Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Jakarta World Cinema (JWC) di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (9/7/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.)
Jakarta World Cinema akan dikembangkan menjadi festival film internasional yang berkontribusi terhadap pertumbuhan industri film sekaligus penguatan ekonomi kreatif nasional.
SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Jakarta World Cinema (JWC) di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta. Pertemuan membahas pengembangan JWC menjadi festival film internasional yang berkontribusi terhadap pertumbuhan industri film sekaligus penguatan ekonomi kreatif nasional, khususnya subsektor perfilman.
Menteri Ekraf menilai JWC memiliki peran strategis sebagai _intellectual property_ (IP) event yang mampu mempertemukan pelaku industri perfilman dalam ekosistem heksaheliks, mulai dari sineas, komunitas film, akademisi, pelaku usaha, pemerintah, media, hingga penikmat film dari berbagai negara. Menurutnya, potensi tersebut juga membuka peluang bagi JWC untuk menjadi bagian dari rangkaian _World Conference on Creative Economy (WCCE).
“Jakarta World Cinema merupakan IP event yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem perfilman Indonesia. Kementerian Ekraf siap mengolaborasikan JWC dengan berbagai mitra strategis agar festival ini terus berkembang, memiliki dampak yang lebih luas, serta berpeluang menjadi bagian dari rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE),” ujar Menteri Ekraf, Kamis (9/7) melalui keterangannya.
JWC merupakan festival yang menghadirkan film-film peraih penghargaan dari berbagai festival internasional, termasuk Festival Film Cannes, serta menyelenggarakan berbagai program pendukung seperti lokakarya dan kompetisi film pendek. Pada penyelenggaraan tahun 2025, JWC berhasil menarik 208.111 pengunjung dengan menayangkan 200 film dari 66 negara.
Selain menjadi ruang apresiasi karya sinema dunia, JWC juga aktif mendorong lahirnya talenta baru melalui KlikFilm Short Movie Competition. Program tersebut memberikan kesempatan sineas muda untuk memasuki industri film profesional, termasuk peluang menyutradarai film panjang layar lebar. Salah satu pemenang kompetisi tahun 2025 bahkan memperoleh kesempatan memproduksi film panjang.
Director of Public Affairs JWC 2026, Razka Robby Ertanto, mengatakan tahun ini akan dilaksanakan di Jakarta pada 31 Oktober – 7 November, kemudian berlanjut di Bandung dan Malang pada 14 – 21 November. Mengusung visi Festival of the Festivals, JWC menghadirkan karya-karya terbaik dari berbagai festival film dunia sekaligus menjadi ruang lahirnya talenta sineas baru.
“Kami berharap Kementerian Ekraf dapat berkolaborasi untuk semakin meningkatkan Jakarta World Cinema. JWC turut menghadirkan KlikFilm Short Movie Competition untuk menjadi pintu masuk bagi para pembuat film baru untuk menembus industri perfilman profesional,” kata Razka.
Audiensi tersebut turut dihadiri Festival Director JWC 2026, Shandy Gasella; Public Relations JWC 2026, Hafid Royan; serta Marketing Communication JWC 2026, Brigita Nefson. Menteri Ekraf didampingi Direktur Film, Animasi, dan Video, Doni Setiawan.
SATUJABAR, BANDUNG--Miris! Lebih dari seribu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Barat, dilaporkan terlibat…
SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian di rumah warga yang berasa di komplek perumahan di Kabupaten Bogor, Jawa…
SATUJABAR, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan penyaluran BBM ke seluruh…
SATUJABAR, BANDUNG--Sepuluh orang pelajar membawa senjata tajam meresahkan warga di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diamankan…
Sayembara produksi film narasi kepahlawanan Indonesia mendorong hadirnya karya-karya sinema yang berkualitas dan mengusung nilai-nilai…
Menkop ziarah ke makam Bung Hatta di Tanah Kusir Jakarta tersebut dalam rangkaian menuju puncak…
This website uses cookies.