• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 1 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Difasilitasi Pemerintah, Tempe Azaki Masuki Pasar Chile

Editor
Kamis, 02 April 2026 - 01:54
(Foto: Kemendag)

(Foto: Kemendag)

SATUJABAR, JAKARTA – Produsen tempe Indonesia berhasil menjalin kerja sama pengembangan distribusi produk tempe lokal dengan distributor produk pangan dari Chile. Kerja sama bisnis senilai USD 125.000 atau setara Rp2,1 miliar ini dituangkan dalam penandatanganan kerja sama antara PT Azaki Food International dari Indonesia dan OM SpA dari Chile.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur sekaligus pemilik PT Azaki Food International Cucup Ruhiyat dengan Direktur sekaligus pemilik OM SpA Bojan Urbancic di kantor Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Santiago di Chile pada Rabu, (1/4). Penandatanganan disaksikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Chile serta Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, mewakili Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI.

RelatedPosts

Jembatan Cibayawak Diperbaiki

Becak Listrik dari Prabowo untuk Mamang Becak di Sumedang

Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara

“Kerja sama ekspor tempe ke Chile ini sekaligus akan mencontohkan optimalisasi pemanfaatan Indonesia–Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) dalam mendorong peningkatan ekspor dan memperkuat promosi dagang Indonesia. Kementerian Perdagangan akan terus mendukung agar lebih banyak lagi pelaku usaha Indonesia berkembang di pasar global,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi secara terpisah dari Jakarta menanggapi penandatanganan kerja sama tersebut.

Kerja sama distribusi tempe ke Chile ini merupakan tindak lanjut dari partisipasi Indonesia pada pameran Espacio Food & Service pada 30 September–2 Oktober 2025. ITPC Santiago memfasilitasi penjajakan bisnis kedua pelaku usaha hingga terjadi penandatanganan kerja sama. Selain membuka akses tempe Indonesia ke pasar Chile, kerja sama ini akan berdampak lebih luas dengan turut membuka peluang distribusi ke kawasan Amerika Latin.

Kepala ITPC Santiago Indah Fajarwati Bachter menyampaikan, penetrasi tempe melalui distributor di Chile akan melalui sejumlah tahapan. Pada tahap awal, kerja sama akan difokuskan pada pasar Chile sebagai titik masuk (entry point) dengan strategi penguatan distribusi, peningkatan visibilitas produk, dan pengembangan jaringan mitra bisnis.

“Selanjutnya untuk jangka menengah, kerja sama ini berpotensi untuk diperluas ke negara-negara Amerika Latin lainnya. Kami harap, kerja sama ini membuka pintu yang dapat memperkenalkan tempe sebagai produk pangan berbasis nabati unggulan di pasar Amerika Latin,” ujar Indah.

Cakupan kerja sama pengembangan distribusi yang akan dilakukan OM SpA sebagai mitra untuk produk tempe Azaki di Chile meliputi pengelolaan merek, pelaksanaan kegiatan promosi dan aktivasi pasar, pemenuhan aspek regulasi impor dan pangan, serta pengembangan jaringan distribusi dan kemitraan bisnis di tingkat lokal.

PT Azaki Food Internasional merupakan perusahaan manufaktur dan eksportir produk tempe asal Indonesia yang telah beroperasi sejak 2019. Produk-produk yang diproduksi PT Azaki Food Internasional, antara lain, tempe segar, tempe beku, keripik tempe, hingga produk siap saji. PT Azaki Food Internasional telah melengkapi produknya dengan sertifikasi keamanan pangan dan kapasitas produksi yang mendukung untuk ekspansi ke pasar internasional. Perusahaan ini telah memiliki pengalaman ekspor seperti ke Australia, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, hingga Amerika Serikat.

Sementara itu, OM SpA, atau OM Fermentos, merupakan perusahaan Chile yang bergerak di bidang pangan fermentasi fungsional, seperti tempe dan miso. OM SpA mengusung pendekatan berbasis kesehatan dan keberlanjutan. Perusahaan ini juga aktif dalam edukasi fermentasi dan pengembangan produk berbasis tradisi fermentasi global, termasuk tempe sebagai warisan kuliner Indonesia yang diadaptasi untuk pasar Chile.

Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kemendag Miftah Farid menanggapi positif kerja sama pengembangan distribusi yang terjalin antara produsen tempe Indonesia dan distributor Chile ini. Menurutnya, kerja sama ini berpeluang besar diikuti berbagai produk lainnya untuk menembus pasar Chile dan kawasan Amerika Latin. “Kami mengajak pelaku usaha Indonesia untuk menjajaki peluang ekspor ke Chile dengan cara menghubungi ITPC Santiago,” ungkap Miftah.

 

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Chile Vedi Kurnia Buana menyampaikan, kerja sama ini merupakan wujud nyata penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Amerika Latin. “Kerja sama ini menunjukkan semakin kuatnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong ekspor produk Indonesia ke pasar non-tradisional. Chile memiliki posisi strategis sebagai hub untuk menjangkau pasar Amerika Latin sehingga inisiatif seperti ini perlu terus didorong dan diperluas,” ujar Dubes RI Vedi.

Direktur PT Azaki Food Internasional Cucup Ruhiyat mengapresiasi dukungan pemerintah hingga dapat terlaksananya kerja sama antara PT Azaki Food Internasional dan OM SpA. “Dukungan ITPC Santiago sangat membantu kami, mulai dari proses pitching, keikutsertaan dalam pameran internasional, hingga fasilitasi business matching dengan mitra di Chile. Melalui kerja sama ini, kami optimistis tempe Indonesia dapat semakin dikenal dan diterima di pasar Amerika Latin,” kata Cucup.

Dari sisi mitra, Direktur OM SpA Bojan Urbancic menyampaikan komitmennya dalam mengembangkan pasar produk fermentasi di Chile melalui kerja sama ini. “Kemitraan ini memungkinkan kami menghadirkan tempe sebagai produk pangan sehat dengan nilai gizi tinggi kepada konsumen di Chile, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat pangan fermentasi,” jelas Bojan.

Berdasarkan agregasi data Banco Central de Chile dan Chile Customs, Chile mengimpor produk dengan nilai lebih dari USD 8 miliar per tahun. Terdapat peningkatan permintaan terhadap produk pangan sehat, termasuk makanan berbasis nabati (plant-based food) dan produk fermentasi. Tren ini didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat serta kebutuhan akan alternatif sumber protein sehingga membuka peluang bagi tempe Indonesia untuk berkembang di pasar Chile.

Pada 2025, total perdagangan Indonesia dengan Chile tercatat sebesar USD 535,5 juta dengan ekspor Indonesia ke Chile sebesar USD 441,5 juta dan impor Indonesia dari Chile sebesar USD 94 juta. Indonesia surplus perdagangan terhadap Chile sebesar USD 347,5 juta.

Tags: azaki foodtempe azaki

Related Posts

Jembatan Cibayawak.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Jembatan Cibayawak Diperbaiki

Editor
1 September 2026

SUMEDANG - Jembatan Cibayawak, Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu  saat ini sedang diperbaiki. Alat berat mulai diterjunkan untuk merobohkan jembatan lama...

Becak listrik bantuan Presiden Prabowo di Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Becak Listrik dari Prabowo untuk Mamang Becak di Sumedang

Editor
1 September 2026

SUMEDANG – Becak listrik sebanyak 220 unit bantuan Presiden Prabowo Subianto segera disalurkan kepada para abang becak lanjut usia (lansia)...

Disbudpar atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Salah satu sudut di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial. Disbudpar Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG - Disbudpar atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung...

Turis asing,otp kereta api.wisatawan mancanegara

Wisatawan ke Kota Bandung 12 Juta Orang Semester I 2026

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG - Aktivitas perjalanan menuju Kota Bandung menunjukkan angka yang cukup tinggi sepanjang semester pertama 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata...

Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, yang tiba-tiba anjlok saat dilintasi rombongan Bupati, Citra Priyami, seusai diresmikan.(Foto:Istimewa).

Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Dandim Akui Tidak Kontrol Beban

Editor
31 Agustus 2026

SATUJABAR, PANGANDARAN--Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaraan, Jawa Barat, tiba-tiba anjlok saat dilintasi Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, bersama rombongan seusai...

Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh Rais Aam, Miftachul Akhyar pada Penutupan Muktamar ke-35 NU di Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Senin (31/08/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Terima Kartanu, Berlaku Seumur Hidup

Editor
31 Agustus 2026

JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh Rais Aam, Miftachul Akhyar pada...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.