Mohamed Salah.(Foto: Instagram)
Jejak Mohamed Salah di Liverpool seperti menanggalkan status sebagai, Kontributor Trofi, Penguasa Rekor dan Penghargaan Individu di Tanah Inggris.
Siapa sangka, sejak mendarat di Merseyside dari AS Roma pada musim panas 2017, Mohamed Salah telah mentransformasi dirinya dari seorang penyerang sayap berbakat menjadi salah satu legenda terbesar dalam sejarah modern Liverpool FC. Berdasarkan data dan catatan statistik resmi pihak klub, pemain bernomor punggung 11 ini tidak hanya mempersembahkan deretan trofi bergengsi, tetapi juga menghancurkan berbagai rekor individu di kancah domestik maupun Eropa.
Di bawah asuhan Jürgen Klopp dan transisi ke era Arne Slot, Salah tercatat telah mengoleksi 8 trofi utama bersama The Reds. Lembaran sejarah emasnya dimulai saat ia mencetak gol penalti krusial dalam kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur di final Liga Champions 2019 di Madrid. Setelah itu, trofi Piala Super UEFA dan Piala Dunia Klub FIFA langsung menyusul pada tahun yang sama.
Puncak dedikasinya terasa ketika ia membantu mengakhiri dahaga 30 tahun publik Anfield dengan merengkuh gelar juara Premier League pada musim 2019/2020. Koleksi pialanya kian lengkap setelah Liverpool memenangkan double winner domestik (Piala FA dan Piala Carabao) pada tahun 2022, gelar Community Shield, serta tambahan trofi Piala Carabao kedua.
Secara individu, ketajaman pemain asal Mesir di Inggris hampir tidak tertandingi. Salah telah memenangkan 3 penghargaan Sepatu Emas (Golden Boot) Premier League (2017/18, 2018/19, dan 2021/22). Kedua terbanyak setelah legenda Arsenal, Thierry Henry (4 Golden Boots), yang memiliki koleksi lebih banyak darinya.
Selain tajam sebagai pencetak gol, Salah juga dikenal sebagai kreator ulung. Ia menyabet penghargaan Playmaker of the Season pada musim 2021/22 berkat torehan 13 umpan gol (assist). Berdasarkan rilis resmi Liverpool FC, berikut adalah rangkuman statistik magis sang “Raja Mesir”:
Memasuki penghujung musim 2025/2026, manajemen Liverpool FC dan Mohamed Salah telah mengonfirmasi bahwa sang pemain akan mengakhiri masa bakti sembilan tahunnya yang luar biasa di Anfield. Dengan torehan lebih dari 250 gol di semua kompetisi, Salah resmi menempatkan dirinya di jajaran lima besar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Premier League.
Pelatih kepala Liverpool, Arne Slot, turut menyampaikan penghormatannya, “Bukan sebuah kebetulan dia memiliki pengaruh yang luar biasa besar di dunia sepak bola selama sepuluh tahun terakhir. Profesionalisme dan semangatnya tidak pernah padam.” Warisan yang ditinggalkan oleh Mohamed Salah akan selamanya tertulis sebagai salah satu era paling sukses dan dominan dalam sejarah Liverpool Football Club.
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital…
JAKARTA - Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan…
BOGOR - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim…
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan anggaran hingga sekitar Rp56 miliar untuk mendukung operasional…
CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,…
JONGGOL – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikanak) dan arahan Bupati Bogor,…
This website uses cookies.