Berita

Duel Berdarah di Sukabumi, Ayah Tewas Anak Masuk Penjara

SATUJABAR, SUKABUMI–Ayah dan anaknya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, harus bernasib tragis. Ayah tewas setelah terlibat duel dengan orang lain gara-gara rebutan lahan sawah garapan, sedangkan anaknya harus masuk penjara, karena balas dendam membela korban dengan menganiaya keluarga pelaku.

Nanang alias Ikok, warga Kampung Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, bernasib tragis. Pria paruh baya berusia 53 tahun, yang berprofesi sebagai satpam, tewas setelah terlibat duel berdarah dengan pria masih satilu kampung, gara-gara rebutan lahan sawah garapan.

Korban tewas setelah lima haru menjalani perawatan di rumah sakit dalam kondisi kritis. Anak kandung korban juga harus masuk penjara, setelah nekat melakukan aksi balas dendam melakukan penganiayaan terhadap keluarga pelaku.

Menurut Kapolsek Cikidang, Iptu Ade Suherman, korban tidak tertolong saat dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak, Rabu (20/05/2026), setelah kondisinya terus memburuk pascaoperasi. Jenazah korban telah dimakamkan keluarganya di TPU Kidang Kencana, Kecamatan Cikidang.

“Benar, korban atas Nanang alias Ikok, yang terlibar perkelahian, dinyatakan meninggal dunia setelah lima hari menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi, Cibadak. Jenazah korban langsung dimakamkan keluarganya di TPU Kidang Kencana,” ujar Ade saat dikonfirmasi, Kamis (21/05/2026).

Ade menjelaskan, kronologis perkelahian berdasarkan hasil penyelidikan di TKP (tempat kejadian perkara), korban luka parah setelah dibacok kepalanya menggunakan golok oleh pelaku berinisial EM, berusia 68 tahun. Perkelahian terjadi saat keributan kedua di rumah pelaku.

Saat keributan pertama di jalan raya, korban mendorong pelaku hingga terjatuh ke selokan. Perkelahian berhasil dilerai warga setempat, hingga keduanya memilih pulang ke rumahnya.

“Perkelahian berlanjut setelah korban mendatangi rumah pelaku. Korban yang masih tersulut emosi mendorong dan mencekik pelaku, hingga berujung terjadi aksi pembacokan,” jelas Ade.

Korban yang terluka parah akibat bacokan golok pelaku, dibawa ke Puskesmas Cikidang. Korban kemudian dirujuk ke RSUD Sekarwangi, hingga dinyatakan meninggal dunia setelah lima hari menjalani perawatan.

Aksi balas dendam dilakukan anak kandung korban berinisial YD, yang tidak terima ayahnya dianiaya hingga harus masuk rumah sakit. YD mendatangi rumah keluarga pelaku, mengamuk dan menganiaya istrinya.

Istri pelaku bernama Erum mengalami luka serius akibat dinaiaya. Polisi yang segera datang ke lokasi kejadian, langsung mengamankan YD dengan membawanya ke Markas Polsek (Mapolsek) Cikidang. YD harus mendekam di penjara, mengikuti EM, pelaku pembacokan ayahnya yang lebih dulu ditahan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Editor

Recent Posts

Layanan Isbat Nikah Gratis di Kabupaten Bogor

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,…

8 menit ago

Agribisnis Kabupaten Bogor Menggeliat di Pasar Hewan Jonggol

JONGGOL – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikanak) dan arahan Bupati Bogor,…

12 menit ago

Pemkab Bogor Tegas Hentikan Produksi Minuman Beralkohol

CITEUREUP - Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat…

18 menit ago

Polytron Pontianak International Challenge 2026, 25–30 Agustus 2026

Polytron Tegaskan Komitmen Dukung Bulutangkis Indonesia Dengan Menghadirkan Turnamen Internasional di Indonesia. PONTIANAK - Kota…

2 jam ago

Bocah Perempuan Korban Anjing Pitbull Selesai Dioperasi, Kondisinya Mulai Stabil

SATUJABAR, BANDUNG--Tindakan operasi terhadap bocah perempuan berusia 9 tahun di Kota Bandung, Jawa Barat, yang…

3 jam ago

Pasar Baru & Pecinan Bakal Disulap Jadi Spot Kuliner Dunia

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mematangkan rencana pengembangan kawasan Pasar Baru dan sekitarnya…

3 jam ago

This website uses cookies.