• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 26 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dumuk Bareto Bandung, Spot Kuliner Tematik

Editor
Sabtu, 01 Juni 2024 - 04:08
Dumuk Bareto adalah salah satu spot kuliner tematik di Kota Bandung. Restoran ini berada di Jalan Sukawangi No.1A, Gegerkalong.

Dumuk Bareto adalah salah satu spot kuliner tematik di Kota Bandung. Restoran ini berada di Jalan Sukawangi No.1A, Gegerkalong. (FOTO: Humas Kota Bandung)

Dumuk Bareto Bandung, spot kuliner tematik di Kota Bandung. Restoran ini berada di Jalan Sukawangi No.1A, Gegerkalong.

Tema kuliner yang menghadirkan suasana asri pedesaan di tengah kota Bandung.

RelatedPosts

Masjid Jaza Jalan Trunojoyo Bandung, Semula Tempat Hiburan

Lonjakan Diabetes pada Remaja: Gaya Hidup jadi Faktor Utama

KBRI Oslo Gelar Indonesia Spice Up Oslo 2026

Tak hanya menu makanannya saja, konsep ‘kampung’ disajikan Dumuk Bareto lewat tata letak serta konsep bangunannya.

Seperti misalnya tempat VIP yang disebut dengan Imah Kuwu (arti dalam bahasa Indonesia: rumah Kepala Desa), juga konsep warung yang menyajikan aneka jajanan tradisional dan juga spot foto.

Dengan dukungan tata letak serta suasana yang didesain seperti di pedesaan, rasanya seperti sedang berada jauh dari pusat kota saat memasuki area Dumuk Bareto.

Irman selaku Pengelola Operasional, atau disebut Kuwu, di Dumuk Bareto menyebut, konsep resto ini mengajak wargi Bandung dan wisatawan untuk bernostalgia dengan suasana pedesaan.

Menurutnya, banyak orang-orang dari desa yang kini merantau dan sukses di rantau, namun rindu dengan suasana pedesaan semasa ia kecil.

“Jadi nama Dumuk Bareto itu maksudnya satu daerah atau satu kampung dengan adat dan suasana perkampungan khas Sunda. Kita ada di tengah kota, namun bisa menghadirkan suasana pedesaan,” ujar Irman saat dikunjungi Humas Kota Bandung.

Ambience Dumum Bareto Bandung

Di sini, anda bisa mengeksplorasi berbagai area. Sebut saja Imah Kuwu, Warung Mang Aceng, lalu tiga area saung, area outdoor, dan area gunung-gunungan.

Untuk menambah suasana lembur atau perkampungan, Dumuk Bareto juga menyediakan penyewaan pakaian tradisional Sunda. Jadi, anda bisa berfoto dengan suasana perkampungan dan pakaian tradisionalnya juga.

“Bukan hanya kulinernya yang kami jual, tetapi juga tempat dan suasana. Makanya, kami sediakan penyewaan baju adat yang bisa disewa di Warung Mang Aceng,” ujar Irman.

Sesuai temanya, restoran ini menyajikan aneka ragam kuliner khas Sunda. Di resto, anda bisa memesan nasi liwet, nasi bakar pete jambal, dengan lauk seperti ayam kampung bumbu misalnya.

Atau, anda juga bisa memesan tumis-tumisan yang mungkin jarang ditemui. Sebut saja tumis bunga pepaya, tumis keciwis, atau tumis genjer.

Jangan lupa, di sini juga ada berbagai macam jenis sambal. Mulai dari sambal dadak terasi, sambal bawang, sambal goang, dan sambal tomat.

Di sektor minuman, anda bisa memesan aneka minuman ‘jadul’, mulai dari bandrek, bajigur, atau es dulang indung yang legendaris.

“Metode penyajiannya jadul banget deh. Misalnya, kita memasak dengan metode dibakar. Pakai hawu gitu masaknya,” terang Irman.

Suasana dan aneka kuliner ini bisa anda nikmati dengan harga yang relatif terjangkau. Kata Irman, rasanya anda tak perlu merogoh kocek hingga Rp100.000 untuk menjajal suasana Dumuk Bareto.

“Kayaknya sampai Rp100 ribu juga enggak (jika ingin mencoba suasana dan menjajal beberapa menu Dumuk Bareto),” ujarnya.

Karena suasana, kuliner, serta banyaknya spot foto, Irman menyebut, saat ini Dumuk Bareto menjadi tempat favorit emak-emak. Sejak dibuka pada awal Mei 2024, Dumuk Bareto selalu penuh oleh pengunjung.

Bahkan, di hari-hari tertentu, para pengunjung harus mengantre alias waiting list, mengingat resto ini hanya memiliki kapasitas 200 orang saja.

“Hal yang bikin kami senang, sekaligus agak tidak enak juga, pengunjung tuh dibilang ‘maaf bu ini kita waiting list’, tapi mereka mau nunggu,” kata Irman.

“Mungkin karena tempat baru, unik, dan spot fotonya banyak. Mungkin di situ daya tarik kami,” ucapnya.

Karena masih seumur jagung, Irman menyebut ke depannya bakal ada banyak inovasi sajian dari Dumuk Bareto. Namun, secara garis besar resto ini membawa konsep kuliner tradisional dan nostalgia suasana pedesaan.

“Wargi Bandung dan wisatawan, enggak ada salahnya mampir ke Dumuk Bareto. Mari kita bernostalgia sama suasana dan kuliner-kuliner jadul,” ajak Irman.

 

Sumber: bandung.go.id

Tags: dumuk baretodumuk desa

Related Posts

Masjid Jaza di Jalan Trunojoyo Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Masjid Jaza Jalan Trunojoyo Bandung, Semula Tempat Hiburan

Editor
26 Mei 2026

Masjid Jaza di Jalan Trunojaya Bandung menjadi magnet baru yang menghadirkan ruang positif untuk anak muda Bandung. Seperti diliput Tim...

Diabetes

Lonjakan Diabetes pada Remaja: Gaya Hidup jadi Faktor Utama

Editor
25 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Lonjakan diabetes pada remaja didorong salah satunya akibat gaya hidup. Penyakit diabetes tipe 2 yang dahulu identik...

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oslo kembali menyelenggarakan festival Indonesia melalui kegiatan “Indonesia Spice Up Oslo 2026: Jajan Yuk!” yang berlangsung di Youngstorget, Oslo, pada Sabtu (23/5).(Foto: Kemlu)

KBRI Oslo Gelar Indonesia Spice Up Oslo 2026

Editor
25 Mei 2026

SATUJABAR, OSLO — KBRI di Oslo kembali menyelenggarakan festival Indonesia melalui kegiatan “Indonesia Spice Up Oslo 2026: Jajan Yuk!” yang...

Kit deteksi dini DBD karya BRIN.(Image: Humas BRIN)

Kit Deteksi Dini DBD Karya BRIN, Hasil Keluar 3 Menit

Editor
24 Mei 2026

SATUJABAR, TANGERANG SELATAN – Kit deteksi dini DBD atau Demam Berdarah Dengue karya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mampu...

Pegiat kreatif di Maluku Utara saat menggarap program Aktif Musik Kementerian Ekraf.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf)

Program AKTIF Musik Kementerian Ekraf Menjangkau Ternate & Tidore

Editor
24 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Program Aktif Musik Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) kini mengangkat pegiat kreatif Maluku Utara. Melalui Deputi...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi World Dance Crew Championships (WDCC) bersama Suwe Ora Jamu, Jakarta, Rabu (20/5/2026).(Foto: Humas Kemenekraf)

Wamen Ekraf Soroti Komunitas Dance dan Pop Culture

Editor
21 Mei 2026

Peluang kolaborasi pengembangan wellness berbasis budaya kreatif melalui kompetisi street dance internasional terbuka saat Wamen Ekraf menerima audiensi World Dance...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.