia, menurut Presiden Prabowo Subianto berperan penting dalam penguatan pengelolaan devisa hasil ekspor. SATUJABAR, JAKARTA - Presiden...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan layanan angkutan perintis terus berjalan untuk menjamin mobilitas dan distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat. Hal tersebut dikatakan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, usai menghadiri Rapat Kerja Pembahasan Subsidi Kapal Perintis yang Melayani Pulau-Pulau Terluar, di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (20/7). (Foto: Dok. Kemenhub)

Soal Angkutan Perintis, Menhub Pastikan Berjalan Terus

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perhubungan memastikan layanan angkutan perintis terus berjalan untuk menjamin mobilitas dan distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat....

Peserta program Proof of Concept (PoC) solusi industri 4.0 berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada sektor farmasi, yang menjadi salah satu sektor prioritas dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.(Foto: Kemenperin)

Kemenperin Percepat Transformasi Digital Sektor Farmasi melalui Teknologi Berbasis AI

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus mempercepat transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai upaya memperkuat daya saing industri di tengah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat