• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 3 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Eks Sekda dan Eks Walkot Bandung Berseteru, Eks Ketua DPRD Jadi Saksi di Sidang

Editor
Rabu, 05 Maret 2025 - 12:42
Palu sidang pengadilan

Sidang pengadilan PK (Ilustrasi/pexels)

Ema Sumarna didakwa memberikan uang Rp 1 miliar kepada empat eks anggota DPRD Kota Bandung dalam kasus dugaan korupsi pengadaan CCTV dan PJU-PJL.

SATUJABAR, BANDUNG — Ema Sumarna eks Sekda Kota Bandung sekaligus terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan kamera CCTV dan PJU-PJL Bandung Smart City, berseteru dengan eks Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Mereka pun saling membantah di dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa (4/3/2025).

RelatedPosts

Operasi Patuh 8-21 Juni 2026, Mayoritas Pakai ETLE

Menlu Turkiye Temui Presiden Prabowo di Hambalang

Kapasitas Satelit Ditambah, Jaga Konektivitas Sangihe dan Sitaro

Yana Mulyana menjadi saksi dalam kasus tersebut termasuk eks Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan dan Kepala Bappelitbang Kota Bandung Anton. Sedangkan terdakwa lainnya yang hadir Riantono, Achmad Nugraha, Yudi Cahyadi dan Ferry Cahyadi.

Perseteruan tersebut terjadi saat jaksa penuntut umum KPK menanyakan kepada Yana Mulyana yang tidak mengetahui proses penganggaran di APBD perubahan. Jaksa pun merasa heran karena Sekda Kota Bandung yang kala itu tahun 2022 Ema Sumarna lebih memiliki peran yang besar dibandingkan Wali Kota Bandung.

Yana pun menjawab, bahwa urusan teknis penganggaran diakuinya diserahkan kepada Sekda Kota Bandung. Terlebih, kewenangan penganggaran berada di tangan Ketua TAPD yang kala itu dijabat Ema Sumarna.

Dia pun mendengar dari kepala dinas bahwa sosok Ema Sumarna disebut kepala sekolah (kepsek) dan memiliki pengaruh yang besar di dinas-dinas. Apalagi, keputusan pagu anggaran di dinas berada di tangan Ema.

“Menurut cerita yang saya dapat, beliau seperti kepala sekolah kalau mau pagu (anggaran) harus sesuai dengan apa yang disampaikan beliau,” ucap dia kepada hakim ketua yang diketuai Dodong Iman Rusdani.

Seusai Yana memberikan keterangan, hakim ketua memberikan kesempatan kepada Ema Sumarna untuk memberikan jawaban apakah keberatan atau tidak dengan pernyataan saksi. Ema pun langsung menyatakan, keberatan dengan yang disampaikan Yana Mulyana.

“Pertama saya dituduh sangat dominan di dalam penyelenggaraan pemerintah. Saya memaknai saksi tidak paham soal UU pemerintah daerah,” ucap Ema.

Dia pun merasa dituduh bahwa mengatur kuota anggaran, padahal kebijakan anggaran disesuaikan dengan regulasi. Terkait isu dirinya akan mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Bandung pun tidak benar.

Termasuk, Ema keberatan dengan pernyataan Yana Mulyana yang menyebut ada setoran ke Sekda. Dia menyebut, hal itu fitnah dan tidak pernah terjadi. “Itu fitnah, itu tidak pernah terjadi,” ungkap dia.

Setelah Ema selesai menyatakan keberatannya, hakim ketua pun mempersilakan saksi apakah tetap dengan keterangannya. Yana pun mengatakan, tetap dengan keterangan yang disampaikan.

Sementara Tedy Rusmawan anggota DPRD Jawa Barat menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan CCTV, PJU-PJL program Bandung Smart City di Pengadilan Tipikor Bandung. Dia dimintai keterangan jaksa dan hakim kaitan saat menjabat Ketua DPRD Kota Bandung tahun 2022 silam.

Tedy menyebut usulan pengadaan kamera CCTV dan PJU serta PJL berasal dari anggota DPRD Kota Bandung kala itu Riantono. Usulan tersebut muncul atas kondisi Kota Bandung yang tengah diterpa isu Bandung poek (gelap tidak ada penerangan).

Selain itu, dia pun membantah jika pertemuan di Semarang tahun 2022 untuk membahas kesepakatan pengesahan APBD perubahan untuk proyek tersebut. Akan tetapi, hanya studi komparasi.

Dia pun mengaku tidak mengetahui soal adanya komitmen fee untuk proyek CCTV atau lainnya. “Tidak mengetahui (atensi dewan),” ungkap dia, Selasa (4/3/2025).

Ema Sumarna didakwa memberikan uang Rp 1 miliar kepada empat eks anggota DPRD Kota Bandung dalam kasus dugaan korupsi pengadaan CCTV dan PJU-PJ. Dia pun didakwa menerima gratifikasi dari sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Bandung. (yul)

 

Tags: berseterueks sekda dan walkot bandungema sumarmapn tipikor bandungproyek cctvsidang korupsiyana mulyana

Related Posts

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan Operasi Patuh 2026.(Foto: Kakorlantas Polri)

Operasi Patuh 8-21 Juni 2026, Mayoritas Pakai ETLE

Editor
3 Juni 2026

Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis. SATUJABAR, JAKARTA - Korps Lalu...

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (03/06/2026).(Foto: Setneg)

Menlu Turkiye Temui Presiden Prabowo di Hambalang

Editor
3 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (03/06/2026)....

Satelit Indonesia berusia 18 tahun, LAPAN-A1/LAPAN-Tubsat.

Kapasitas Satelit Ditambah, Jaga Konektivitas Sangihe dan Sitaro

Editor
3 Juni 2026

Kapasitas satelit dengan bandwidth hingga mencapai 50 s.d. 150 Mbps pada 154 titik akses layanan menggunakan jaringan Satelit Republik Indonesia...

Bayi Orangutan Sumatera generasi baru ini lahir dari induk bernama Bulan, orangutan hasil rehabilitasi yang telah hidup bebas di alam liar sejak tahun 2018.(Foto: Humas Kemenhut)

Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho

Editor
3 Juni 2026

Bayi Orangutan Sumatera generasi baru ini lahir dari induk bernama Bulan, orangutan hasil rehabilitasi yang telah hidup bebas di alam...

Kerajinan, ukiran, dan bagian yang diduga berbahan gading gajah.(Foto: Gakkum Kemenhut)

Perdagangan Gading Gajah di Bali Diungkap Patroli Siber

Editor
3 Juni 2026

Perdagangan gading gajah terungkap dari dua lokasi di wilayah Gianyar yang mengamankan sejumlah barang bukti berupa benda kerajinan, ukiran, dan...

Susu murni

Kebutuhan Susu Untuk Industri Perlu 5 Juta Ton, 80 Persen Impor

Editor
3 Juni 2026

Kebutuhan susu untuk kebutuhan bahan baku industri pengolahan nasional mencapai sekitar 5 juta ton setara susu segar per tahun, dengan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.