Tutur

Egalitarianisme Persib dan Kisah Wanita Difabel Pecinta Persib

SATUJABAR, BANDUNG – Siapun dan dalam kondisi apapun boleh menjadi fans Persib, mencintai klub sepenuh hati. Seperti Bonita yang menyandang status difabel yang menurunkan rasa cinta Persib kepada anak-anaknya.

Euforia kemenangan Persib Bandung tidak hanya terasa di jalanan Kota Bandung, tetapi juga hidup dalam kisah-kisah penuh semangat para bobotoh. Salah satunya datang dari Bonita Hana, seorang bobotoh difabel yang tetap antusias mengikuti konvoi juara bersama keluarganya.

Bonita mengaku sudah sejak malam sebelumnya ikut merayakan kemenangan Persib. Ia memulai perjalanan dari kawasan Cicadas lalu kembali pulang untuk bersiap sebelum kembali turun ke jalan demi merasakan atmosfer konvoi yang menurutnya selalu menghadirkan rasa bangga yang berbeda.

“Euforianya beda karena kita bangga bisa sampai di titik ini,” kata Bonita di Pendopo Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026 seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Meski kondisi jalan dipadati ribuan bobotoh, semangat Bonita tak surut. Ia bahkan ingin menunjukkan bahwa penyandang disabilitas juga bisa ikut merayakan kemenangan dengan aman dan nyaman.

BACA JUGA: Dieng Caldera Race 2026 : Cara Mudah Dapatkan Slot Lewat bank bjb

Menurutnya, solidaritas sesama bobotoh di jalan menjadi pengalaman yang paling membekas. Saat ada kesulitan para pendukung Persib lain tak segan membantu.

“Kalau ada yang kesusahan, mereka bantu,” ujarnya.

Kecintaan Bonita terhadap Persib juga diwariskan kepada anak-anaknya. Salah satunya bahkan lahir di tengah momen Persib menuju gelar juara. Putranya yang lahir pada 1 November 2024 itu disebut sudah ikut merasakan atmosfer kemenangan sejak masih dalam kandungan.

Saat Persib meraih gelar sebelumnya, Bonita mengaku sedang hamil lima bulan dan tetap ikut konvoi di kawasan Gasibu. Kini, tradisi itu kembali ia lanjutkan bersama kedua anaknya, Albiruni Suhendi dan Maulana Sidiq.

Tak hanya dikenal sebagai bobotoh loyal, Bonita juga aktif sebagai pengajar sekaligus makeup artist di LPK Mitra Cipta Mandiri. Menariknya, setiap Persib juara, ia memiliki nazar berbagi ilmu gratis kepada masyarakat.

Tahun ini, seiring keberhasilan Persib kembali meraih gelar, Bonita membuka lima kelas privat gratis untuk para peserta pendidikan di tempatnya mengajar. Jumlah itu meningkat dibanding tahun lalu yang hanya tiga peserta.

“Karena Persib juara kelima kali, tahun ini jadi lima orang,” tuturnya.

*Naskah ini telah melalui modifikasi dari naskah aslinya dari Humas Pemkot Bandung tanpa mengurangi pesannya. Bahkan bertujuan memperkuat dan mempeluas sebaran konten.

Editor

Recent Posts

UGM dan Kemenpora MoU Pengembangan Olahraga dan Pemuda

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora RI) Taufik Hidayat berharap sinergi antara…

1 menit ago

Wamenpora Saksikan Laga Basket De Legend vs UGM Star

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Wamenpora atau Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik…

7 menit ago

Rekomendasi Saham Senin 25 Mei 2026 Emiten Jawa Barat

SATUJABAR, BANDUNG – Rekomendasi saham Senin 25 Mei 2026 emiten Jawa Barat. Berikut harga saham…

16 menit ago

Indonesia Kiblat Ekonomi Syariah Dunia

SATUJABAR, JAKARTA – Indonesia kiblat ekonomi syariah dunia sudah saatnya diwujudkan, ungkap Menteri Agama (Menag)…

36 menit ago

Como Masuk Liga Champions Eropa 2026-2027, Luar Biasa!

SATUAJABAR. BANDUNG - Como masuk Liga Champions Eropa 2026-2027 setelah pada akhir musim 2025-2026 finish…

48 menit ago

Jejak Mohamed Salah di Liverpool

Jejak Mohamed Salah di Liverpool seperti menanggalkan status sebagai, Kontributor Trofi, Penguasa Rekor dan Penghargaan…

1 jam ago

This website uses cookies.